Berita Bisnis

PERMINTAAN TERHADAP LIPPO THAMRIN LEBIH DARI 200 PERSEN

Calon investor berasal dari berbagai sektor industri. (Foto: Ist)Calon investor berasal dari berbagai sektor industri. (Foto: Ist)(Berita-Bisnis) - Ambisi PT Lippo Karawaci Tbk yang menargetkan penjualan menara kantor Lippo Thamrin mencapai 70 persen pada fase pertama, sepertinya akan tercapai.

Pasalnya, hingga saat ini, program priority pass alias pemesanan unit Lippo Thamrin yang digelar mulai pada awal September lalu, diklaim telah mengalami kelebihan permintaan lebih dari 200 persen.

Menurut Ivan Setiawan Budiono, CEO Lippo Homes - Lippo Karawaci, kelebihan permintaan tersebut, setara lahan perkantoran seluas 25 ribu meter persegi atau lebih dua kali lipat dibandingkan dengan total lahan penawaran saat ini.

Ditambahkan, pencapaian itu sekaligus merupakan bukti nyata bahwa konsep menara kantor dengan standar internasional yang dikembangkan oleh pihaknya diminati banyak pelaku bisnis.

Lippo Karawaci menyatakan, para calon investor Lippo Thamrin berasal dari berbagai sektor industri, seperti perbankan, minyak dan gas, jasa, dan lain sebagainya.

Seperti diketahui, Lippo Karawaci mengembangkan menara kantor Lippo Thamrin senilai Rp 1,25 triliun di atas lahan seluas 3.500 meter persegi di kawasan Jl. MH. Thamrin, Jakarta Pusat.

Dan, menara kantor grade A strata title itu direncanakan berkapasitas 88 unit dengan banderol harga mulai dari US$ 5 ribu meter persegi per unit. Adapun luas rata-rata masing-masing unit dirancang mulai dari 200 hingga 500 meter persegi.

Lippo Karawaci juga sebelumnya menginformasikan bahwa sekitar 85 persen area yang ditawarkan bakal dijual. Adapun sisanya -berada di ground floor- disewakan ke berbagai tenant.

Menara kantor Lippo Thamrin sendiri didesain secara khusus oleh konsultan internasional yang terdiri dari DPA Singapura, Ong&Ong, dan SCI. (BB/as/Christov)

Berhubungan Dengan:
(Berita-Bisnis) - Dominasi Lippo Malls semakin kokoh di lini bisnis pusat p
(Berita-Bisnis) - Mengulang kesuksesan peluncuran lima menara apartemen yan
(Berita-Bisnis) - Tanpa bermaksud menafikan bidang industri lain, bisnis bi