Berita Bisnis

APRIL, PRIORITAS LAND LUNCURKAN VILA MAJESTIC NUSA DUA

Bakal dikelola oleh manajemen Premier Hospitality yang berbasis di Bali. (Foto: Ist)Bakal dikelola oleh manajemen Premier Hospitality yang berbasis di Bali. (Foto: Ist)(Berita-Bisnis) - Jika tak ada aral melintang, pada medio April mendatang, PT Prioritas Land bakal meluncurkan 10 unit vila yang berlokasi di Nusa Dua, Bali.

Keseluruhan vila diproyeksikan berdiri di atas lahan seluas 8 ribu meter persegi dan direncanakan akan dikelola oleh manajemen Premier Hospitality yang berbasis di Bali.

Menurut Marcellus Chandra, Presiden Direktur Prioritas Land, pihaknya mengucurkan dana investasi kurang lebih sebanyak Rp 35 miliar untuk pengembangan Vila Majestic Nusa Dua, Bali.

Ditambahkan, Prioritas Land juga sedang mengembangkan 32 unit vila di Uluwatu, Bali, dengan dana investasi sekitar Rp 150 miliar.

Vila Majestic Uluwatu Bali sendiri dibangun di atas lahan seluas 1,6 hektar dan akan dioperasikan oleh manajemen Premier Hospitality. Prioritas Land menargetkan pembangunan 32 unit Vila Majestic Uluwatu Bali selesai pada tahun 2015.

Selain menggarap proyek di Bali, Prioritas Land juga tercatat telah memperkenalkan Majestic Point Apartment yang berlokasi di Serpong. Hingga kini, Prioritas Land telah menawarkan dua menara Majestic Point Apartment yang bernama Tower Lucia dan Tower Khan.

Prioritas Land menghadirkan 390 unit kamar di Tower Lucia dan diklaim telah terjual lebih dari 95 persen. Proses serah terima Tower Khan diproyeksikan bakal dilakukan pada tahun 2015.

Adapun Tower Khan mencakup 500 unit yang dibanderol dengan harga mulai dari Rp 297 juta (tipe studio) sampai Rp 690 juta untuk tipe two bedroom.

Prioritas Land Indonesia mengembangkan Majestic Point Apartment Serpong di atas lahan seluas 7.500 meter persegi dengan dana investasi mencapai Rp 700 miliar. (BB/as/Luki)

Berhubungan Dengan:
(Berita-Bisnis) - Melanjutkan kesuksesan penjualan menara pertama (Tower Lu
(Berita-Bisnis) - Jika tak ada aral melintang, pada medio April mendatang,
(Berita-Bisnis) - Sulit dimungkiri, tiga sampai empat tahun terakhir ini, p