Berita Bisnis

CHATIME, PRIMADONA BARU ACE HARDWARE

Berupaya menggenjot kontribusi Chatime. (Foto: Ist)Berupaya menggenjot kontribusi Chatime. (Foto: Ist)(Berita-Bisnis) - Saat bulan puasa kemarin, pengunjung gerai Ace Hardware memperoleh kejutan yang lumayan menggembirakan. Terutama kalau berbelanja pada setiap hari Senin dari jam 4 sampai 6 sore di gerai Ace Hardware di Bintaro, Gandaria City, Living World Alam Sutera, Mal Pondok Indah 1, Central Park, dan beberapa gerai lainnya.

Pengunjung bakal kebagian satu regular cup buble tea, pearl milk tea atau pun passion fruit green tea. Tapi, dengan catatan, nominal belanja minimal Rp 500 ribu. Hasilnya, ChatimeĀ  "laris manis". Namun sayang, data akurat perihal total jumlah buble tea Chatime yang tersaji, tidak terungkap.

Yang jelas, PT Ace Hardware Indonesia Tbk. -pengelola 69 gerai Ace Hardware- punya tujuan tersendiri ketika menerapkan strategi itu. Selain bermaksud menjaga loyalitas pelanggannya, Ace Hardware Indonesia sekaligus mempromosikan buble tea asal Taiwan tersebut.

Bukan apa-apa. Ace Hardware Indonesia adalah pemegang hak tunggal franchise buble tea Chatime di Indonesia. Dan, untuk tahun ini, anak usaha PT Kawan Lama Sejahtera itu berupaya menggenjot kontribusi Chatime terhadap total pendapatan perusahaan.

Berkaitan dengan hal itu, Ace Hardware Indonesia pernah menyampaikan informasi bakal membuka kurang lebih 30 gerai baru Chatime sepanjang tahun 2012. Bisakah?

Tanpa bermaksud mendahului rencana yang sudah disusun, target itu bukanlah hal yang sulit bagi Ace Hardware Indonesia mengingat space yang dibutuhkan untuk menghadirkan gerai Chatime tidak seberapa luas. Buktinya, di beberapa lokasi yang sudah beroperasi, gerai Chatime tampak hadir "ala kadarnya". Yang penting, antrian mengular dan fulus pun mengalir deras.

Februari 2011 adalah saat awal Ace Hardware Indonesia membuka gerai perdana Chatime di pusat perbelanjaan Living World Alam Sutera, Tangerang. Sepanjang tahun itu pula, Ace Hardware Indonesia hanya mengoperasikan sembilan gerai.

Kata Teresa Wibowo, Advertising & Promotion Departement Head Ace Hardware Indonesia, ketika itu, selama masa perdana, pihaknya berusaha memahami learning curve dan memastikan semua proses serta langkah bisnis di segmen food & beverage tersebut, berjalan dengan baik.

Hingga tahun 2013 bakal  mengoperasikan 200 gerai. (Foto: Ist)Hingga tahun 2013 bakal mengoperasikan 200 gerai. (Foto: Ist)Akan halnya tahun ini, cerita tentu saja sudah berbeda. Lewat pengalaman di beberapa gerai, Ace Hardware Indonesia tampak lebih percaya diri untuk meningkatkan performa Chatime.

Dan, yang lebih membanggakan lagi adalah sejak awal September 2012, buble tea Chatime tersedia di armada Air Asia untuk rute penerbangan Jakarta-Bali. Kondisi ini sama seperti sebelumnya sewaktu pada medio Juli lalu, buble tea Chatime ditawarkan di armada penerbangan Malaysia AirAsia.

Produk buble tea Chatime tersedia dalam dua pilihan rasa, yakni Roasted Milk Tea with Red Bean dan Mango Green Tea with Rainbow Jelly. Keduanya dibanderol dengan harga masing-masing senilai RM8 dalam ukuran regular size.

