Berita Bisnis

GARAP BISNIS MINUMAN, ULTRAJAYA GANDENG ITO EN JEPANG

Wilayah pemasaran Jabodetabek menjadi target pertama. (Foto: Ist)Wilayah pemasaran Jabodetabek menjadi target pertama. (Foto: Ist)(Berita-Bisnis) - Momentum pertumbuhan bisnis makanan dan minuman yang semakin semarak belakangan ini tampaknya tak ingin dilewatkan begitu saja oleh PT Ultrajaya Milk Industry & Trading Company Tbk.

Dengan merangkul ITO EN Asia Pacific Holdings, produsen susu siap minum dalam kemasan merek Ultra Milk itu mendirikan dua perusahaan patungan sekaligus pada akhir Juli 2013.

Yang pertama adalah PT Ultrajaya ITO EN Manufacturing yang bakal beroperasi di bidang produksi minuman. Di perusahaan joint venture dengan modal dasar Rp 30 miliar tersebut, Ultrajaya Milk Industry & Trading Company tercatat menggenggam 55 persen saham. Sisanya merupakan milik ITO EN Asia Pacific Holdings.

Sebaliknya di PT ITO EN Ultrajaya Wholesale yang bakal berperan sebagai distributor maupun penjual minuman hasil produksi Ultrajaya ITO EN Manufacturing. Di perusahaan yang memiliki modal dasar Rp 30 miliar itu, Ultrajaya Milk Industry & Trading Company menguasai 45 persen saham dan selebihnya dikendalikan oleh ITO EN Asia Pacific Holdings.

Menurut Eddi Kurniadi, Corporate Secretary Ultrajaya Milk Industry & Trading Company, via kedua perusahaan tadi, pihaknya yakin mampu menangkap peluang bisnis minuman yang terus berkembang di Indonesia.

Berdasarkan catatan Berita-Bisnis, pabrik Ultrajaya ITO EN Manufacturing direncanakan bakal dibangun pada kuartal pertama tahun depan di Jakarta. Bersamaan dengan itu, wilayah pemasaran Jabodetabek pun akan menjadi target pertama peredaran hasil produksi pabrik Ultrajaya ITO EN Manufacturing.

ITO EN Asia Pacific Holdings sendiri yang berbasis di Singapura adalah anak usaha ITO EN Ltd. yang bermarkas di Tokyo, Jepang.

Sejak tahun 1989, ITO EN Ltd. telah melansir minuman kemasan bermerek Oi Ocha. Dan, hingga kini, melalui brand itu, ITO EN Ltd. memiliki product line-up yang beragam antara lain Oi Ocha—Ryokucha (green tea) serta Oi Ocha—Koi Aji (strong-tasting variation of the Oi Ocha—Ryokucha).

Selain itu, ITO EN Ltd. pun merilis Oi Ocha—Hojicha (a mild variation of green tea with lowered caffeine and catechins content) dan Oi Ocha—Genmaicha (a traditional variation of green tea).

Adapun Ultrajaya Milk Industry & Trading Company, selain dikenal luas sebagai market leader produk susu siap minum dalam kemasan dengan pangsa pasar sebanyak 55 persen, juga tercatat memproduksi Teh Kotak Jasmine Tea dan Teh Kotak Flavored yang terdiri dari varian apple, blackcurrant, guava, dan strawberry. (BB/as/Christov)

Berhubungan Dengan:
(Berita-Bisnis) - Melanjutkan kampanye Frutarian yang telah dimulai sejak t
(Berita-Bisnis) - Langkah PT Unilever Indonesia Tbk di bisnis teh celup tam
(Berita-Bisnis) - Pada akhir medio September nanti, perusahaan minuman non