Berita Bisnis

KECERDIKAN NIRO MEMANFAATKAN BELOW THE LINE

Aktif menghadirkan keramik dengan desain, motif dan corak baru secara berkala. (Foto: Ist)Aktif menghadirkan keramik dengan desain, motif dan corak baru secara berkala. (Foto: Ist)(Berita-Bisnis) - Pernahkah Anda mendengar nama Sandimas Reksakeramika Granito? Bagaimana dengan Niro Granite? Bisa jadi, nama yang terakhir inilah yang akrab bagi Anda. Bisa jadi pula, Anda sudah menggunakannya.

Sedari mula, Niro Granite memang diposisikan sebagai keramik untuk segmen menengah ke atas. Itu sebabnya, di berbagai gerai ritel bahan bangunan, produk besutan PT Sandimas Reksakeramika Granito ini ditawarkan dengan harga mulai dari Rp 120 ribu hingga Rp 450 ribu per meter perseginya.

Grand Indonesia adalah salah satu mal pengguna keramik Niro Granite. Di luar itu, beberapa restoran ternama dan toko buku terkemuka juga memakai Niro Granite sebagai "alas" bangunannya.

Tanpa bermaksud melebih-lebihkan kenyataan yang ada, inovasi produk diduga kuat menjadi pemicu utama bagi para pelanggannya kepincut dengan keramik Niro Granite yang dipasarkan oleh PT Niro Ceramic Sales Indonesia.

Sekedar informasi, Niro Ceramic Sales Indonesia dan Sandimas Reksakeramika Granito adalah bagian tak terpisahkan dari Sandimas Group yang memulai langkah bisnisnya pada tahun 1987. Ketika itu, nama PT Sandimas Nasindo-lah yang pertama ditahbiskan sebagai holding sekaligus venture company.  Sansimas Nasindo memilih berkecimpung di bidang real estate development, logistik, serta raw materials processing.

Belakangan, Sandimas Nasindo lebih populer dengan sebutan Sandimas Group. Dan, sembilan tahun berselang sejak pendiriannya, Sandimas Group berhasil menggandeng Niro Ceramic SA yang berkedudukan di Cresciano, Swiss serta Niro Ceramic Sdn. Bhd. Malaysia untuk mendirikan Sandimas Reksakeramika Granito yang memproduksi porcelain tile. Adapun Niro Ceramic Sales Indonesia diarahkan untuk konsentrasi di bidang trading dan distribusi.

Mengingat perilaku pasar keramik yang selalu haus akan produk baru dengan motif dan corak variatif, Niro pun tak lupa untuk selalu menghadirkan keramik dengan desain, motif dan corak yang baru secara berkala.

Rajin  menyambangi ratusan gerai ritel bangunan yang menjadi mitra bisnisnya.  (Foto: Ist)Rajin menyambangi ratusan gerai ritel bangunan yang menjadi mitra bisnisnya. (Foto: Ist)Menurut Willie Low, Presiden Direktur Niro Ceramic Sales Indonesia, pihaknya selalu setia melakukan serangkaian inovasi produk. Tahun lalu misalnya, Niro meluncurkan 15 produk baru seperti Ardesia, Cementum, Cristallo Zenna GN 762, dan Black GBK 29. Adapun untuk tahun ini, kurang lebih 8 hingga 10 produk baru "dilempar" lagi untuk memenuhi kebutuhan pasar.

Tentu saja semua keramik tadi sudah melalui rangkaian proses produksi yang terukur di pabrik Sandimas Reksakeramika Granito. Contohnya, selain dibakar dengan temperatur yang tinggi, porcelain tile juga diberi tekanan yang kuat sehingga fisiknya pun padat dan kuat.

Alhasil, proses kerja yang rapi jali dan sistematis itu plus penerimaan pasar yang sangat positif pada akhirnya membuahkan penghargaan Marketing Award 2011 dalam kategori The Best Innovation in Marketing setahun silam.

Namun, semudah itukah? Sudah pasti, tidak.

Saat Indonesia Building Technology Expo digelar oleh Debindo Mega Promo di Mal Ratu Indah Makassar dua tahun lalu, Niro tak mau tinggal diam. Anak usaha Sandimas Group itu memboyong 11 produk keramik terbarunya untuk diperkenalkan ke publik.

Di kota lain, sama saja. Niro seakan tak mau memalingkan pandangannya dari beragam event yang berkaitan langsung maupun tidak langsung dengan beragam produknya.

Di samping itu, Niro juga aktif menyasar ratusan toko bangunan yang menjual berbagai merek keramik. Niro sadar, di tengah kesesakan brand yang beredar, diperlukan usaha ekstra keras untuk memenangkan persaingan. Itulah sebabnya, tim penjualan Niro berusaha lebih aktif lagi menyapa sekaligus menyambangi para pemilik toko bangunan maupun stafnya yang seringkali menjadi influencer dominan saat transaksi terjadi.

Perlu diketahui, saat ini, Niro telah berhasil menjalin kerjasama dengan 300 lebih toko keramik guna mendistribusikan produk keramiknya.

Kepada para mitra bisnisnya itu, dalam acara gala dinner yang rutin dilakukan, Niro dengan sengaja memberikan beragam penghargaan dalam beberapa kategori. Mulai dari Most Supportive Partner in Niro’s Activities, Most Supportive Partner in Sales Program, Best Partner of the Year, Best Sales for Exclusive Product, hingga kategori-kategori lainnya.

Memberikan beragam penghargaan kepada mitra bisnisnya. (Foto: Ist)Memberikan beragam penghargaan kepada mitra bisnisnya. (Foto: Ist)Adapun agenda untuk mengundang arsitek, kontraktor, dan bahkan mahasiswa, tidak pernah dibiarkan kosong. Niro paham betul penjualan produk keramiknya harus dilakukan secara simultan dan melalui berbagai saluran marketing yang ada.

Malah, kalau perlu, mengkreasi jalur-jalur pemasaran yang selama ini luput dari perhatian banyak pebisnis sejenis, semacam roadshow mall to mall atau melayani permintaan sebagai pakar tamu di beberapa universitas terkemuka di Indonesia.

Dan, untuk mengimbangi dinamika dunia media sosial saat ini, Niro dengan sengaja menempatkan karyawan khusus buat mengelola laman facebook-nya dan laman twitter-nya (@nirogranite).

Aktifitas-aktifitas below the line tadi, oleh Willie Low, diakui menjadi kunci yang tak bisa diabaikan dalam perjalanan bisnis keramik Niro selama ini. Maklumlah, Niro secara cerdik mampu memanfaatkan below the line sebagai pemacu pertumbuhan bisnisnya di tengah penjualan keramik secara nasional yang tercatat sebanyak Rp 17 triliun pada tahun lalu. (BB/dbs/Christov)

Berhubungan Dengan:
(Berita-Bisnis) - Hampir dapat dipastikan, persaingan di pentas bisnis prod
(Berita-Bisnis) - Dengan menonjolkan internal marine risks engineering yang
(Berita-Bisnis) - Diklaim mampu memenuhi kebutuhan mesin diesel kendaraan p