Berita Bisnis

SETELAH KELUD, TEMPO SCAN BANTU KORBAN SINABUNG

Terus berupaya membantu masyarakat yang membutuhkan. (Foto: Ist)Terus berupaya membantu masyarakat yang membutuhkan. (Foto: Ist)(Berita-Bisnis) - Dalam rangka mewujudkan program corporate social responsibility-nya, PT Tempo Scan Pacific Tbk telah memberikan bantuan kemanusiaan kepada korban erupsi Gunung Sinabung, Sumatera Utara, beberapa waktu lalu.

Bantuan itu sendiri disebar di beberapa titik pengungsian dan mencakup beragam produk yang tergolong sebagai produk besutan Tempo Scan Pacific dan anak-anak usahanya.

Kata Aviaska D. Respati, Managing Director Tempo Scan Pacific, pihaknya akan terus berupaya melaksanakan kegiatan tanggung jawab sosial untuk membantu masyarakat yang membutuhkan.

Ditambahkan, dana bantuan tersebut sepenuhnya berasal dari sebagian hasil penjualan berbagai produk keluaran Tempo Scan Pacific, seperti Hemaviton, Bodrex, Bodrexin, NEO Rheumacyl, Oskadon, dan Vidoran.

Dan, asal tahu saja, pada medio Februari lalu, guna meringankan beban para korban erupsi Gunung Kelud, Tempo Scan Pacific juga sudah menyalurkan bantuan serupa senilai kurang lebih Rp 500 juta.

Berita-Bisnis mencatat, Bodrex -salah satu produk yang dilansir Tempo Scan Pacific- kembali sukses meraih posisi terhormat pada ajang Indonesian Customer Satisfaction Award (ICSA) yang digelar pada tahun ini.

Lebih dari itu, penghargaan tersebut terhitung sebagai penghargaan yang ke-9 dalam kategori sakit kepala.

Di saat yang sama, Bodrex juga ditabalkan sebagai pemenang dalam kategori obat flu dan obat batuk. Khusus dalam kategori ini, peringkat pertama itu digenggam selama dua tahun berturut-turut.

Sepanjang semester pertama tahun ini, Tempo Scan Pacific menorehkan penjualan senilai Rp 3,62 triliun atau tumbuh 8,73 persen ketimbang periode yang sama tahun sebelumnya. (BB/as/Christov)

Berhubungan Dengan:
(Berita-Bisnis) - Suksesnya program corporate social responsibility bertaju
(Berita-Bisnis) - Guna memperkuat penetrasinya di segmen usia muda yang mul
(Berita-Bisnis) - Sebagai bagian dari rencana pembukaan 15 sampai 20 gerai