Berita Bisnis

DUA BULAN, PENJUALAN RAMAYANA Rp 2,7 TRILIUN

Selama semester pertama tahun ini mengoperasikan enam gerai baru. (Foto: Ist)Selama semester pertama tahun ini mengoperasikan enam gerai baru. (Foto: Ist)(Berita-Bisnis) - Kehadiran empat gerai baru menjelang bulan puasa dan lebaran tahun ini, yang dioperasikan oleh PT Ramayana Lestari Sentosa Tbk, tampaknya mampu membuahkan hasil yang memuaskan.

Buktinya, penjualan yang berhasil ditorehkan selama medio Juli dan Agustus ini, diperkirakan telah berada di kisaran Rp 2,7 triliun atau sekitar 31,8 persen dari target pendapatan pada tahun ini (Rp 8,5 triliun).

Di sisi lain, pencapaian tersebut juga tak bisa dilepaskan dari penerapan strategi pemberian diskon serta berbagai penawaran khusus lainnya yang dimulai sejak pra-lebaran.

Menurut Setyadi Surya, Corporate Secretary Ramayana Lestari Sentosa, selama dua bulan tersebut, penjualan meningkat dua sampai tiga kali lipat bila dibandingkan dengan bulan biasa.

Ditambahkan, khusus di medio Juli 2013, penjualan malah sampai Rp 1,6 triliun. Adapun jika ditilik dari area pemasaran, kontribusi Jabodetabek terhitung paling tinggi.

Ramayana Lestari Sentosa juga mengklaim bahwa selama semester pertama tahun ini telah berhasil mencetak penjualan sebanyak 30 persen dari target omzet sepanjang tahun ini.

Berita-Bisnis mencatat, sejak medio Januari hingga akhir Juni silam, Ramayana Lestari Sentosa sudah mengoperasikan enam gerai baru (empat diantaranya dibuka menjelang bulan puasa dan lebaran tahun ini) yang berlokasi di Cibinong, Cililitan, Pekalongan, Ambon, Tasikmalaya, dan Bogor.

Dan, luas keseluruhan gerai anyar itu tercatat mencapai 50 ribu meter persegi yang dibiayai dengan dana sebesar Rp 400 miliar.

Hingga kini, Ramayana Lestari Sentosa mengelola sekitar 119 gerai Ramayana dan Robinson. (BB/as/Luki)

Berhubungan Dengan:
(Berita-Bisnis) - Hari ini, bertempat di Epiwalk, superblok Rasuna Epicentr
(Berita-Bisnis) - Bagi peritel, termasuk peritel produk kesehatan dan kecan
(Berita-Bisnis) - Meningkatnya permintaan konsumen terhadap aksesori gadget