Berita Bisnis

GELIAT BISNIS CONVENIENCE STORE & MINIMARKET

Tahun 2013, total convenience store 750 gerai. (Foto: Ist)Tahun 2013, total convenience store 750 gerai. (Foto: Ist)(BeritaBisnis) - Bisnis convenience store dan minimarket kini semakin sesak dengan kehadiran convenience store Lawson yang berlokasi di Kemang, Jakarta Selatan.

Convenience store asal Jepang tersebut dikelola oleh PT Midi Utama Indonesia Tbk. dan didesain secara khusus sebagai tempat hang out anak-anak muda.

 

Tahun 2012, PT Midi Utama Indonesia Tbk. menargetkan bakal menghadirkan 50 gerai kafe Lawson.

Selain meluncurkan Lawson, PT Midi Utama Indonesia Tbk. (pengelola 248 minimarket Alfamidi) juga menghadirkan convenience store Alfa Express. Hingga akhir tahun 2010, PT Midi Utama Indonesia Tbk. telah mengoperasikan 161 gerai Alfa Express (96 gerai diantaranya berlokasi di Surabaya).

Sedangkan PT Indomarco Prismatama, pemilik gerai Indomaret, saat ini memiliki 5.004 gerai Indomaret di seluruh Indonesia. Dari jumlah tersebut, yang menggunakan sistem waralaba sebanyak 1.915 gerai.

PT Indomarco Prismatama mengelola Indomaret umum dan convenience store Point Indomaret. Total convenience store Point Indomaret saat ini sejumlah 41 gerai dan berlokasi di seluruh Indonesia, seperti di Stasiun Gambir dan Stasiun Senen, Jakarta. Jumlah Point Indomaret ditargetkan akan menjadi 81 gerai.

Sementara itu, PT Hero Supermarket Tbk. mengelola 129 gerai Starmart yang menyasar area perkantoran dan apartemen. PT Ramayana Lestari Sentosa sendiri memiliki 6 Orange Mart yang berlokasi seperti di Kediri dan Garut. Orange Mart diposisikan sekaligus sebagai tempat rekreasi.

Sedangkan, PT Circle K Indonesia (pengelola convenience store Circle K) telah mengoperasikan 300 gerai di enam kota besar (Batam, Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Surabaya, dan Bali) dengan target pengembangan 50-100 outlet baru.

Berdasarkan catatan Berita-Bisnis, khusus 7-Eleven yang dikelola PT Modern PutraIndonesia baru memiliki 42 outlet yang tersebar di Jakarta. Hingga akhir tahun 2011, angka tersebut diharapkan meningkat menjadi 57 outlet.

Menurut data Nielsen Indonesia, pada tahun 2010, jumlah total convenience store di Indonesia (toko ritel yang fokus menjual produk fast moving non sembako dan memiliki konsep gerai seperti tempat hangout) sebanyak 450 gerai. Pada tahun 2013, angka tersebut diperkirakan bakal menjadi 750 gerai.

 

 

Berhubungan Dengan:
(Berita-Bisnis) - Bercermin dari keberhasilan penjualan e-voucher MOLPoints
(Berita-Bisnis) - Dalam rangka merayakan 75 tahun usia Larutan Penyegar Cap
(Berita-Bisnis) - Dalam kerangka program peningkatan pelayanannya, PT Keret