• BERANDA
  • BERITA
  • DALAM TEMPO SEBULAN, MANDIRI PASANG LEBIH DARI SERIBU MESIN ATM BARU

DALAM TEMPO SEBULAN, MANDIRI PASANG LEBIH DARI SERIBU MESIN ATM BARU

Pendapatan non bunga dari mesin ATM baru diproyeksikan mencapai kurang lebih Rp 18 miliar. (Foto: Ist)

(Berita-Bisnis) – Dalam rangka mengerek pos pendapatan non bunganya, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk sukses menghadirkan 1.421 unit mesin ATM baru di 31 provinsi di Indonesia, selama medio Juni lalu.

Pencapaian itu pun memperoleh ganjaran berupa penghargaan rekor Museum Rekor Indonesia (MURI).

Menurut Hery Gunardi, Direktur Micro and Retail Banking Bank Mandiri, seluruh mesin ATM baru tersebut dipasang lewat kerja sama dengan Asia Pacific Diebold.

Ditambahkan, kehadiran satu mesin ATM baru diperkirakan bakal mampu mendulang pendapatan sebanyak Rp 3 juta per bulan. Adapun total proyeksi pendapatan non bunga dari seluruh mesin baru itu diprediksi lebih dari Rp 3 miliar per bulan.

Dan, hingga akhir tahun nanti, estimasi pendapatan non bunga dari 1.421 unit mesin ATM anyar tadi diproyeksikan mencapai kurang lebih Rp 18 miliar.

Hingga saat ini, Bank Mandiri tercatat memiliki 11.454 unit mesin ATM yang terdiri dari 10.077 unit mesin ATM tunai, 38 ATM Drive Thru, 43 Mobile, 1.000 ATM non Tunai, dan 296 unit ATM setoran tunai.

Dalam operasionalnya, mesin ATM Bank Mandiri juga terhubung dengan 36.123 unit jaringan ATM Link, 49.630 unit jaringan ATM Bersama, dan 59.662 unit jaringan ATM Prima.

Per akhir Juni lalu, jumlah transaksi melalui ATM Bank Mandiri mencapai 442 juta transaksi dengan volume transaksi sebesar Rp 366 triliun. Kelak, sampai akhir tahun ini, Bank Mandiri mengupayakan jumlah transaksi tersebut tumbuh 17 persen dan volume transaksinya sendiri diharapkan berkembang 18,5 persen.

Bank Mandiri sebelumnya telah menginformasikan bahwa selama semester pertama 2013 berhasil meraup laba bersih senilai Rp 8,3 triliun atau meningkat 16 persen ketimbang periode yang sama pada tahun lalu. Di saat yang sama, pendapatan atas jasa atau fee-based income mencapai Rp 6,5 triliun atau 28,4 persen dari pendapatan usaha. (BB/as/Luki)

Bagikan :
Iklan Bawah

Baca Juga

ASURANSI PERJALANAN MANDIRI BISA DICICIL SELAMA 3 BULAN
BERITA

ASURANSI PERJALANAN MANDIRI BISA DICICIL SELAMA 3 BULAN

(Berita-Bisnis) - Pemetaan yang akurat terhadap perilaku nasabah disadari merupakan salah satu kunci untuk menjaga loyalitas. Bahkan lebih dari itu,...
BAGI BONUS DAN GELAR KONSER MUSIK, TELKOMSEL PACU LOOP
BERITA

BAGI BONUS DAN GELAR KONSER MUSIK, TELKOMSEL PACU LOOP

(Berita-Bisnis) - Dibandingkan KartuHalo, Simpati, dan Kartu AS, performa kartu perdana simPATI Loop (Loop) sepertinya masih jauh dari yang diharapkan....
GAYA NOKIA UNTUK KEMBALI BERSINAR
MARKETING

GAYA NOKIA UNTUK KEMBALI BERSINAR

(Berita-Bisnis) - Awal tahun 2012, laporan yang dirilis secara resmi itu akhirnya menegaskan fakta yang telah terjadi selama ini di...
KEMBANGKAN PRODUK OBAT NATURAL, SOHO GROUP AKUISISI GINSANA SWISS
BERITA

KEMBANGKAN PRODUK OBAT NATURAL, SOHO GROUP AKUISISI GINSANA SWISS

(Berita-Bisnis) - Komitmen SOHO Group menjadi pebisnis farmasi skala global tampak semakin mengkristal setelah akuisisi dua perusahaan farmasi asing, yakni...
KEREK PENDAPATAN NON-FUEL, PERTAMINA HADIRKAN SPBU PASTI PRIMA
BERITA

KEREK PENDAPATAN NON-FUEL, PERTAMINA HADIRKAN SPBU PASTI PRIMA

(Berita-Bisnis) - Sejatinya, kerap terjadi, pelaku usaha tidak sadar akan kompetensi dan keunggulan yang dimilikinya, yang kemudian dapat digunakan untuk...
INCAR SEGMEN MILD, GELORA DJAJA PERKENALKAN DIPLOMAT MILD
BERITA

INCAR SEGMEN MILD, GELORA DJAJA PERKENALKAN DIPLOMAT MILD

(Berita-Bisnis) - Tingginya pertumbuhan rokok jenis mild yang rata-rata sebesar 20 persen setiap tahun -lebih besar ketimbang pertumbuhan industri rokok...

Berita-Bisnis.com hadir untuk menyemarakkan dinamika dunia bisnis Indonesia.

Dinamika Dunia Bisnis Indonesia