Berita Bisnis

PARAMOUNT LAND TAWARKAN OMAHA VILLAGE 2

Mengusung konsep tidak menempel dengan rumah di sebelah atau di belakangnya. (Foto: Ist)Mengusung konsep tidak menempel dengan rumah di sebelah atau di belakangnya. (Foto: Ist)(Berita-Bisnis) - Diklaim lantaran tingginya permintaan dari konsumen, PT Paramount Land akhirnya resmi meluncurkan 160 unit hunian baru yang bakal dibangun di dalam klaster Omaha Village.

Adapun harga jualnya dipatok mulai dari Rp 1,18 miliar hingga Rp 1,86 miliar per unit.

Menurut Ervan Adi Nugroho, Presiden Direktur Paramount Land, seluruh unit tahap kedua Omaha Village tersebut berdiri di atas lahan sekitar 2 hektar.

Selain itu, unit hunian anyar ini dipastikan bakal mengusung konsep rumah detached alias rumah yang berdiri sendiri-sendiri. Atau dengan kata lain, tidak menempel dengan rumah di sebelah atau di belakangnya.

Paramount Land menegaskan bahwa pihaknya mengutamakan desain rumah yang fokus kepada kesehatan para penghuninya. Alhasil, unit hunian Omaha Village pun memiliki banyak ruang terbuka yang memungkinkan tersedianya sirkulasi udara yang cukup baik.

Lebih dari itu, untuk memastikan kualitas bangunannya, Paramount Land bahkan memberikan garansi kebocoran selama 24 bulan.

Paramount Land juga menginformasikan, nilai investasi tahap kedua Omaha Village diperkirakan mencapai kurang lebih Rp 250 miliar.

Perlu diketahui, pada medio April lalu, Paramount Land sesungguhnya telah melansir 148 unit hunian yang tergolong dalam tahap pertama Omaha Village. Sementara, total unit yang bakal hadir di klaster itu diproyeksikan mencapai kurang lebih 375 unit hunian.

Sedangkan pada medio Maret 2014, klaster Elista Village yang terdiri dari 263 unit hunian dengan banderol harga mulai dari Rp 954 juta sampai Rp 1,5 miliar per unit, tercatat lebih dulu diperkenalkan ke publik. (BB/as/Luki)

Berhubungan Dengan:
(Berita-Bisnis) - Maraknya kehadiran universitas di wilayah Gading Serpong,
(Berita-Bisnis) - Tidak bisa disangkal, pengaruh PT Ace Hardware Indonesia
(Berita-Bisnis) - Seiring merebaknya bisnis hospitality management belakang