Berita Bisnis

PURWA CARAKA DAN YAMAHA, DUA NAMA PALING TOP DI BISNIS KURSUS MUSIK

Purwa Caraka dan Yamaha adalah dua nama yang paling sering diingat. (Foto: Ist)Purwa Caraka dan Yamaha adalah dua nama yang paling sering diingat. (Foto: Ist)(Berita-Bisnis) - Pertengahan Juli tahun lalu, Purwa Caraka Music Studio mencatat prestasi tingkat internasional. Mereka memperoleh 2 Gold Diploma sekaligus menjadi juara pertama pada 2 kategori yang diperlombakan pada festival paduan suara tingkat internasional “A Voyage of Songs” yang digelar di Zhuhai, China, mulai dari tanggal 11 hingga 15 Juli 2011.

Hebatnya lagi, Purwa Caraka Music Studio Choir berhasil unggul dari para pesaingnya yang berasal dari China, Hongkong, Singapura, Filipina, dan negara-negara lainnya.

Penghargaan itu sesungguhnya bukanlah prestasi internasional yang pertama bagi Purwa Caraka Music Studio. Sebelumnya, sederet medali dan piagam penghargaan, baik nasional maupun internasional, telah berhasil dikumpulkan oleh anak didik Purwa Caraka Music Studio.

Itu sebabnya, bukan hal aneh bila setiap tahunnya lebih dari 20 ribu siswa baru dari beragam rentang usia beramai-ramai mendaftarkan diri ke Purwa Caraka Music Studio yang tersebar di berbagai lokasi di seluruh Nusantara.

Purwa Caraka Music Studio dirintis pertama kali oleh maestro musik Purwa Caraka sekitar 20 tahun lalu. Hingga saat ini, dari head operation center-nya yang berlokasi di BSD City, Tangerang dan Jl. Sriwijaya, Bandung itu, tak kurang dari 76 kantor cabang telah dibuka di berbagai wilayah, seperti Jabodetabek, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Bali, hingga Nusa Tenggara.

Yang terbaru adalah relaunching Purwa Caraka Musik Studio cabang Kelapa Gading. Cabang yang baru saja memiliki gedung sendiri itu secara resmi dioperasikan sejak tanggal 9 Januari lalu.

Sulit dipungkiri, Purwa Caraka Music Studio adalah satu nama yang sudah nge-top di sebagian besar masyarakat bila ingin belajar musik. Maklumlah, Purwa Caraka Music Studio punya kurikulum lengkap update yang terus menerus dikembangkan oleh si pemilik.

Paralel dengan kondisi itu, gedung dan tempat kursusnya juga selalu dirancang dan didesain agar mampu mendukung kenyamanan peserta didiknya. Ambil contoh, Purwa Caraka Music Studio Kelapa Gading yang dilengkapi dengan instrumen musik lengkap termutakhir plus sistim akustik modern. Lebih dari itu, Purwa Caraka Musik Studio pun rajin menggelar konser dan resital sebagai bagian dari program pengajarannya.

Purwa Caraka Music   Studio memiliki 76 kantor cabang. (Foto: Ist)Purwa Caraka Music Studio memiliki 76 kantor cabang. (Foto: Ist)Musisi Aminoto Kosin juga tampaknya tidak mau ketinggalan berkecimpung di bisnis kursus  musik ini. Dari kantor pusatnya yang berlokasi di kawasan Puri Indah, Jakarta Barat, Aminoto Kosin mengembangkan beberapa lokasi kursus musik, seperti di Karawaci, Tangerang. Namun, jika dibandingkan dengan Purwa Caraka Musik Studio, jumlah outlet Aminoto Kosin Music School memang belum seberapa.

Tak terkecuali Music School of Indonesia yang bermula dari sebuah sekolah musik khusus gitar di bilangan Pondok Indah. Kendati menyediakan variasi pendidikan musik seperti Guitar School of Indonesia, Bass School of Indonesia, Drum School of Indonesia, Keyboard School of Indonesia, dan Vocal School of Indonesia, Music School of Indonesia sampai saat ini baru hadir di Pondok Indah, Tebet, Kelapa Gading, dan Surabaya.

