Berita Bisnis

DENGAN ARANDRA RESIDENCE, GAMALAND UBAH 'WAJAH' CEMPAKA PUTIH

Berisikan lima menara apartemen plus dilengkapi beragam fasilitas sosial seluas 3 ribu meter persegi. (Foto: Ist)Berisikan lima menara apartemen plus dilengkapi beragam fasilitas sosial seluas 3 ribu meter persegi. (Foto: Ist)(Berita-Bisnis) - Seandainya tak ada halangan, 'wajah' kawasan Cempaka Putih, Jakarta Pusat, dipastikan bakal banyak berubah, minimal dalam tempo empat tahun ke depan.

Bagaimana tidak. Gamaland Property Group (PT Graha Bagya Indonesia) baru saja mengungkapkan rencananya untuk menghadirkan proyek properti baru senilai Rp 3,5 triliun, dengan nama Arandra Residence, di atas lahan seluas 2,7 hektar yang terletak di bilangan Jl. Cempaka Putih Raya.

Kata Dicky Iksan Soetikno, Direktur Gamaland Property Group, selain berisikan lima menara apartemen dengan kapasitas lebih dari 1,000 unit, Arandra Residence juga akan dilengkapi dengan beragam fasilitas sosial, termasuk untuk after activity school, seluas 3 ribu meter persegi.

Dijelaskan pula, fasilitas sosial yang dimaksud adalah tersedianya seluruh kebutuhan sarana pendidikan untuk anak-anak penghuni apartemen, mulai dari pre-school, kindergarten, kursus maupun berbagai fasilitas pendukung kreativitas anak-anak lainnya.

Di sisi lain, ada juga retail area, taman, kids club, gym, plus parkir dengan daya tampung hampir 1,000 kendaraan yang bakal dibangun di Arandra Residence.

Gamaland Property Group menginformasikan, pengerjaan konstruksi kelima menara tadi dilakukan secara bersamaan pada September 2016, dengan target penyelesaian dipatok pada 2019.

Patut diketahui, pada tahap awal, Gamaland Property Group berniat memasarkan 600 unit apartemen yang berada di menara pertama (Prosperity Tower) dan di menara kedua yang bertajuk Bliss Tower.

Adapun tipe unit yang dijajakan terdiri dari tiga tipe, yakni satu tempat tidur (36 meter persegi), dua tempat tidur (72 meter persegi), serta tiga tempat tidur (84 meter persegi), dengan banderol harga perdana sekitar Rp 25 juta per meter persegi.

Dalam catatan Berita-Bisnis, lahan seluas 2,7 hektar yang terletak di kawasan Jl. Cempaka Putih Raya, itu sebelumnya dimiliki oleh PT Cempaka Sinergy Realty (Bahama Group) yang berkeinginan mengembangkan enam menara apartemen berlabel Sentosa Residence senilai Rp 2 triliun.

Dan, ketika itu, dengan menggunakan desain rancangan DP Architects Singapura, Cempaka Sinergy Realty berusaha membangun empat menara residensial dan dua menara serviced apartment dengan total 687 unit yang menyasar kalangan menengah atas.

Namun, belakangan, berbekal dana sekitar Rp 600 miliar, Gamaland Property Group yang beroperasi mulai 2011, lantas mengakusisinya.

Gamaland Property Group sendiri dikenal luas sebagai pengembang terkemuka dengan berbagai proyek di Indonesia, London, dan Australia.

Khusus di pasar domestik, Gamaland Property Group membangun Multivision Tower, Wilmar Tower, Gama Tower, serta Cilegon Industrial Estate, Banten.

Lalu, di Medan, Gamaland Property Group -yang terafiliasi dengan Wilmar International Limited (Wilmar Group)- juga mengembangkan Koleza 9 yang berdiri di atas lahan seluas 15 hektar dan kawasan hunian Citraland Bagya City seluas 211 hektar, hasil kerjasamanya dengan Ciputra Group. (BB/as/Christov)

Berhubungan Dengan:
(Berita-Bisnis) - Sukses dengan penjualan klaster yang diluncurkan tahun la
(Berita-Bisnis) - Meningkatnya penjualan unit apartemen dan tanah kavling t
(Berita-Bisnis) - Kiprah PT Agung Podomoro Land Tbk. di pentas bisnis prope