Berita Bisnis

ASHMORE BIDIK Rp 850 MILIAR

Berencana memperluas jaringan pemasaran. (Foto: Ist)Berencana memperluas jaringan pemasaran. (Foto: Ist)(Berita-Bisnis) - Jika semuanya berjalan dengan lancar, PT Ashmore Asset Management Indonesia -lebih dikenal dengan label Ashmore Indonesia- berencana meraup dana kelolaan sebanyak Rp 850 miliar hingga akhir tahun nanti.

Untuk itu, Ashmore Indonesia bakal merilis produk reksa dana baru dalam waktu tak lama lagi. Dan, produk tersebut otomatis menambah jajaran produk reksa dana yang telah ditawarkan sebelumnya.

Seperti diketahui, sejak tiga bulan silam, Ashmore Indonesia sudah menawarkan reksa dana bernama Ashmore Dana Progresif Nusantara dan Ashmore Dana Ekuitas Nusantara lewat jalur direct sales.

Menurut Ronaldus Gandahusada, President Direktur Ashmore Indonesia, hingga saat ini, total dana kelolaan alias asset under management dua produk yang memiliki underlying saham itu, telah mencapai Rp 575,77 miliar.

Dari jumlah tersebut, Ashmore Dana Ekuitas Nusantara memberikan kontribusi sebesar Rp 254,89 miliar. Sedangkan Ashmore Dana Progresif Nusantara menyumbang sebesar Rp 320,88 miliar.

Di saat yang sama, profil nasabah Ashmore Indonesia sendiri masih didominasi nasabah institusi dengan komposisi sebesar kurang lebih 85 persen. Adapun sisanya adalah nasabah ritel.

Khusus untuk yang disebut terakhir, Ashmore Indonesia saat ini sedang dalam tahap penjajakan dengan beberapa bank guna memperluas jaringan pemasarannya yang bermuara kepada penambahan nasabah baru ritel sepanjang tahun ini.

Ashmore Indonesia merupakan bagian dari Ashmore Investment Management Ltd. yang berasal dari Inggris.

Per awal Maret 2013, Otoritas Jasa Keuangan menyebutkan total dana kelolaan reksadana di Indonesia yang ditangani 73 manajer investasi mencapai Rp 189,73 triliun. Dari total dana kelolaan itu, peran manajer investasi asing terbilang sangat dominan dengan porsi sebanyak Rp 111,73 triliun atau setara dengan 59 persen pangsa pasar. (BB/as/Christov)

Berhubungan Dengan:
(Berita-Bisnis) - Bisa dipastikan minimal ada dua agenda bagi PT Bank Perma
(Berita-Bisnis) - Setelah menggandeng PT Commonwealth Bank Indonesia, PT Da
(Berita-Bisnis) - Dengan menggandeng PT Avrist Assurance, PT Panin Asset Ma