Berita Bisnis

UNZA VITALIS RILIS LULUR MANDI YANG DIPERKAYA DENGAN WHITENING COMPLEX

Dipastikan bakal menarik minat banyak konsumen. (Foto: Ist)Dipastikan bakal menarik minat banyak konsumen. (Foto: Ist)(Berita-Bisnis) - Guna memenuhi kebutuhan segmen perempuan berusia 20-38 tahun yang dinamis, modern, dan peduli dengan produk kecantikan alami, PT Unza Vitalis resmi memperkenalkan produk lulur mandi Sumber Ayu yang telah diperkaya dengan whitening complex.

Dan, formula baru tersebut diklaim mengandung bahan pencerah warna kulit, seperti milk protein, UV absorber agent, dan pro vitamin B3.

Menurut Ni Made Sri Andani, Direktur Pemasaran Unza Vitalis, dengan kehadiran formula anyar itu, lulur mandi Sumber Ayu dipastikan bakal menarik minat banyak konsumen.

Ditambahkan, kendati telah dilengkapi dengan whitening complex, pihaknya tetap mempertahankan formula fast dry yang sudah terbukti mampu mengaplikasikan lulur dalam waktu lebih singkat sekaligus ampuh mengangkat kotoran.

Unza Vitalis tercatat menawarkan lima varian kandungan bahan lulur mandi Sumber Ayu yang memiliki whitening complex, seperti Susu (extra moisturiser, cocok untuk kulit kering) maupun Bengkoang (anti blemish) yang disebut dapat membantu menghilangkan noda hitam.

Unza Vitalis sendiri merupakan perusahaan yang bermarkas di Singapura serta berada dalam naungan Wipro Unza Holdings Ltd., Malaysia. Adapun lulur mandi Sumber Ayu adalah merek lokal yang telah diakuisisi sebelumnya.

Kini, via Unza Vitalis, Wipro Unza Holdings Ltd. memiliki lima brand lokal dan satu brand internasional yang dipasarkan di Indonesia dan mancanegara. Keenam brand itu memiliki target pasar mulai dari segmen anak-anak hingga dewasa, baik pria maupun wanita.

Dalam operasionalnya, Unza Vitalis didukung pabrik yang berdiri di atas lahan seluas 3 hektar di Salatiga, Jawa Tengah.

Pabrik tersebut diklaim sebagai salah satu pabrik Wipro Unza Holdings Ltd. yang terbesar di kawasan Asia Tenggara dengan investasi lebih dari US$ 5 juta. (BB/as/Luki)

Berhubungan Dengan:
(Berita-Bisnis) - Guna memenuhi kebutuhan segmen perempuan berusia 20-38 ta