Berita Bisnis

LEWAT GERAI PERDANA DI CAKUNG, LULU GROUP RAMAIKAN PENTAS BISNIS RITEL

Diperkirakan menguasai sekitar 35 persen pangsa pasar di kawasan Timur Tengah. (Foto: Ist)Diperkirakan menguasai sekitar 35 persen pangsa pasar di kawasan Timur Tengah. (Foto: Ist)(Berita-Bisnis) - Sulit untuk ditampik, pentas bisnis ritel pasar domestik yang begitu dinamis, sejatinya menjadi daya tarik tersendiri bagi para peritel manapun, termasuk dari manca negara.

Ambil contoh, PT Matahari Putra Prima Tbk. Kendati penjualannya menurun selama kuartal pertama tahun ini dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu, toh pengelola jaringan gerai hypermarket bernama Hypermart ini mampu membukukan penjualan sebanyak Rp 3,27 triliun.

Di saat yang sama, PT Hero Supermarket Tbk -pengelola jaringan gerai Hero Supermarket, Guardian Health & Beauty Stores, Starmart Convenience Stores, Giant Ekstra, Giant Ekspres, dan IKEA- juga mampu meraih pendapatan bersih sebesar Rp 3,36 triliun.

Artinya, dengan berbagai kesulitan dan tantangan yang dihadapi, baik Matahari Putra Prima maupun Hero Supermarket tetap bisa menorehkan performa yang cukup meyakinkan.

Lantas, di depan mata, potensi untuk mereguk fulus yang lebih banyak selalu terbentang lewat kehadiran momen hari-hari besar keagamaan serta liburan yang kerap terbukti dapat mendongkrak penjualan secara drastis.

Satu kondisi yang sepertinya menjadi alasan kuat bagi LuLu Group International, pemilik jaringan gerai LuLu Hypermarket & Department Store yang berbasis di Uni Emirat Arab, untuk mulai mengoperasikan gerai perdananya di Indonesia, pada pekan ini.

Persisnya, LuLu Hypermarket & Department Store seluas lebih dari 200 ribu meter persegi serta bernaung di bawah badan hukum PT Lulu Group Retail Indonesia tersebut, dibuka di gedung bekas gerai Carrefour Cakung yang terletak di kawasan Plaza Taman Modern, Jl. Raya Bekasi Km. 24, Cakung, Ujung Menteng, Jakarta Timur.

Dan, lebih dari itu, LuLu Hypermarket & Department Store pun sedari awal diklaim sebagai gerai hypermarket pertama yang mengusung konsep syariah dan halal di pasar domestik.

Kata Managing Director LuLu Group International, Yusuffali M.A, bila tak ada aral melintang, pihaknya telah menyiapkan agenda pembukaan 10 gerai LuLu Hypermarket & Department Store, hingga akhir tahun depan.

Ditambahkan pula, rencana bisnis yang terangkum dalam tahap pertama ekspansi itu, bakal menyedot dana investasi yang diperkirakan mencapai US$ 300 juta, yang juga digunakan untuk menghadirkan satu unit pusat logistik dan gudang di Jakarta.

Adapun secara total, tepatnya sampai tiga tahun ke depan, LuLu Group International berniat mengucurkan dana investasi hingga US$ 500 juta.

Patut juga diketahui, beberapa daerah yang diduga kuat menjadi sasaran pembukaan gerai anyar LuLu Hypermarket & Department Store, antara lain, Bandung, Solo, Semarang, Surabaya, dan Yogyakarta.

Dalam catatan Berita-Bisnis, LuLu Hypermarket & Department Store Cakung adalah gerai ke-126 (hypermarket, supermarket, department store) yang sudah dioperasikan oleh LuLu Group International, hingga saat ini.

Sementara, dua hari sebelumnya, persisnya pada 29 Mei 2016, LuLu Group International terlebih dahulu membuka gerai ke-125 di Jeddah, Arab Saudi.

Dan, asal tahu saja, gerai yang berlokasi di wilayah Amir Fawaz Jeddah serta merupakan gerai ke-7 LuLu Hypermarket & Department Store di Arab Saudia ini, disebut sebagai gerai hypermarket yang terbesar di Jeddah.

Hingga kini, LuLu Group International yang melansir gerai supermarket pertamanya di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, pada 1995, diperkirakan menguasai sekitar 35 persen pangsa pasar bisnis hypermarket, supermarket, dan department store di kawasan Timur Tengah. (BB/as/Christov)

Berhubungan Dengan:
(Berita-Bisnis) - Hari ini, bertempat di Epiwalk, superblok Rasuna Epicentr
(Berita-Bisnis) - Sebagai bagian dari rencana pembukaan 15 sampai 20 gerai
(Berita-Bisnis) - Setelah membuka gerai Hypermart ke-85 di Pematang Siantar