CRUSHING PLANT CIGUDEG WIKA BETON RESMI BEROPERASI

Menyongsong intensifnya program pembangunan infrastruktur. (Foto: Ist)

(Berita-Bisnis) – Seiring bergulirnya program pembangunan infrastruktur yang digelar oleh Pemerintah selama lima tahun ke depan, PT Wijaya Karya Beton (Wika Beton) pun turut berbenah.

Maklumlah, dalam prediksi anak usaha PT Wijaya Karya (Persero) Tbk ini, permintaan produksi beton pracetak diperkirakan bakal turut meningkat di masa mendatang.

Itu pula sebabnya, pada hari ini, Wika Beton resmi mengoperasikan pabrik pemecah batu material alam (crushing plant) yang baru di Cigudeg, Bogor, Jawa Barat.

Asal tahu saja, crushing plant yang berdiri di atas lahan seluas 38,6 hektar serta menelan dana investasi hingga Rp 113,5 miliar ini, memiliki kapasitas produksi sebanyak 350 ton per jam. 

Alhasil, dengan kapasitas sebesar itu, crushing plant Cigudeg Wika Beton diperkirakan mampu menyuplai kebutuhan bahan baku batu split -salah satu bahan utama beton pracetak- sampai 30 tahun ke depan.

Kata Wilfred Singkali, Direktur Utama Wika Beton, pengoperasian pabrik pemecah batu material alam tersebut diproyeksikan untuk memenuhi kebutuhan bahan baku batu split di beberapa pabrik Wika Beton yang berada di Jabodetabek.

Ditambahkan pula, crushing plant Cigudeg merupakan pabrik pemecah batu material alam pertama yang dimiliki oleh Wika Beton.

Dalam catatan Berita-Bisnis, Wika Beton sejatinya berencana mengoperasikan dua crushing plant selama tahun ini.

Untuk itu, jika tak ada halangan, Wika Beton bakal kembali mengoperasikan pabrik serupa di atas lahan seluas 67 hektar di Lampung Selatan, pada kuartal kedua 2015.

Dengan demikian, bila dua crushing plant tersebut sepenuhnya beroperasi, maka total kapasitas produksi batu split Wika Beton pun akan mencapai 700 ton per jam.

Di sisi lain, Wika Beton juga diketahui sedang menyiapkan rencana untuk menghadirkan crushing plant di Palu dan di Kalimantan.

Hingga akhir medio Desember 2015, Wika Beton berambisi menorehkan penjualan sebanyak Rp 4 triliun atau meningkat 27,7 persen dibandingkan target tahun lalu yang sebesar Rp 3,13 triliun. (BB/as/Christov)

Bagikan :
Iklan Bawah

Baca Juga

BANK SYARIAH MEGA INDONESIA RANCANG PEMBIAYAAN PENSIUNAN
BERITA

BANK SYARIAH MEGA INDONESIA RANCANG PEMBIAYAAN PENSIUNAN

(Berita-Bisnis) - Beranjak dari potensi bisnisnya yang besar, PT Bank Syariah Mega Indonesia berencana akan meluncurkan produk pembiayaan pensiunan pada...
AGUNG MULTI BERJAYA BANGUN ATLANTA RESIDENCE DI DEPOK
BERITA

AGUNG MULTI BERJAYA BANGUN ATLANTA RESIDENCE DI DEPOK

(Berita-Bisnis) - Diklaim mengusung konsep eco-green, PT Agung Multi Berjaya resmi menawarkan menara apartemen Atlanta Residence yang berlokasi di kawasan...
GRAMEDIA ASRI MEDIA BUKA GERAI ANYAR DI PURWOKERTO DAN JAKARTA BARAT
BERITA

GRAMEDIA ASRI MEDIA BUKA GERAI ANYAR DI PURWOKERTO DAN JAKARTA BARAT

(Berita-Bisnis) - Sulit untuk dibantah, kiprah PT Gramedia Asri Media di ranah bisnis ritel toko buku dan alat tulis/stationery di...
SUMMARECON HOTELINDO BUKA HARRIS CONVENTION HALL SUMMARECON BEKASI
BERITA

SUMMARECON HOTELINDO BUKA HARRIS CONVENTION HALL SUMMARECON BEKASI

(Berita-Bisis) - Setelah dua tahun lamanya, seusai dibuka perdana pada medio Mei 2015, PT Summarecon Hotelindo -pemilik Harris Hotel &...
KAGUM HOTELS OPERASIKAN THE CENTRUM BANDUNG
BERITA

KAGUM HOTELS OPERASIKAN THE CENTRUM BANDUNG

(BeritaBisnis) - Pelan tapi pasti, Kagum Karya Husada Hotel Management Group yang bermarkas di Bandung, semakin menancapkan cengkeraman bisnisnya di...
ARCHIPELAGO RILIS ASTON INN JEMURSARI SURABAYA
BERITA

ARCHIPELAGO RILIS ASTON INN JEMURSARI SURABAYA

(Berita-Bisnis) - Diklaim menerapkan konsep ArchSmart, yakni sebuah konsep teknologi dalam kamar yang menyediakan Google Nest yang memungkinkan tamu untuk...

Berita-Bisnis.com hadir untuk menyemarakkan dinamika dunia bisnis Indonesia.

Dinamika Dunia Bisnis Indonesia