Singkat cerita -pelan tapi pasti- pamor Chatime terdongkrak. Konsumen memberikan respon yang sangat positif. Itu pula sebabnya, Ace Hardware Indonesia kemudian merevisi target pembukaan gerai Chatime. Terhitung mulai dari tahun ini sampai tahun depan, Ace Hardware Indonesia berambisi mengoperasikan total 200 gerai Chatime. Hasrat itu disampaikan oleh Engeline Tija, Direktur Pemasaran Kawan Lama Retail, ke media, belum lama ini.

Asal tahu saja, Ace Hardware Indonesia adalah bagian tak terpisahkan dari Kawan Lama Sejahtera, commercial & industrial supply company, yang mengendalikan delapan merek ritel, mulai dari Ace Hardware, Informa, Pendopo, Bike Collony, Toys Kingdom, Dr Kong, Office 1 Superstore sampai gerai Chatime. Dalam operasionalnya, delapan merek ritel tersebut dikoordinasikan lini bisnis Kawan Lama Retail.

Khusus untuk Chatime, Ace Hardware Indonesia tercatat telah memboyong minuman yang menyasar anak muda sebagai target pasarnya itu ke Solo. Persisnya, gerai Chatime sudah beroperasi di Solo Square. Pun di Istana Plaza Bandung, Bali, dan di Surabaya. Besar kemungkinan daerah-daerah potensial lainnya bakal segera menyusul seiring rencana ekspansi 200 gerai Chatime.

Jujur, dari segi usia, Ace Hardware Indonesia sesungguhnya terbilang baru terjun ke bisnis buble tea. Jauh sebelumnya, cukup banyak brand dan jenis yang nyaris sama menggeluti usaha ini. Bahkan, tak jarang, buble tea dijajakan bersamaan dengan aneka minuman lainnya di dalam satu gerai.

Adapun gerai lain yang tampak mengkhususkan diri menawarkan buble tea adalah Boba Inc Bubble Tea yang telah hadir di menara perkantoran UOB Plaza dan di gedung ANZ Square. Selain itu, Boba Inc Bubble Tea dapat ditemui di Belleza Permata Hijau, fX lifestyle centre Senayan, dan Mall Taman Anggrek. Semuanya berlokasi di Jakarta.

Memperoleh respon  positif dan fulus pun mengalir deras. (Foto: Ist)Memperoleh respon positif dan fulus pun mengalir deras. (Foto: Ist)Di samping itu, ada juga Calais Tea yang beroperasi di Central Park, Kuningan City, dan Supermall Karawaci plus Addictea yang terletak di Plaza Indonesia.

Seperti yang diungkapkan Engeline Tija, sumbangan gerai Chatime memang belum seberapa bila dibandingkan dengan gerai Ace Hardware dan Informa sekalipun. Akan tetapi jika mengacu ke rencana pembukaan 200 gerai hingga tahun depan, bukan tidak mungkin Chatime akan menjadi primadona baru di radar bisnis Ace Hardware Indonesia dan Kawan Lama Sejahtera.

Paling tidak bisa meningkatkan total kontribusi pos penjualan produk gaya hidup Ace Hardware Indonesia yang selama semester pertama tahun ini sudah memberikan andil sebanyak Rp 511,74 miliar.

Sekedar informasi, mulai dari Januari sampai akhir Juni 2012, Ace Hardware Indonesia berhasil membukukan pendapatan sebanyak Rp 1,429 triliun. Peringkat pertama penyumbang penjualan adalah produk perbaikan rumah sebanyak Rp 894,12 miliar. Urutan kedua diduduki produk gaya hidup senilai Rp 511,74 miliar dan menyusul produk permainan dengan sumbangan sebesar Rp 23,202 miliar.

Pendapatan lain berasal dari penjualan konsinyasi dan biaya konsinyasi yang masing-masing tercatat sebesar Rp 55,03 miliar dan Rp 41,98 miliar. (BB/dbs/Christov)

Berhubungan Dengan:
(Berita-Bisnis) - Mengacu kepada data yang dirilis Pusat Data dan Informasi
(Berita-Bisnis) - Bila tak halangan maka pada akhir medio Oktober ini, PT H
(Berita-Bisnis) - Hari ini, PT Ace Hardware Indonesia Tbk resmi mengoperasi