Berita Bisnis

BANGUN PROPERTI RILIS WARALABA AUTOPILOT MANAGEMENT UNTUK BISNIS PROPERTI

Memberikan kemudahan bagi investor. (Foto: Ist)Memberikan kemudahan bagi investor. (Foto: Ist)(Berita-Bisnis) - Jika Anda memiliki tanah seluas minimal 5 ribu meter persegi dan hanya berbekal modal kecil, sementara keinginan untuk menjadi developer begitu besar, jangan ragu dengan niat itu.

Perihal sistem manajemen dan sumber daya manusia yang diperlukan untuk mewujudkan rencana itu kini sudah tersedia berkat Konsep Bahana Paramarta, sistem kemitraan dengan pola autopilot management yang ditawarkan PT Bangun Properti Indonesia.

Bagi investor, cukup menyetor modal dana sebanyak Rp 750 juta hingga Rp 2 miliar, maka konsep waralaba itu bisa segera dioperasikan.

Menurut Bambang Subagio Ho, Presiden Direktur PT Bangun Properti Indonesia, pemilik hak franchise Bahana Paramarta, dana yang disetor bakal digunakan untuk biaya kantor, mobil operasional, pemasaran dan promosi, perijinan dan legalitas, jalan dan saluran, rumah contoh, pagar tembok klaster, JTR dan PJU, pintu gerbang dan taman, papan nama perumahan dan billboard plus biaya operasional kantor selama 5 bulan pertama.

Ditambahkan, konsep waralaba Bahana Paramarta memberikan kemudahan bagi investor karena tidak perlu memikirkan teknis bisnis sebab autopilot management bakal diterapkan mulai dari perencanaan, perizinan konstruksi hingga penjualan.

Bahana Paramarta fokus pada pengembangan hunian pada kelompok harga Rp 80 juta - Rp 120 juta (sederhana), Rp 200 juta - Rp 300 juta (menengah), dan Rp 450 juta - Rp 700 juta (menengah atas).

Bangun Properti Indonesia sendiri merupakan perusahaan pemilik waralaba yang didirikan oleh para praktisi bisnis properti yang bergabung dalam didA Group, perusahaan pengembang perumahan yang berdiri sejak tahun 2002. (BB/Luki)

Berhubungan Dengan:
(Berita-Bisnis) - Sukses dengan penjualan klaster yang diluncurkan tahun la
(Berita-Bisnis) - Meningkatnya penjualan unit apartemen dan tanah kavling t
(Berita-Bisnis) - Kiprah PT Agung Podomoro Land Tbk. di pentas bisnis prope