Berita Bisnis

GANDENG ARTOTEL, WIKA GEDUNG LANSIR DE BRAGA BY ARTOTEL

Lantai dan kamar de Braga by Artotel dihiasi beragam karya seni kontemporer. (Foto: Ist)Lantai dan kamar de Braga by Artotel dihiasi beragam karya seni kontemporer. (Foto: Ist)(Berita-Bisnis) - Bila merujuk lamannya, PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk (WIKA Gedung) resmi merambah bisnis properti ke arah investasi dan konsesi, sejak lima tahun silam.

Selain untuk memetik hasil dari recurring income, lini bisnis (investasi dan konsensi) itu pun digarap demi menopang pertumbuhan yang berkelanjutan di masa mendatang.

Salah satu contohnya adalah Tamansari Tera Bandung. Di saat yang sama, WIKA Gedung juga memproyeksikan pendapatan berulang dari proyek Tamansari Mahogany Karawang dan Tamansari Prospero Sidoarjo.

Adapun di ranah bisnis hospitality, WIKA Gedung mengembangkan hotel baru yang terletak di kawasan Jalan Braga, Bandung, Jawa Barat, via skema Build-Operate-Transfer dengan PT Sarinah selaku pemilik lahan.

Dan, tepat pada pertengahan Agustus 2018, serta dengan menggandeng Artotel Group sebagai pengelolanya, WIKA Gedung pun membuka hotel anyar tadi dengan tajuk de Braga by Artotel.

Kata CEO Arotel Group, Erastus Radjimin, hotel baru itu memiliki 112 kamar yang mencakup tipe Studio 25, Studio 35, serta de Braga Suite.

Dijelaskan pula, setiap lantai dan kamar de Braga by Artotel dihiasi beragam karya seni kontemporer yang berasal dari kolaborasi bersama tujuh seniman muda Bandung.

Selain itu, tambahnya, de Braga by Artotel juga dilengkapi dengan kolam renang, restoran, KUNST Bistro, Terrace Cafe, enam ruang pertemuan, plus galeri pameran seni.

Berita-Bisnis mencatat, de Braga by Artotel merupakan hotel perdana dari segmen Curated Collections (koleksi hotel butik yang dikelola oleh Artotel Group dengan mengibarkan label hasil kesepakatan dengan investor) milik Artotel Group.

Di sisi lain, de Braga by Artotel juga tergolong sebagai hotel ke-6 yang sudah dioperasikan oleh Artotel Group, sampai saat ini.

Patut juga diketahui, melalui kolaborasi yang terjalin dengan PT Indonesia Tourism Development Corporation, WIKA Gedung saat ini sedang mengembangkan Hotel Pullman di Kawasan Ekonomi Khusus Mandalika, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat.

Dengan menempati lahan seluas 27 ribu meter persegi, hotel tersebut dirancang berkapasitas 250 kamar, 20 vila, dan ruang pertemuan dengan daya tampung mencapai 300 orang. (BB/as/Christov)

Berhubungan Dengan:
(Berita-Bisnis) - Setelah mengelola Favehotel Wachid Hasyim, Kemang, Pasar
(Berita-Bisnis) - Sukses dengan penjualan klaster yang diluncurkan tahun la
(Berita-Bisnis) - Meningkatnya penjualan unit apartemen dan tanah kavling t