Berita Bisnis

PFIZER KEMBALI GELAR SAHUR ON THE ROAD

Diperkirakan menggenggam sekitar 4 hingga 5 persen bisnis obat generik. (Foto: Ist) market share. Diperkirakan menggenggam sekitar 4 hingga 5 persen bisnis obat generik. (Foto: Ist) market share. (Berita-Bisnis) - Seperti halnya tahun-tahun sebelumnya, PT Pfizer Indonesia kembali menggelar Sahur on The Road selama dua hari di Jakarta.

Dan, aktifitas itu diwujudkan melalui pembagian paket makanan sahur, donasi pakaian layak pakai serta peralatan rumah tangga kepada beberapa panti asuhan.

Menurut Widyaretna Buenastuti, Public Affairs and Communications Director Pfizer Indonesia, pihaknya telah melaksanakan kegiatan Sahur on The Road sejak tujuh tahun silam.

Ditambahkan, panti asuhan yang dikunjungi dalam rangka Sahur on The Road tahun ini, antara lain, adalah Putra Nusa (putri), Muslimin Jaya (putra), Chairunisa, Lembaga Piatu Muslimin, dan Yayasan Remaja Masa Depan.

Sebelumnya, pada medio Mei lalu, Pfizer Indonesia tercatat bekerja sama dengan Rumah Sakit Noongan Manado. Lewat kolaborasi tersebut, Pfizer Indonesia menyediakan tenaga ahli yang rutin memberikan pelatihan dan kuliah secara berkala guna meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan jasa pelayanan kesehatan di rumah sakit tersebut.

Diketahui pula, Pfizer Indonesia telah meningkatkan kapasitas pabriknya yang berlokasi di kawasan Jl. Raya Bogor, Jakarta Timur, dari semula 200 juta tablet per tahun menjadi 300 juta tablet per tahun. Pabrik senilai US$ 3 juta itu fokus kepada produksi obat generik yang ditawarkan ke pasar domestik.

Berdasarkan catatan Berita-Bisnis, potensi pertumbuhan pasar obat generik dan alat kesehatan di Indonesia diperkirakan bakal mencapai Rp 9,2 triliun pada tahun depan, seiring peningkatan permintaan dengan berlakunya program pemerintah berupa Sistem Jaminan Sosial Nasional.

Dari total potensi pertumbuhan bisnis di atas, porsi obat generik diperkirakan mencapai sekitar 30 persen hingga 35 persen atau setara dengan penambahan obat generik sebanyak 15 miliar tablet per tahun.

Jika merujuk kepada data yang pernah diutarakan oleh International Marketing Services Health dua tahun silam, PT Indofarma (Persero) Tbk disebut telah berada di posisi puncak bisnis obat generik secara nasional pada saat itu, dengan nilai penjualan sebanyak Rp 521,5 miliar. Di posisi berikutnya, menyusul PT Kimia Farma Tbk dan PT Hexpharm Jaya.

Di saat yang sama, Pfizer Indonesia sendiri yang merupakan bagian dari Pfizer Incorporated yang bermarkas di New York, diduga kuat menggenggam sekitar 4 hingga 5 persen market share. (BB/as/Christov)

Berhubungan Dengan:
(Berita-Bisnis) - Dalam rangka menyongsong pelaksanaan Sistem Jaminan Sosia
(Berita-Bisnis) - Guna mengantisipasi pertumbuhan bisnis farmasi di Indones
(Berita-Bisnis) - Guna mengembangkan usaha koperasi dan Usaha Kecil Menenga