Berita Bisnis

ARCHIPELAGO KELOLA 15,848 KAMAR PER AKHIR TAHUN LALU

Salah satu dari 100 jaringan hotel terbaik di dunia. (Foto: Ist)Salah satu dari 100 jaringan hotel terbaik di dunia. (Foto: Ist)(Berita-Bisnis) - Sulit dimungkiri, perjalanan usaha manajemen hotel Archipelago International di arena bisnis hospitality, memang terhitung mengagumkan sampai saat ini.

Bagaimana tidak. Jika pada akhir 2014 lalu, Archipelago International masih mengoperasikan 90 hotel dengan daya tampung 12 ribu kamar, maka satu tahun kemudian dan dalam periode yang sama, angka tersebut berubah menjadi 120 hotel dengan jumlah kamar kelolaan hingga 15,848 kamar.

Artinya, dalam kurun waktu satu tahun, Archipelago International berhasil membuka 30 portofolio anyar plus menambah jumlah kamar baru sebanyak 3,848 kamar.

Alhasil, Hotels Magazine yang bermarkas di Chicago, Amerika Serikat, pun menempatkan Archipelago International sebagai salah satu dari 100 jaringan hotel terbaik di dunia, baru-baru ini.

Persisnya, pencapaian tersebut -berada posisi ke-83 di dunia- berdasarkan jumlah hotel dan kamar yang dikelolanya sampai akhir tahun lalu, yakni mengoperasikan 120 hotel dengan kapasitas 15,848 kamar.

Kata Vice President of Business Development & Operations Archipelago International, Norbert Vas, pihaknya merasa bangga diakui sebagai salah satu perusahaam manajemen hotel terbaik di dunia.

Ditambahkan pula, dalam beberapa tahun ke depan, Archipelago International -yang sudah menggenggam ISO 9001:2008 sejak lima tahun silam- bakal tetap menggelar ekspansi.

Bahkan, berupaya keras untuk melipatgandakan portofolionya menjadi lebih dari 220 properti, lewat pengembangan merek-merek hotel yang dimilikinya, seperti favehotel, Quest, NEO, Harper, Aston, Alana, dan Kamuela.

Patut juga diketahui, per akhir Agustus 2016, Archipelago International sudah merilis 11 hotel anyar dengan jumlah kamar mencapai 1,585 kamar yang berasal dari 1 merek Harper (Harper Pasteur Bandung/215 kamar), 2 merek Aston (Aston Sentul Resort & Conference Center/212 kamar, Aston Inn Mataram/130 kamar), serta 8 brand favehotel.

Dan, khusus untuk merek hotel yang disebut terakhir, terdiri dari favehotel Ahmad Yani Banjarmasin (140 kamar), favehotel Banjarbaru Banjarmasin (119 kamar), favehotel Pekanbaru (110 kamar), dan favehotel Rungkut Surabaya (173 kamar).

Lantas, ada juga favehotel Cilacap (109 kamar), favehotel Ahmad Yani Bekasi (152 kamar), favehotel Subang (108 kamar) plus favehotel Kuta Kartika Plaza berkapasitas 104 kamar.

Adapun hingga tutup tahun ini, Archipelago International sedang menyiapkan pembukaan beberapa hotel baru lagi, yakni empat hotel diresmikan pada medio September 2016, tiga hotel pada bulan Oktober, dua hotel di medio November, serta dua hotel per Desember nanti.

Dalam catatan Berita-Bisnis, Hotels Magazine telah berusia lebih dari 45 tahun serta konsisten menyajikan informasi dan analisa tentang industri perhotelan, baik dari sisi desain, food & beverage, finance, maupun development marketing and technology, secara global. (BB/as/Luki)

Berhubungan Dengan:
(Berita-Bisnis) - Setelah mengelola Favehotel Wachid Hasyim, Kemang, Pasar
(Berita-Bisnis) - Kendati dibangun dalam jumlah terbatas, hanya 29 unit, to
(Berita-Bisnis) - Setelah membuka secara resmi Ibis Styles Bali Benoa dan I