Sama halnya dengan Jakarta Music School yang dibangun oleh Dr. Kuei Pin Yeo pada tahun 1983. Hingga sekarang, Jakarta Music School baru hadir di enam lokasi, yaitu di kawasan Jakarta Pusat, Jakarta Utara, Jakarta Selatan, Jakarta Timur, Jakarta Barat, dan Serpong.

Pentas bisnis yang satu ini memang tidak seriuh panggung bisnis yang lain. Bahkan ada kesan kuat yang muncul, ranah bisnis ini hanya digeluti oleh mereka-mereka yang punya hubungan erat dengan musik atau berkarir di bidang musik.

Kalau pun ada yang tertarik ingin menggelutinya dan kebetulan tidak berasal dari kalangan industri musik, biasanya pengusaha tersebut membeli hak franchise dari brand tertentu yang sudah populer. Contohnya, membeli lisensi dari Yayasan Musik Indonesia yang menerapkan sistem pendidikan musik Yamaha.

Yayasan yang berinduk ke Yamaha Music Foundation Jepang dan memiliki lini bisnis utama kursus musik ini, sampai sekarang telah memiliki lebih dari 105 sekolah musik sub-lisensi yang tersebar di seluruh Indonesia. Semuanya, menyediakan pendidikan piano, electone, gitar, drum, maupun pendidikan musik untuk anak-anak serta kursus musik pop.

Dan, guna melayani permintaan lisensi, Yayasan Musik Indonesia secara khusus menyediakan dua kantor yang berlokasi di Jakarta dan Surabaya, yaitu di kantor pusat Yayasan Musik Indonesia serta di Yayasan Musik Indonesia Citarum, Surabaya.

Dalam operasional sehari-hari, Yayasan Musik Indonesia didukung lebih dari seribu tenaga pengajar yang menerapkan sistem pendidikan musik Yamaha dengan 3 ciri khas-nya (timely education, group lesson, emphasis on creativity).

Sistem pendidikan musik Yamaha diterapkan di lebih dari 105 sekolah musik sub-lisensi. (Foto: Ist)Sistem pendidikan musik Yamaha diterapkan di lebih dari 105 sekolah musik sub-lisensi. (Foto: Ist)Tak berlebihan pula jika disebut ajang konser yang rutin diselenggarakan dalam naungan Yayasan Musik Indonesia kerap menjadi event yang ditunggu-tunggu banyak orang - terutama oleh anak didiknya. Misal, Yamaha PMC Indinesia yang merupakan kompetisi musik yang diperuntukkan bagi siswa-siswi Popular Music Course di sekolah musik Yamaha. Atau Junior Original Concert, Yamaha Piano Competition, dan Yamaha Electone Festival.

Selain mendukung Yayasan Musik Indonesia, Yamaha Corporation juga menghadirkan PT Yamaha Musik Indonesia yang berperan sebagai importir sekaligus distributor peralatan musik merek Yamaha, semacam piano, elektronik keyboards, gitar akustik dan elektrik, drum akustik dan elektrik, synthesizer, professional audio, alat tiup, dan lain sebagainya.

Sepintas, Purwa Caraka Musik Studio dan Yamaha adalah dua nama yang sering bergantian berada pada urutan pertama di benak banyak orang jika berbicara mengenai sekolah atau kursus musik. Satu hal yang wajar tentunya, mengingat keduanya memiliki puluhan outlet/gerai yang sudah eksis di berbagai lokasi. Kedua nama ini jugalah yang agaknya masih mendominasi pentas bisnis sekolah/kursus musik di Indonesia, sampai sekarang. (BB/dbs/Christov)








Berhubungan Dengan:
(Berita-Bisnis) - Dalam rangka meningkatkan awareness konsumen, PT Michelin
(Berita-Bisnis) - Dengan menggandeng iPaymu, lakubgt.com, dan larisbgt.com,
(Berita-Bisnis) - Pertengahan Mei ini, PT Baba Rafi Indonesia akan mulai me