Berita Bisnis

GANDENG MINSK, KOBEXINDO PERKOKOH SEGMEN AGRIBISNIS

Meningkatkan penjualan yang bersumber dari segmen pertanian, perkebunan, dan kehutanan. (Foto: Ist)Meningkatkan penjualan yang bersumber dari segmen pertanian, perkebunan, dan kehutanan. (Foto: Ist)(Berita-Bisnis) - Dalam rangka memperkokoh penetrasinya di segmen pertanian, perkebunan, dan kehutanan, PT Kobexindo Tractors Tbk berhasil menjalin kerja sama dengan Minsk Tractor Work yang berasal dari Belarus.

Alhasil, melalui anak usahanya PT Belarus Tractors Indonesia, Kobexindo Tractors resmi menjadi distributor eksklusif penjualan alat-alat berat Belarus Farm Tractor besutan Misnk Tractors Works di Indonesia.

Menurut Humas Saputro, Direktur Utama Kobexindo Tractors sekaligus Direktur Utama Belarus Tractors Indonesia, kemitraan tersebut diproyeksikan bakal mampu menambah pendapatan Kobexindo Tractor sepanjang tahun ini, khususnya dari segmen pertanian, perkebunan maupun kehutanan.

Ditambahkan, sampai saat ini, Minsk Tractor Work dikenal luas sebagai produsen alat berat agribisnis terbesar di dunia. Dan, hingga kini, Minsk Tractor Work telah mengirim sekitar tiga juta unit traktor ke kurang lebih 100 negara di seluruh dunia.

Lebih dari itu, Minsk Tractor Work juga disebut mempunyai 62 model alat berat yang didesain untuk bisa beroperasi di iklim yang beragam di seluruh dunia.

Kobexindo Tractors sendiri selama 11 tahun terakhir tercatat rutin memasok beragam alat berat ke beberapa proyek besar pertanian, perkebunan, dan kehutanan yang tersebar di Sumatera, Kalimantan, dan Jawa.

Selain itu, Kobexindo Tractors pun telah dipercaya oleh beberapa perusahaan terkemuka di dunia untuk menjadi distributor eksklusifnya di Indonesia, seperti Doosan (Korea Selatan), Tata-Daewoo (India dan Korea Selatan), NHL (Cina), dan Jungheinrich yang berasal dari Jerman.

Per akhir September 2012, Kobexindo Tractors membukukan pendapatan sebanyak Rp 980,45 miliar atau naik enam persen dibandingkan pendapatan pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Dari jumlah tersebut, segmen jasa perbaikan dan suku cadang masing-masing memperlihatkan peningkatan sebesar 65,03 persen dan 46,11 persen menjadi Rp 34,03 miliar dan Rp 73,90 miliar.

Di saat yang sama pula, pada segmen penjualan alat berat, forklift bertumbuh sebesar 90,63 persen menjadi Rp 119,933 miliar. (BB/as/Christov)

Berhubungan Dengan:
(Berita-Bisnis) - Dalam rangka memperkokoh penetrasinya di segmen pertanian
(Berita-Bisnis) - Bila tak ada kendala, pada tanggal 11 Mei mendatang, PT E
(Berita-Bisnis) - Tanggal 21 November 2013 sepertinya akan menjadi babak ba