Berita Bisnis

BEKASI FAJAR GELAR EKSPANSI BISNIS

Mengembangkan sekaligus mengelola kawasan industri baru seluas 130 hektar. (Foto: Ist)Mengembangkan sekaligus mengelola kawasan industri baru seluas 130 hektar. (Foto: Ist)(Berita-Bisnis) - Tingginya permintaan terhadap lahan industri yang mencapai lebih dari seribu hektar per tahun -sebagaimana pernah diungkapkan Direktorat Jenderal Pengembahgan Perwilayahan Industri Kementerian Perindustrian- agaknya menjadi alasan kuat bagi PT Bekasi Fajar Industrial Estate Tbk. untuk menggelar ekspansi bisnis.

Buktinya, dengan menggandeng Marubeni Corporation Jepang, Bekasi Fajar Industrial Estate -pengelola Kawasan Industri MM2100 Cikarang Barat- bakal membentuk perusahaan patungan yang mengembangkan sekaligus mengelola kawasan industri baru seluas 130 hektar.

enurut Khirsan Daswara, Corporate Secretary Bekasi Fajar Industrial Estate, eksekusi terhadap rencana ekspansi tersebut akan dilakukan pada kuartal pertama tahun depan.

Ditambahkan, di perusahaan patungan tersebut, Marubeni Corporation bakal memiliki andil saham sebesar 25 persen. Marubeni Corporation juga akan berusaha membawa strategic and anchor tenants dari Jepang bagi kawasan industri baru itu.

Kolaborasi Bekasi Fajar Industrial Estate dengan Marubeni Corporation sejatinya bukan hal baru. Tahun 1990, PT Argo Manunggal Land Development (Manunggal Group) -induk usaha Bekasi Fajar Industrial Estate- membentuk perusahaan patungan dengan Marubeni Corporation Jepang dengan nama PT Megalopolis Manunggal Industrial Development.

Lantas, Megalopolis Manunggal Industrial Development membangun Kawasan Industri MM2100 yang kemudian dikelola bersama dengan Bekasi Fajar Industrial Estate. Sampai saat ini, Kawasan Industri MM2100 tercatat menampung kurang lebih 170 manufacturing and supporting companies.

Hingga akhir September 2012, Bekasi Fajar Industrial Estate berhasil membukukan pendapatan sebanyak Rp 662 miliar atau naik sebesar 88,6 persen ketimbang periode yang sama tahun lalu.

Dalam kurun waktu yang sama pula, Bekasi Fajar Industrial Estate tercatat sukses meraup laba bersih senilai Rp 301,5 miliar. Angka ini melesat hingga 263 persen dibandingkan posisi akhir September 2011.

Argo Manunggal Land Development sendiri baru saja menjual 10 persen porsi sahamnya di Bekasi Fajar Industrial Estate kepada Daiwa House Industry Co. Ltd. Kelak, dengan hadirnya Daiwa House Industry Co. Ltd. sebagai salah satu pemegang saham Bekasi Fajar Industrial Estate, Kawasan Industri MM2100 direncanakan akan dikembangkan menjadi kawasan industri yang terpadu.

Hal ini mengingat reputasi Daiwa House Industry Co. Ltd. sebagai salah satu perusahaan terkemuka di bidang properti, khususnya residensial dan industri, logistik serta pembangunan kawasan. (BB/as/Christov)

Berhubungan Dengan:
(Berita-Bisnis) - Tingginya permintaan terhadap lahan industri yang mencapa
(Berita-Bisnis) - Rentang sayap bisnis PT Bekasi Fajar Industrial Estate Tb
(Berita-Bisnis) - Dengan menerapkan konsep serta nuansa budaya Jepang, PT B