Berita Bisnis

LEWAT MEREK FAVEHOTEL, ARCHIPELAGO KELOLA 51 HOTEL DAN 6.520 KAMAR

Bakal mengoperasikan 12 hotel baru sepanjang tahun ini. (Foto: Ist)Bakal mengoperasikan 12 hotel baru sepanjang tahun ini. (Foto: Ist)(Berita-Bisnis) - Sulit disangkal, keputusan Archipelago International untuk merambah segmen hotel bintang dua lewat merek favehotel, sejak delapan tahun silam, sejatinya berbuah manis, sampai saat ini. 

Bahkan, dua tahun lalu, Archipelago International berhasil meraih penghargaan Top Producing Hotel Chain Award 2015 versi Hotelbeds, yang dikenal luas sebagai distributor global akomodasi dan produk pendukungnya di bidang perjalanan seluruh dunia.

Adapun hingga akhir Desember 2016, Archipelago International sudah mengelola sekitar 6.120 kamar yang bersumber dari 48 favehotel.

Dan, asal tahu saja, total kelolaan kamar itu berkaitan erat dengan pengoperasian 10 favehotel anyar yang digelar sepanjang tahun lalu.

Pada semester pertama 2016, misalnya, Archipelago International resmi membuka favehotel Pekanbaru (100 kamar), favehotel Ahmad Yani - Bekasi (152 kamar), favehotel Subang (108 kamar), favehotel Cilacap (108 kamar), dan favehotel Banjarbaru - Banjarmasin (119 kamar).

Setelah itu, menyusul lima favehotel baru yang dibuka kemudian pada semester berikutnya, yakni favehotel Kuta Kartika Plaza Bali (108 kamar), favehotel Olo Padang (75 kamar), favehotel Sudirman – Bojonegoro (115 kamar), favehotel Rungkut – Surabaya (173 kamar), serta favehotel Jayapura (109 kamar).

Lantas, selama tahun ini, Archipelago International sendiri pernah mengumumkan bakal kembali mengoperasikan 12 hotel anyar, yang terdiri dari 2 Hotel NEO, 3 Aston, 1 HARPER, 1 The Alana, plus 5 favehotel.

Dan, khusus untuk yang disebut terakhir, telah dimulai dengan pengoperasian favehotel S. Parman – Medan (131 kamar), medio Mei lalu.

Sedangkan pada Agustus ini, Archipelago International resmi meluncurkan favehotel Bandara - Tangerang (164 kamar) serta favehotel Tuban - Jawa Timur dengan daya tampung 105 kamar.

Alhasil, dengan kehadiran favehotel S. Parman – Medan, favehotel Bandara - Tangerang, dan favehotel Tuban - Jawa Timur, Archipelago International pun telah mengoperasikan 51 favehotel dengan total 6.520 kamar.

Kelak, bila tak ada halangan, jumlah kamar itu dipastikan bertambah lantaran Archipelago International masih memiliki agenda pembukaan favehotel Tasikmalaya (155 kamar), favehotel Madiun (62 kamar) milik PT Bumi Pengembangan Perkasa, dan favehotel Sorong - Papua Barat (75 kamar) yang berada dalam naungan PT Bintang Papua Hotelindo.

Dalam catatan Berita-Bisnis, sampai sekarang, Jabodetabek masih merupakan area utama penyebaran favehotel. Di wilayah pemasaran ini, Archipelago International mengelola 16 favehotel.

Di posisi kedua adalah Jawa Barat dan menyusul Jawa Timur dengan 6 favehotel, yang beroperasi di Bojonegoro, Madiun, Surabaya, serta di Kediri. (BB/as/Christov)

Berhubungan Dengan:
(Berita-Bisnis) - Setelah mengelola Favehotel Wachid Hasyim, Kemang, Pasar
(Berita-Bisnis) - Setelah membuka secara resmi Ibis Styles Bali Benoa dan I
(Berita-Bisnis) - Seperti yang telah direncanakan sebelumnya, jaringan mana