Berita Bisnis

TRIYASA OFFICE & GALLERY RESMI DIBUKA

Membangun tiga menara kantor dengan nilai investasi mencapai Rp 1,8 triliun. (Foto: Ist)Membangun tiga menara kantor dengan nilai investasi mencapai Rp 1,8 triliun. (Foto: Ist)(Berita-Bisnis) - PT Triyasa Propertindo akhirnya resmi menghuni gedung perkantoran baru bernama Triyasa Office & Gallery.

Gedung yang berlokasi di Rasuna Epicentrum, Jakarta, itu tercatat berdiri di atas lahan seluas 1.300 meter persegi.

Menurut Budi Lesmana, Direktur Triyasa Propertindo, pihaknya juga membuka kesempatan bagi konsumen yang ingin bergabung di Triyasa Office & Gallery yang berdampingan dengan Gran Rubina Business Park.

Seperti diketahui, di atas lahan seluas 3 hektar di kawasan Rasuna Epicentrum, Triyasa Propertindo mengembangkan Gran Rubina Business Park yang terdiri dari tiga menara kantor dengan nilai investasi mencapai Rp 1,8 triliun.

Dari tiga menara tersebut, dua menara dipastikan bakal dijual. Adapun untuk satu menara lagi, separuh lahannya akan ditawarkan lewat sistem sewa.

Triyasa Propertindo menginformasikan, sampai saat ini, 70 persen dari total lahan di menara kantor pertama yang mencapai 34 ribu meter persegi, telah terjual. Dan, pada awal tahun depan, menara setinggi 21 lantai itu diproyeksikan menggelar topping off.

Setelah itu, persis pada kuartal keempat tahun 2014, menara kantor kedua menyusul dibangun dengan luasan yang sama. Pembangunan menara kantor kedua diperkirakan rampung tiga tahun lagi.

Sedangkan peluncuran menara kantor ketiga dengan luas mencapai 100 ribu meter persegi dijadwalkan pada kuartal ketiga tahun 2016.

Triyasa Propertindo mengklaim, harga jual unit menara kantor tersebut kini sudah mencapai Rp 37 juta per meter persegi. Angka itu meningkat tajam jika dibandingkan dengan harga perdana yang berada di kisaran Rp 20 juta per meter persegi pada medio September 2012.

Triyasa Propertindo sendiri adalah unit bisnis properti milik PT Mahadana Dasha Utama yang merupakan bagian dari Tiara Marga Trakindo Group.

Khusus untuk Mahadana Dasha Utama, selain menguasai Triyasa Propertindo, juga tercatat mengendalikan PT Mega Mahadana Hadiya yang pada pertengahan medio Juli lalu resmi memiliki hak ekslusif untuk mengoperasikan gerai burger premium Carl’s Jr. asal Amerika Serikat di Indonesia.

Dalam operasionalnya, lima gerai Carl’s Jr. yang dibuka saat ini di Central Park, Grand Indonesia, Emporium Pluit, La Piazza Kelapa Gading, dan Summarecon Mal Serpong, dikelola oleh PT Generasi Mutiara Bangsa, anak usaha Mega Mahadana Hadiya. Kelak, jumlah gerai Carl’s Jr. akan ditambah menjadi 35 gerai dalam tempo lima tahun ke depan.

Bersamaan dengan itu, Mega Mahadana Hadiya pun berniat merambah bisnis supermarket. Tahun depan, jika tak ada halangan, Mega Mahadana Hadiya berencana menghadirkan empat supermarket baru. Lantas, dalam kurun waktu lima tahun mendatang, jumlah gerai itu membengkak menjadi 27 supermarket.

Di sisi lain, Mahadana Dasha Utama juga membentuk perusahaan anyar PT Halla Mohana yang bergerak di bisnis hospitality. Halla Mohana direncanakan bakal membangun hotel setinggi 15 lantai di Pekanbaru, Riau.

Adapun pengelolaan hotel bintang empat dengan nama Tangram Pekanbaru itu dipercayakan kepada manajemen perhotelan Tangram yang berasal dari Swiss. Masih di lokasi yang sama, Halla Mohana juga sudah menyiapkan rencananya untuk mengembangkan sebuah lifestyle mall. (BB/as/Luki)

Berhubungan Dengan:
(Berita-Bisnis) - Pekan lalu, derap langkah Saraswanti Group tampak semakin
(Berita-Bisnis) - Bila semuanya berjalan lancar, manajemen perhotelan Louvr
(Berita-Bisnis) - Kiprah AccorHotels di pentas bisnis hospitality global se