Berita Bisnis

MELALUI BII COOLPAY AIRASIA, BANK INTERNATIONAL INDONESIA BIDIK PERTUMBUHAN FEE BASED INCOME

Berambisi menggenjot fee based income hingga 30 persen sepanjang tahun ini. (Foto: Ist)Berambisi menggenjot fee based income hingga 30 persen sepanjang tahun ini. (Foto: Ist)(Berita-Bisnis) - Setelah sukses menjalin kerjasama dengan PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk, PT Lion Mentari Airlines (Lion Air), dan PT Sriwijaya Air (Sriwijaya Air), PT Bank Internasional Indonesia Tbk kembali berhasil menjalin kerjasama dengan PT Indonesia AirAsia, operator maskapai penerbangan AirAsia Indonesia.

Kerjasama tersebut berupa penyediaan layanan solusi cash management bernama BII COOLPAY (Corporate On Line Payment) yang memberikan kemudahan bagi biro perjalanan rekanan AirAsia Indonesia untuk melakukan pengisian ulang (top up) yang bisa diakses kapan saja dan di mana saja.

Selain itu, dengan BII COOLPAY, AirAsia Indonesia pun dapat memantau pembayaran tiket dari biro perjalanan secara online dan real time.  

Adapun bagi Bank Internasional Indonesia, layanan BII COOLPAY akan memberikan keuntungan berupa pendapatan komisi atau pendapatan non bunga (fee based income) sekaligus bertambahnya dana pihak ketiga.

Menurut Dato' Khairussaleh, Presiden Direktur Bank International Indonesia, kerjasama tersebut tidak dibatasi kurun waktu tertentu.

Ditambahkan, via BII COOLPAY, Bank Internasional Indonesia memiliki peluang besar untuk memberikan pelayanan lebih lanjut, khususnya terhadap kredit dan payroll gaji karyawan AirAsia Indonesia serta biro perjalanan rekanan AsiaAsia Indonesia.

Sebelumnya, Bank International Indonesia telah menghadirkan layanan BII e-commerce guna mendukung penjualan langsung tiket pesawat AirAsia Indonesia. Bersamaan dengan itu, Tune Hotels -anak usaha AirAsia Group- juga tercatat menggunakan layanan sejenis bagi pembelian voucher-nya.

Bank International Indonesia menyatakan bahwa sampai saat ini pihaknya telah merangkul kurang lebih 4 ribu biro perjalanan. Sementara itu, nilai transaksi BII COOLPAY sudah mencapai Rp 9 triliun per bulan.

Sepanjang tahun ini, Bank International Indonesia berambisi menggenjot pertumbuhan pos pendapatan non bunga (fee based income) hingga 30 persen. (BB/as/Luki)

Berhubungan Dengan:
(Berita-Bisnis) - Dengan mengincar segmen usia 18-30 tahun, PT Bank Rakyat
(Berita-Bisnis) - Pertumbuhan kredit sebesar 17,25 persen -atau setara deng
(Berita-Bisnis) - Infrastruktur matang memang punya andil yang tidak sediki