Berita Bisnis

LEWAT CUCI TANGAN, RECKITT BENCKISER PACU PENJUALAN DETTOL

Segmen anak-anak dinilai bisa menjadi agen perubahan yang efektif. (Foto: Ist)Segmen anak-anak dinilai bisa menjadi agen perubahan yang efektif. (Foto: Ist)(Berita-Bisnis) - Dikemas sebagai program untuk mendukung perayaan Hari Cuci Tangan Sedunia, PT Reckitt Benckiser Indonesia hari ini resmi menggelar aksi cuci tangan massal di Cibinong, Bogor.

Adapun peserta aksi cuci tangan yang mengusung merek Dettol itu terdiri dari 1,500 anggota Pramuka.

Kata Ratanjit Das, Presiden Direktur Reckitt Benckiser Indonesia, jika tak ada aral melintang, program sejenis juga akan dilaksanakan di berbagai kota lainnya, seperti Surabaya dan Jakarta.

Ditambahkan pula, sebagai perusahaan yang fokus di bidang kesehatan serta kebersihan terhadap kuman, Reckitt Benckiser Indonesia selalu berkomitmen untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap gaya hidup sehat.

Dan, dalam pelaksanaannya, Reckitt Benckiser Indonesia menilai, segmen anak-anak bisa menjadi agen perubahan yang efektif, khususnya dalam rangka menanamkan perilaku hidup bersih dan sehat sejak dini.

Di sisi lain, dengan hadirnya fasilitas cuci tangan di sekolah, niat tadi pun diharapkan dapat segera terealisasi.

Itu pula sebabnya, setelah menyumbang 500 unit wastafel di berbagai sekolah pada tahun lalu, Reckitt Benckiser Indonesia kembali akan memberikan sumbangan yang sama kepada 500 sekolah di Indonesia, sepanjang tahun ini.

Asal tahu saja, dari jumlah sumbangan di atas, sekitar 100 unit fasilitas cuci tangan bakal disediakan di berbagai sekolah dan area publik di Bogor.

Perlu juga diketahui, program cuci tangan massal kreasi Reckitt Benckiser Indonesia sejatinya berlandaskan kampanye bertajuk Misi Hidup Sehat Dettol yang diluncurkan pada Desember 2013, bekerjasama dengan Ikatan Dokter Indonesia dan Kementerian Kesehatan RI.

Lantas, dalam implementasinya kemudian, Reckitt Benckiser Indonesia mengklaim, sudah menggandeng sekitar 1,200 sekolah di Indonesia untuk menjadi mitra dalam melaksanakan kampanye kebersihan dan kesehatan.

Di saat yang sama, Reckitt Benckiser Indonesia juga menyebut, telah memberikan pendidikan mengenai perilaku hidup bersih dan sehat kepada lebih dari 3 juta siswa, pelatihan terhadap pencegahan infeksi terhadap 53 ribu suster, penyuluhan mengenai cara untuk melindungi bayi yang baru lahir kepada lebih dari satu juta ibu muda plus melatih kurang lebih 2 juta anggota PKK tentang pentingnya kebersihan sekaligus cara menggunakan produk antiseptik.

Berita-Bisnis mencatat, Dettol besutan Reckitt Benckiser Indonesia, terbagi dalam dua kategori produk utama, yakni home care yang mencakup produk pencuci tangan dan produk keluarga yang menawarkan sabun serta cairan antiseptik.

Per akhir 2013, merek Dettol diduga kuat telah mampu menggenggam sekitar 10 persen pangsa pasar sabun kesehatan di pasar domestik. (BB/as/Christov)

Berhubungan Dengan:
(Berita-Bisnis) - Sebagai wujud dari komitmennya untuk membantu lebih dari
(Berita-Bisnis) - Pertengahan tahun lalu, Sigma Research Indonesia merilis
(Berita-Bisnis) - Hasil masukan dari para konsumen kembali mewarnai kehadir