Berita Bisnis

AGUSTUS MENDATANG, MERCURE HOTEL BENGKULU DIRENCANAKAN BEROPERASI

Portofolionya dipastikan bertambah. (Foto: Ist)Portofolionya dipastikan bertambah. (Foto: Ist)(Berita-Bisnis) - Reputasi AccorHotels di ranah bisnis hospitality pasar domestik, sesungguhnya tak perlu diragukan lagi.

Bagaimana tidak. Awal medio April 2018, AccorHotels sudah mengelola 115 hotel di Indonesia, dengan porsi terbanyak (92 hotel) dibuka di Jawa, Bali, dan Lombok.

Belakangan, tepatnya pada awal September tahun lalu, jumlah hotel kelolaannya pun berubah menjadi 124 hotel, yang mengibarkan berbagai brand, seperti Fairmont, Pullman, ibis, ibis style, ibis budget, Novotel, all seasons, Raffles, Grand Mercure, MGallery by Sofitel, Sofitel, serta Mercure.

Dan, khusus untuk merek yang disebut terakhir, AccorHotels sendiri telah mengoperasikan 21 properti, dalam kurun waktu tersebut.

Ke depan, portofolio Mercure di Indonesia diperkirakan bertambah seiring rencana peluncuran Mercure Batavia Hotel milik Duniatex Group, yang berada di bilangan Jalan Kali Besar Barat, Roa Malaka, Tambora, Jakarta Barat.

Tak terkecuali, agenda pembukaan hotel anyar bertajuk Mercure Hotel Bengkulu, yang terletak di kawasan Jalan S. Parman, Padang Jati, Bengkulu.

Asal tahu saja, hotel bintang empat yang berada dalam naungan PT Graha Bengkulu Makmur ini, telah menggelar seremoni peletakan batu pertama (groundbreaking), pada medio Januari 2018.

Dan, ketika itu pula, Graha Bengkulu Makmur mengungkapkan, hotel 11 lantai berkapasitas 167 kamar tersebut diproyeksikan beroperasi pada medio Agustus 2019.

Berita-Bisnis mencatat, sampai awal Desember 2018, Jakarta merupakan area komersil utama sebaran Mercure Hotel, yakni sebanyak enam hotel.

Salah satunya adalah Mercure Convention Centre Ancol (436 kamar) yang dikenal luas sebagai Mercure perdana di Indonesia. Selebihnya, Mercure Jakarta Kota Hotel (243 kamar) dan Mercure Jakarta Simatupang (232 kamar).

Plus, Mercure Jakarta Sabang (166 kamar), Mercure Jakarta Cikini (207 kamar), serta Mercure Jakarta Pantai Indah Kapuk (240 kamar), yang dirilis Januari 2018.

Di peringkat berikutnya, Bali menyusul dengan lima hotel, yaitu Mercure Resort Sanur (196 kamar), Mercure Bali Harvestland Kuta (166 kamar), Mercure Kuta Bali (130 kamar), Mercure Bali Nusa Dua (201 kamar), dan Mercure Bali Legian (317 kamar)

Setelah itu, area komersil Jawa Barat, yang diramaikan dengan kehadiran Mercure Bandung City Centre (176 kamar), Mercure Karawang (242 kamar), serta Mercure Nexa Bandung Supratman (181 kamar).

Patut juga diketahui, enam properti dari 21 Mercure Hotel yang dikelola oleh AccorHotels, sampai September 2018, berada dalam naungan pemilik yang sama ataupun berafiliasi.

Ambil contoh, Mercure Convention Centre Ancol. Hotel yang dilansir pada tahun 2001 ini dimiliki PT Jakarta Setiabudi International Tbk, yang juga mengendalikan Mercure Resort Sanur.

Lantas, Mercure Kuta Bali yang dibangun PT Indo Wisata Indah Persada, berafiliasi dengan PT Metro East Graha Wisata yang mengembangkan Mercure Bandung City Centre.

Sementara itu, Graha Bengkulu Makmur yang menggagas Mercure Hotel Bengkulu, ditengarai memiliki hubungan yang erat dengan PT Jakarta Intiland/PT Ramayana Lestari Sentosa Tbk (Ramayana Group), yang menaungi Mercure Jakarta Sabang. (BB/as/Christov)

Berhubungan Dengan:
(Berita-Bisnis) - Setelah mengelola Favehotel Wachid Hasyim, Kemang, Pasar
(Berita-Bisnis) - Dalam rangka memberikan nilai tambah kepada pengunjung Tr
(Berita-Bisnis) - Setelah membuka secara resmi Ibis Styles Bali Benoa dan I