Berita Bisnis

INCAR Rp 1 TRILIUN, ADI SARANA BUKA KANTOR BARU DAN TAMBAH ARMADA

Berhasil menghimpun kurang lebih 600 pelanggan korporasi. (Foto: Ist)Berhasil menghimpun kurang lebih 600 pelanggan korporasi. (Foto: Ist)(Berita-Bisnis) - Guna mendukung pencapaian target pendapatan sebanyak Rp 1 triliun dan laba bersih senilai Rp 138 miliar pada tahun depan, PT Adi Sarana Armada Tbk. bakal mengoperasikan empat kantor cabang baru yang berlokasi di Lampung, Solo, Samarinda, dan Jakarta.

Keempat cabang anyar tersebut dengan sendirinya akan melengkapi 25 kantor cabang dan 11 kantor perwakilan yang telah beroperasi sampai saat ini.

Menurut Prodjo Sunarjanto, Presiden Direktur Adi Sarana Armada, untuk kepentingan ekspansi itu, pihaknya menyiapkan dana sebesar Rp 12 miliar.

Bersamaan dengan itu, Adi Sarana Armada juga berencana menambah 3.700 unit armada baru. Dari jumlah tersebut, sebanyak 2 ribu unit merupakan armada baru. Selebihnya, sekitar 1.700 unit menggantikan kendaraan lama.

Ditambahkan, target pendapatan pada tahun 2013 itu diproyeksikan bersumber dari lini bisnis rental korporasi sebesar 70 persen. Adapun sisanya, diperoleh dari pendapatan logistik (19 persen) plus rental mobil non-korporasi (biasa).

Sampai saat ini, Adi Sarana Armada mengakui telah berhasil menghimpun kurang lebih 600 pelanggan korporasi.

Hingga akhir Juni 2012, pendapatan dan laba bersih Adi Sarana Armada tercatat sebesar Rp 353,61 miliar dan Rp 10,58 miliar. Perolehan itu masing-masing mengalami pertumbuhan sekitar 43 persen dan 347 persen.

Adi Sarana Armada adalah anak usaha Triputra Group yang dimiliki pengusaha TP. Rachmat. Triputra Group sendiri mengelola 14 unit bisnis sampai saat ini, antara lain, adhesive and chemical manufacturing, coal mining, micro-financing, motorcycle unit and spare parts retailer, dan oil palm and rubber plantation. (BB/as/Luki)

Berhubungan Dengan:
(Berita-Bisnis) - Berbekal dana Rp 50 miliar, PT Adi Sarana Armada bakal me
(Berita-Bisnis) - Guna mendukung pencapaian target pendapatan sebanyak Rp 1
(Berita-Bisnis) - Di tengah persaingan yang ketat diantara para pebisnis tr