Berita Bisnis

INCAR SEMUA SEGMEN DI BALIKPAPAN, ARCHIPELAGO HADIRKAN HOTEL NEO+

Ditopang dengan kehadiran tiga ruang pertemuan modern plus restoran bertajuk The Noodless Now. (Foto: Ist)Ditopang dengan kehadiran tiga ruang pertemuan modern plus restoran bertajuk The Noodless Now. (Foto: Ist)(Berita-Bisnis) - Tingkat kunjungan bisnis yang tinggi di wilayah pemasaran Balikpapan, Kalimantan Timur, sampai sekarang ini, sesungguhnya -langsung maupun tidak langsung- menghadirkan peluang usaha yang menggiurkan bagi pelaku bisnis lainnya.

Dalam hal ini, langkah yang ditempuh oleh manajemen perhotelan Archipelago International pantas untuk disimak.

Buktinya, lewat merek Hotel NEO+, Archipelago International baru saja mengoperasikan portofolio anyarnya di Balikpapan.

Persisnya, pada akhir pekan lalu, Archipelago International resmi menggelar seremoni grand opening Hotel NEO+ yang terletak di kawasan Jl. Mayjen Sutoyo, Gunung Sari Ulu, Balikpapan.

Dengan demikian, hingga medio November 2016, Archipelago International sudah menghadirkan 4 brand hotel kelolaannya di area komersil Balikpapan, setelah sebelumnya mengoperasikan Aston Hotel and Residence (2011), favehotel MT Haryono (2013), dan Quest Hotel (2015) yang dibangun PT Bina Ruang Indonesia.

Atau dengan kata lain, melalui merek Aston, favehotel, Quest, serta NEO+, Archipelago International membisik semua segmen pasar hotel di kota tersebut.

Kata Director of Operations Archipelago International, Winston Hanes, Hotel NEO+ Balikpapan setinggi 7 lantai memiliki 101 kamar dan suite dengan pilihan smoking room atau non-smoking room.

Ditambahkan pula, Hotel NEO+ Balikpapan ditopang dengan kehadiran tiga ruang pertemuan modern plus restoran bertajuk The Noodless Now.

Dan, lebih dari itu, hotel yang baru menyediakan 53 kamar yang siap untuk digunakan tersebut (dari rencana 101 kamar), terbilang tak jauh dari Gadjah Mada Mall maupun pusat bisnis di Balikpapan.

Berita-Bisnis mencatat, dalam operasionalnya, Archipelago International merilis merek NEO dalam dua tipe, yaitu NEO (bintang 2,5) dan NEO+ yang merupakan hotel dengan bintang tiga.

Lantas, hingga saat ini, Hotel NEO+ Balikpapan sendiri terhitung sebagai properti ke-5 yang mengibarkan label Hotel NEO+, setelah Hotel NEO+ Green Savana Sentul City, Hotel NEO+ Awana Yogjakarta, Hotel NEO+ Kuta Legian plus Hotel NEO+ Penang Malaysia yang dibuka medio Februari 2015.

Sementara, bila ditilik dari kelompok merek NEO secara keseluruhan, hotel baru tadi merupakan hotel ke-18 dan terhitung sebagai Hotel NEO+ perdana di Pulau Kalimantan.

Kelak, jika tak ada aral melintang, Archipelago International pun berencana membuka beberapa hotel baru lagi yang mengusung merek NEO dan NEO+, yaitu 7 Hotel NEO (Hayam Wuruk Jakarta, Ring Road Yogyakarta, Batu Malang, Sungkono Surabaya, Gajah Mada Pontianak, Banjarbaru Kalimantan Selatan, Pettarani Makassar) serta 1 Hotel NEO+ di bilangan Jl. Ahmad Yani, Surabaya.

Adapun Hotel NEO yang sudah dioperasikan terbilang 13 hotel, yakni Hotel NEO Melawai Jakarta, Hotel NEO Mangga Dua Square Jakarta, Hotel NEO Tendean Jakarta, Hotel NEO Candi Semarang, Hotel NEO Gubeng Surabaya, Hotel NEO Denpasar, Hotel NEO Kuta Jelantik, Hotel NEO Seminyak Petitenget, Hotel NEO DipatiUkur Bandung, Hotel NEO Samadikun Cirebon, Hotel NEO Malioboro - Yogyakarta, Hotel NEO Palma Palangkaraya, dan Hotel NEO Eltari Kupang yang dibuka Juni 2015. (BB/as/Luki)

Berhubungan Dengan:
(Berita-Bisnis) - Setelah mengelola Favehotel Wachid Hasyim, Kemang, Pasar
(Berita-Bisnis) - Setelah membuka secara resmi Ibis Styles Bali Benoa dan I
(Berita-Bisnis) - Seperti yang telah direncanakan sebelumnya, jaringan mana