Berita Bisnis

TAHUN INI, ARCHIPELAGO BUKA 12 HOTEL BARU

Memperluas jangkauan layanannya. (Foto: Ist)Memperluas jangkauan layanannya. (Foto: Ist)(Berita-Bisnis) - Pada medio Maret lalu, manajemen perhotelan Archipelago International sesungguhnya telah menorehkan sebuah prestasi yang mengagumkan di pentas bisnis hospitality.

Bagaimana tidak. Ketika itu, portofolio hotel yang berada dalam naungan Archipelago International di kawasan Asia Tenggara sudah mencapai 127 hotel lewat 7 brand yang dilansir (favehotel, NEO, Quest, Harper, Aston, Alana, Kamuela).

Di saat yang sama, tamu yang dilayani pun terhitung lebih dari 10 juta orang di lebih dari 35 kota plus mengelola aset dengan nilai lebih dari Rp 2 triliun.

Adapun untuk mendukung operasionalnya, Archipelago International menghadirkan corporate office di Jakarta, Surabaya, Yogyakarta, Bali, Malaysia, serta di Dubai.

Lantas, ke depan, ekspansi Archipelago International sepertinya tidak akan segera berhenti melalui 7 merek hotel tadi.

Buktinya, jika tak ada halangan, manajemen perhotelan ini berniat memperluas jangkauan layanannya via peluncuran 12 hotel anyar yang digelar pada tahun ini.

Kata Wakil Presiden Pemasaran & Penjualan Archipelago International, Tenaiya Brookfield, hotel-hotel baru tersebut terdiri dari tipe ekonomis hingga hotel yang berada di tempat tujuan liburan mewah.

Dijelaskan pula, selain memberikan alternatif terhadap pilihan akomodasi terbaik untuk bisnis maupun liburan di masing-masing kawasan, kehadiran hotel-hotel itu juga dipastikan bakal menciptakan ratusan lapangan pekerjaan.

Archipelago International mengabarkan, 12 hotel baru tersebut akan mengusung merek favehotel, NEO, Aston, Harper, serta Alana.

Persisnya, khusus untuk brand favehotel, Archipelago International bakal mengoperasikan 5 favehotel, yakni favehotel Bandara Tangerang (164 kamar), favehotel Tuban (Jawa Timur), dan favehotel Tasikmalaya berkapasitas 155 kamar.

Di samping itu, Archipelago International akan meluncurkan favehotel Sorong - Papua Barat (75 kamar) yang dimiliki PT Bintang Papua Hotelindo serta favehotel Madiun (62 kamar) yang dibangun oleh PT Bumi Pengembangan Perkasa.

Lewat merek Aston, Archipelago International berencana mengelola Aston Batam Hotel & Residence (247 kamar), Aston Banyuwangi Hotel (123 kamar), dan Aston Inn Pandanaran - Semarang berdaya tampung 160 kamar.

Sementara via brand NEO, manajemen perhotelan yang didirikan Charles Brookfield ini bakal menghadirkan Hotel NEO Gajah Mada – Pontianak (105 kamar) dan Hotel NEO Kebayoran – Jakarta yang berada dalam naungan PT Kebayoran Puspita (Tamara Land Group).

Untuk merek Harper dan Alana sendiri, Archipelago International sedang menyiapkan agenda pembukaan Harper Cikarang (131 kamar) plus The Alana Ah Poong Sentul City yang berisikan 271 kamar mewah.

Berita-Bisnis mencatat, pada ajang Traveloka Award 2017 yang baru saja dilaksanakan, 14 hotel yang dikelola Archipelago International berhasil meraih penghargaan dalam berbagai kategori, mulai dari kategori Value (hotel yang memberikan pengalaman menginap dengan kualitas dan harga terbaik) hingga kategori Premium, yakni hotel yang memberikan pengalaman menginap dengan kenyamanan yang maksimal. (BB/as/Christov)

Berhubungan Dengan:
(Berita-Bisnis) - Setelah mengelola Favehotel Wachid Hasyim, Kemang, Pasar
(Berita-Bisnis) - Kendati dibangun dalam jumlah terbatas, hanya 29 unit, to
(Berita-Bisnis) - Setelah membuka secara resmi Ibis Styles Bali Benoa dan I