Berita Bisnis

NUSA PRATAMA BANGUN ASTON PRIORITY SIMATUPANG SENILAI Rp 350 MILIAR

Dilengkapi grand ball room dengan kapasitas 600 orang. (Foto: Ist)Dilengkapi grand ball room dengan kapasitas 600 orang. (Foto: Ist)(Berita-Bisnis) - Seiring tingginya permintaan terhadap hotel berbintang di wilayah Jakarta Selatan, PT Nusa Pratama Property pun berencana membangun hotel Aston Priority Simatupang di kawasan TB Simatupang, Jakarta Selatan.

Hotel bintang 4 dengan tinggi 24 lantai tersebut dipersiapkan mencakup 321 kamar serta memiliki fasilitas, seperti meeting room, pusat kebugaran, dan grand ball room dengan kapasitas 600 orang.

Menurut Kadafi Yahya, Direktur Utama Nusa Pratama Property, hotel yang dibangun di atas lahan seluas kurang lebih 4.700 meter persegi dan menelan dana investasi sebanyak Rp 350 miliar itu, dipersiapkan untuk menyasar kalangan pebisnis.

Ditambahkan, hotel Aston Priority Simatupang diproyeksikan bakal dibangun selama 1,5 tahun dan akan dikelola oleh Archipelago International yang tercatat sebagai perusahaan manajemen dari Hotel Aston, Kamuela, Neo, dan Fave.

Salah satu sumber dana pembangunan hotel Aston Priority Simatupang berasal dari KOSPIN JAYA (Koperasi Simpan Pinjam Jaya) yang bermarkas di Pekalongan, Jawa Tengah.

Archipelago International sendiri saat ini telah beroperasi di Indonesia, Malaysia, dan Filipina dengan mengusung brand bintang lima Grand Aston dan Crimson, brand vila deluks Royal Kamuela dan Kamuela, dan brand bintang empat Aston.

Selain itu, Archipelago International juga mengusung brand bintang 3 Aston City, Quest dan NEO+, brand bujet butik hotel Neo, serta brand untuk hotel pelayanan terpilih favehotel.

Sampai saat ini, Archipelago International tercatat mengelola sekitar 49 hotel di seluruh Indonesia dan Asia Tenggara. (BB/Luki)

Berhubungan Dengan:
(Berita-Bisnis) - Setelah mengelola Favehotel Wachid Hasyim, Kemang, Pasar
(Berita-Bisnis) - Dewi Fortuna tampaknya sedang 'tersenyum lebar' kepada Ta
(Berita-Bisnis) - Mengusung isu kebersihan toilet sekolah, PT Unilever Indo