Berita Bisnis

JURUS PRODIA MENJUAL CHILDLAB

Dirancang khusus untuk segmen anak-anak. (Foto: Ist)Dirancang khusus untuk segmen anak-anak. (Foto: Ist)(Berita-Bisnis) - Akhir Januari lalu, salah satu ruangan dalam ajang Kids Festival & Edufair yang digelar di Gelora Bung Karno Jakarta, ramai dipadati pengunjung. Terutama oleh para orang tua yang sebagian besar masih berusia setengah baya.

Mereka antusias mendengar penjelasan dr. Diah Syarifah yang berbicara tentang Pediatric Obesity. Dokter itu pun tampak bersemangat memaparkan segala macam hal yang berkaitan dengan topik talkshow.

Ya, talkshow itu adalah kreasi Prodia Childlab, jasa layanan baru yang dihadirkan secara resmi oleh PT Prodia Widyahusada -pemilik dan pengelola laboratorium klinik Prodia- pada pertengahan September 2011.

Menurut Dewi Muliaty, Presiden Direktur Prodia Widyahusada, dari pengalaman pihaknya selama ini, perusahaan spesialis jasa laboratorium itu melihat segmen anak memerlukan perhatian sekaligus penanganan khusus.

Pasalnya, anak-anak bukanlah miniatur orang dewasa. Organ-organ tubuhnya masih berkembang dan pola penyakitnya pun berbeda dari setiap periode usia. Mulai dari balita, anak-anak hingga remaja. Itu sebabnya -demikian asumsi berpikir Prodia Widyahusada- anak-anak butuh laboratorium yang khusus. 

Pendek cerita, Prodia ChildLab pun dibuka di Jl. Kramat Raya No. 53, Jakarta Pusat. Gerai pertama Prodia ChildLab itu menyediakan layanan khusus untuk pasien anak sejak usia neonatus (0-4 minggu) sampai usia remaja (18 tahun).

Layanan yang diberikan, antara lain, pemeriksaan laboratorium untuk berbagai kebutuhan pemeriksaan kesehatan atau diagnosis penyakit anak, entah hematologi untuk mengetahui penyakit kelainan darah atau biokimia darah untuk mengetahui penyakit metabolik (diabetes atau obesitas).

Layanan lain yang tersedia juga mencakup pemeriksaan laboratorium untuk kelainan metabolik neonatus, pemeriksaan hormon pada perkembangan anak, penyakit infeksi pada anak, plus pemeriksaan khusus lainnya.

Buka gerai baru  jika wilayah yang dibidik punya jumlah populasi keluarga muda cukup  banyak. (Foto: Ist)Buka gerai baru jika wilayah yang dibidik punya jumlah populasi keluarga muda cukup banyak. (Foto: Ist)Tentu saja, karena bersentuhan langsung dengan anak-anak, gerai tadi didandani sedemikian rupa agar bisa memberikan 'experience’ yang lebih kepada anak-anak. Selain menyediakan arena bermain, staf Prodia ChildLab pun telah dilatih agar tak lupa mengajak si anak terlebih dahulu melakukan aktivitas motorik maupun sensorik yang menyenangkan, seperti menggambar, permainan puzzle edukatif, dan mainan lainnya yang disesuaikan dengan usia anak.

Lalu, di dalam ruangan pengambilan sampel darah, tersedia juga koleksi film anak-anak yang dipakai untuk mengalihkan perhatian mereka saat proses pengambilan sampel darah dilakukan. Intinya, seluruh rangkaian proses yang berlangsung di Prodia ChildLab maupun ambience-nya, sengaja dirancang untuk memberikan kenyamanan bagi anak-anak yang merupakan market yang disasar.

Persoalannya, bagaimana cara Prodia Widyahusada menjual jasa layanan Prodia ChildLab?

Secara bertahap Prodia Widyahusada berencana bakal menghadirkan Child Corner di 108 cabang laboratorium klinik Prodia yang tersebar di 29 provinsi di seluruh Indonesia. Targetnya, Child Corner bisa menjadi pusat perhatian sekaligus magnet untuk "menciptakan" kebutuhan pasar.

Namun, tentu saja, rencana itu bisa terealisasi setelah melalui perhitungan yang pas. Bukan asal buka. Sebab, jika tidak bisa memenuhi skala ekonomis yang ditargetkan, keinginan itu malah menjadi bumerang bagi Prodia Widyahusada.

Sama halnya dengan keinginan untuk menambah gerai baru Prodia Childlab yang pada tahap awal bakal dikonsentrasikan di wilayah Jakarta. Untuk yang satu ini, Prodia Widyahusada akan mengoperasikan gerai baru bila wilayah yang dibidik punya jumlah populasi keluarga muda yang mencukupi.

Lalu, sosialisasi dan edukasi melalui sekolah adalah salah satu kiat yang kemudian digunakan untuk meningkatkan awareness anak-anak terhadap keberadaan Prodia ChildLab. Selain tepat sasaran, format event tersebut juga memberikan keleluasaan waktu bagi Prodia Widyahusada untuk menanamkan pemahaman arti penting pemeriksaan di laboratorium klinik semacam Prodia ChildLab.

Jumlah  kunjungan terus meningkat. (Foto: Ist)Jumlah kunjungan terus meningkat. (Foto: Ist)Selebihnya rajin mengikuti berbagai event yang bersentuhan langsung dengan segmen anak-anak maupun orang tua yang sejatinya merupakan penentu keputusan bagi penggunaan jasa layanan yang ditawarkan oleh Prodia ChildLab.

Contohnya, ya itu tadi, menjadi partisipan Kids Festival & Edufair. Selain itu, Prodia juga membuka stand pameran pada kegiatan Pesta Keluarga Klasika yang digelar pada tanggal 17 hingga tanggal 18 Desember 2011 di Ocean Park BSD City, Tangerang. Tak terkecuali di Premarital Wedding Expo, Wedding Festival, Grand Royale Wedding Expo, dan lain sebagainya. Yang terbaru adalah menggelar Fun Aerobic Competition di Surabaya Town Square.

Di semua acara tersebut, sembari menyebarkan informasi perihal kelengkapan jasa layanan dan peralatan baru yang dimiliki, Prodia Widyahusada juga aktif mendengungkan keberadaan Prodia ChildLab.

Bagaimana hasilnya?

Tingkat kunjungan ke Prodia ChlidLab meningkat lumayan signifikan sejak awal beroperasi. Jika pada medio September 2011 jumlah kunjungan baru mencapai 20 kunjungan pasien usia balita dan usia sekolah dasar per harinya, maka kini angka tersebut terus menanjak naik.

Besar kemungkinan, dengan jurus-jurus yang dipakai, Prodia ChildLab akan meraup sukses lebih besar lagi di kemudian hari. (BB/dbs/Luki)

Berhubungan Dengan:
(Berita-Bisnis) - Selama medio Juli ini, PT Cito Putra Utama -pemilik dan p
(Berita-Bisnis) - Lewat skema private placement, PT Prodia Widyahusada Tbk
(Berita-Bisnis) - Walaupun, hingga saat ini, telah berhasil melakukan lebih