Berita Bisnis

PACU BISNIS, KINO RANGKUL MALEE CAPITAL COMPANY LIMITED

Menopang perkembangan usaha. (Foto: Ist)Menopang perkembangan usaha. (Foto: Ist)(Berita-Bisnis) - Selain determinasi, kejelian dan keberanian untuk menangkap peluang memang sangat dibutuhkan untuk mengarungi ranah bisnis fast moving consumer goods yang terbilang sangat dinamis.

Satu kondisi yang tampaknya diamini oleh PT Kino Indonesia Tbk, salah satu pelaku usaha fast moving consumer goods terkemuka di pasar domestik.

Buktinya, Kino Indonesia baru saja merangkul Malee Capital Company Limited untuk mendorong penjualan produk perawatan dan pemeliharaan tubuh serta produk minumannya di kemudian hari.

Persisnya, baik Kino Indonesia maupun Malee Capital Company Limited sepakat membentuk dua perusahaan patungan yang bertajuk PT Kino Malee Indonesia dan Malee Kino (Thailand) Company Limited.

Kata Finance Corporate Division Head Kino Indonesia, Budi Muljono, masing-masing perusahaan baru itu kelak berbagi tugas guna menopang perkembangan usaha pihaknya dan Malee Capital Company Limited.

Ambil contoh, Malee Capital Company Limited. Perusahaan ini bakal menjajakan beragam produk perawatan dan pemeliharaan tubuh serta farma besutan Kino Indonesia di pasar Thailand.

Sementara itu, Kino Malee Indonesia akan mengimpor, memasarkan, mendistribusikan, dan menjual produk minuman Malee di Indonesia.

Kino Indonesia mengabarkan, pihaknya menjadi pemegang saham mayoritas (51 persen) di Kino Malee Indonesia. Sebaliknya, di Malee Kino (Thailand) Company Limited, Kino Indonesia menguasai 49 persen saham.

Kino Indonesia juga menginformasikan, kehadiran produk minuman Malee di pasar domestik, dengan sendirinya bakal melengkapi portofolio segmen minumannya.

Bahkan, lebih dari itu, Kino Indonesia sendiri optimistis, Malee -yang dikenal luas sebagai produk jus buah dan air kelapa populer di Thailand- akan memperoleh respon positif dari konsumen di pasar domestik.

Berita-Bisnis mencatat, dalam rangka mengembangkan usahanya, Kino Indonesia pun telah mengambilalih merek Jamu Dua Putri Dewi, pada tahun lalu.

Di saat yang sama, Kino Indonesia -memiliki 19 merek dengan 16 kategori produk- juga sudah menggelar aksi akuisisi terhadap bisnis Grup Ristra. (BB/as/Christov)

Berhubungan Dengan:
(Berita-Bisnis) - Melanjutkan kampanye Frutarian yang telah dimulai sejak t
(Berita-Bisnis) - Langkah PT Unilever Indonesia Tbk di bisnis teh celup tam
(Berita-Bisnis) - Pada akhir medio September nanti, perusahaan minuman non