Berita Bisnis

ARCHIPELAGO GELAR GROUNDBREAKING FAVEHOTEL SORONG

Direncanakan memiliki 75 kamar. (Foto: Ist)Direncanakan memiliki 75 kamar. (Foto: Ist)(Berita-Bisnis) - Bagi manajemen perhotelan Achipelago International, Papua sejatinya membawa keberuntungan tersendiri bagi perkembangan usahanya, sebagaimana halnya provinsi lain di Indonesia.

Bagaimana tidak. Sampai saat ini, Achipelago International telah mengoperasikan dua hotel di Papua, yakni Aston Niu Manokwari Hotel & Conference Center serta Aston Jayapura Hotel & Convention Center.

Aston Niu Manokwari Hotel & Conference Center yang terletak di kawasan Jl. Esau Sesa, Manokwari, dengan kapasitas 72 kamar dan mulai beroperasi sejak 2009, bahkan terhitung sebagai hotel bintang empat pertama di Papua Barat.

Sementara Aston Jayapura Hotel & Convention Center yang berada di bilangan Jl. Percetakan Negara, Jayapura, Papua, mulai dibuka sejak enam tahun silam. Dan, asal tahu saja, hotel bintang empat ini memiliki 102 kamar sekaligus dilengkapi dengan ballroom berdaya tampung 600 orang.

Kelak, bila semuanya berjalan sesuai dengan rencana, jumlah hotel di Papua yang akan dikelola oleh Archipelago International dipastikan bakal bertambah seiring rencana pembukaan favehotel Jayapura, dalam waktu dekat.

Di sisi lain, dengan menggandeng PT Bintang Papua Hotelindo, Archipelago International juga akan mengoperasikan favehotel Sorong, Papua Barat.

Kata Direktur Pelaksana Archipelago International, Winston Hanes, pihaknya bersama Bintang Papua Hotelindo telah menggelar seremoni peletakan batu pertama (groundbreaking) favehotel Sorong, pada akhir Juli lalu.

Dijelaskan pula, hotel kedua yang mengusung label favehotel di Papua tersebut, direncanakan memiliki 75 kamar, yang terdiri dari 40 kamar twin-bedded dan 35 kamar double-bedded.

Di samping itu, hotel yang sama yang merupakan hotel pertama Archipelago International di Sorong, juga akan diramaikan dengan kehadiran restoran plus 2 ruang pertemuan.

Patut diketahui, pada medio Maret 2014, Archipelago International pernah mengungkapkan keinginannya untuk mengelola favehotel Cendrawasih – Timika berdaya tampung 120 kamar.

Namun, sayang, rencana pengoperasian hotel yang berlokasi tidak jauh dari Bandara Mozes Kilangin, Timika, Mimika, Papua, itu belakangan meredup.

Berita-Bisnis mencatat, sampai saat ini, Archipelago International merupakan manajemen perhotelan terbesar di Indonesia dengan portofolio lebih dari 120 hotel serta 15 ribu  kamar yang bersumber dari tujuh merek yang dilansir, seperti NEO, Quest, Harper, Aston, Alana, dan favehotel. (BB/as/Luki)

Berhubungan Dengan:
(Berita-Bisnis) - Setelah mengelola Favehotel Wachid Hasyim, Kemang, Pasar
(Berita-Bisnis) - Setelah membuka secara resmi Ibis Styles Bali Benoa dan I
(Berita-Bisnis) - Mengincar tingginya kebutuhan terhadap hotel dan fasilita