Berita Bisnis

BUKA HERBAL BAR, JAMU IBOE JAYA BERUPAYA PERBESAR PANGSA PASAR

Mendorong terbentuknya gaya hidup untuk meminum jamu. (Foto: Ist)Mendorong terbentuknya gaya hidup untuk meminum jamu. (Foto: Ist)(Berita-Bisnis) - Kejelian mencermati dinamika pasar, terutama perilaku konsumen, sesungguhnya merupakan bekal yang sangat penting bagi pelaku usaha.

Tak terkecuali, bagi para pebisnis yang berkecimpung di industri herbal, khususnya di arena bisnis jamu.

Dalam hal ini, strategi yang ditempuh oleh PT Jamu Iboe Jaya yang berbasis di Surabaya, Jawa Timur, ini pun layak untuk disimak.

Bagaimana tidak. Sejak beberapa waktu lalu, Jamu Iboe Jaya telah menggelar program regenerasi yang seirama dengan dinamika pasar guna mendukung pertumbuhan usahanya di masa mendatang.

Salah satunya adalah melakukan regenerasi produk jamu besutannya dalam bentuk kemasan sachet serta gelas ready-to-drink.

Di saat yang sama, Jamu Iboe Jaya juga menggelar aksi pemasaran yang lebih agresif, yakni aktif menyambangi para pedagang kecil dan memperkuat penetrasinya ke pasar tradisional.

Plus, memperluas sekaligus mengubah penampilan gerai Herbal Bar agar lebih menarik bagi konsumen, termasuk segmen anak muda yang menjadi targetnya.

Hasilnya, penjualan Jamu Iboe Jaya pun diklaim mampu meningkat sebesar tujuh persen, per medio Mei tahun lalu.

Belakangan, strategi tersebut kembali diterapkan lewat pembukaan gerai anyar Herbal Bar di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sidoarjo, yang berada di bilangan Jalan Mojopahit, Sidoarjo, Jawa Timur.

Kata Product Group Manager Jamu Iboe Jaya, Perry Angglishartono, selain sebagai bagian dari upaya mendorong terbentuknya gaya hidup untuk meminum jamu, kehadiran gerai baru tersebut juga diarahkan untuk memperbesar pangsa pasar pihaknya di Jawa Timur.

Ditambahkan pula, Herbal Bar RSUD Sidoarjo merupakan gerai ketiga Herbal Bar yang dibuka di dalam rumah sakit, setelah Herbal Bar RSUD Dr. Soetomo Surabaya dan Herbal Bar RSUD Saiful Anwar Malang.

Berita-Bisnis mencatat, hingga saat ini, Jamu Iboe Jaya telah mengoperasikan 30 gerai yang tersebar di Bali, Medan, Jakarta, Surabaya, dan Malang.

Dan, dari jumlah itu, sebagian besar gerai dilansir di berbagai pusat perbelanjaan di Surabaya, seperti di Maspion Square, City of Tomorrow, Pakuwon Mal, serta Tunjungan Plaza.

Ke depan, bila tak ada halangan, Jamu Iboe Jaya berencana menghadirkan gerai serupa di areal kampus, melengkapi gerai sejenis yang saat ini sudah beroperasi di Universitas Surabaya.

Patut juga diketahui, volume penjualan Jamu Iboe Jaya berhasil naik sebanyak lima persen, sampai medio September 2018.

Dan, masih dalam kurun waktu yang sama, nilai penjualannya juga tumbuh sebesar 12 persen jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya, dengan kontributor utama penjualan (90 persen) berasal dari wilayah pemasaran Pulau Jawa. (BB/as/Luki)

Berhubungan Dengan:
(Berita-Bisnis) - Jamak terjadi dan seolah diamini, jadwal peluncuran sebua
(Berita-Bisnis) - Di tengah persaingan bisnis rumah sakit yang semakin keta
(Berita-Bisnis) - Jika semuanya berjalan mulus, maka pada tahun depan, Cipu