Berita Bisnis

KIPRAH INTIKERAMIK DI BISNIS HOSPITALITY

Mengepakkan sayap usahanya. (Foto: Ist)Mengepakkan sayap usahanya. (Foto: Ist)(Berita-Bisnis) - Sulit untuk dibantah, senyum sejatinya menghampiri wajah para petinggi PT Intikeramik Alamasri Industri Tbk, pertengahan pekan lalu. 

Bagaimana tidak, rencana pebisnis keramik yang berbasis di Kawasan Industri Palm Manis, Tangerang, Banten, ini untuk mengepakkan sayap usahanya ke pentas bisnis hospitality, didukung oleh peserta Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa-nya, ketika itu.

Alhasil, bila tak ada halangan, Intikeramik Alamasri Industri pun bakal menggelar right issue pada kuartal keempat tahun ini, guna mengincar dana segar Rp 193 miliar.

Kata Direktur Utama Intikeramik Alamasri Industri, Teuku Johas Raffli, hasil right issue tersebut akan dimanfaatkan untuk mengakuisisi PT Saka Mitra Sejati serta PT Hotel Properti International.

Ditambahkan pula, masing-masing rencana akuisisi tadi diperkirakan menelan Rp 68,50 miliar untuk Saka Mitra Sejati dan Rp 113,85 miliar untuk mengambilalih Hotel Properti International.

Lebih dari itu, Intikeramik Alamasri Industri juga berniat menambah portofolio hotelnya di masa mendatang, baik lewat akuisisi perusahaan maupun pembangunan hotel anyar.

Dalam catatan Berita-Bisnis, Intikeramik Alamasri Industri sebelumnya telah memiliki agenda untuk berkiprah lebih jauh di ranah bisnis hospitality di pasar domestik.

Lewat anak usahanya PT Mahkota Artha Mas, misalnya, Intikeramik Alamasri Industri berencana menghadirkan hotel baru berkapasitas 150 kamar dan 10 vila di atas lahan seluas 2,3 hektar di Ubud, Bali.

Dan, sampai sekarang, desain hotel anyar ini pun diklaim sudah selesai dikerjakan oleh Popo Danes serta John Petigrew yang berperan sebagai landscape consultant-nya.

Lantas, via PT Mahkota Properti Indo Medan, Intikeramik Alamasri Industri bakal mengembangkan boutique hotel anyar di atas lahan seluas 599 meter persegi di kawasan Jalan Iskandar Muda, Medan, Sumatera Utara.

Adapun melalui PT Realindo Sapta Optima, yang diakuisisi berbekal dana sebesar Rp 120 miliar, Intikeramik Alamasri Industri sedang menyiapkan pembukaan JW Marriott Ubud yang memiliki 72 kamar dan 28 vila.

Hotel bintang lima ini dibangun di lahan seluas 6,9 hektar serta bakal dilengkapi dengan beragam fasilitas, seperti dua restoran, function room, wedding venue, dua kolam renang, dan lain sebagainya.

Intikeramik Alamasri Industri berharap proses pembangunan JW Marriott Ubud akan rampung pada pertengahan tahun depan.

Patut juga diketahui, Saka Mitra Sejati sendiri menaungi hotel bintang empat Saka Hotel Premiere Medan (108 kamar) yang dikelola oleh LA'RIZ Hotels Management.

Sedangkan, Hotel Properti International memiliki Salak Tower Hotel (150 kamar) yang berada di bilangan Jalan Salak, Bogor, Jawa Barat. (BB/as/Luki)

Berhubungan Dengan: