• BERANDA
  • BERITA
  • GELAR BERAGAM PROGRAM, PEGADAIAN KEJAR LABA BERSIH Rp 1,75 TRILIUN

GELAR BERAGAM PROGRAM, PEGADAIAN KEJAR LABA BERSIH Rp 1,75 TRILIUN

Berencana untuk melansir Tabungan Emas dalam waktu dekat. (Foto: Ist)

(Berita-Bisnis) – Kendati perolehan labanya sepanjang tahun lalu hanya sebesar Rp 1,6 triliun (alias menyusut 15,7 persen tinimbang pencapaian tahun sebelumnya yang mencapai Rp 1,9 triliun), toh PT Pegadaian (Persero) tampak tak mau putus asa.

Buktinya, BUMN yang bergerak di bidang jasa keuangan berbasis gadai, penyediaan kredit mikro serta bisnis emas ini, berniat menggelar beragam program yang diharapkan dapat mengerek pendapatannya hingga akhir tahun nanti.

Salah satunya adalah rencana untuk melansir Tabungan Emas dalam waktu dekat. Asal tahu saja, program ini dirancang untuk memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk mencicil emas dengan nominal mulai dari Rp 5 ribu.

Di sisi lain, Pegadaian juga berniat menambah frekuensi penyelenggaraan Program Kemilau Emas, dari semula hanya dua kali dalam satu tahun menjadi sebanyak empat kali dalam kurun waktu setahun.

Adapun program lainnya yang bakal digenjot adalah peningkatan fasilitas multi pembayaran yang selama ini telah disediakan, yaitu layanan untuk pembayaran listrik, air, dan telepon.

Kata Suhwono, Direktur Utama Pegadaian, pelaksanaan berbagai program tadi diharapkan bisa menopang pencapaian pendapatan usaha tahun ini yang diperkirakan berada di kisaran Rp 8,3 triliun.

Atau dengan kata lain, tumbuh sebesar 18,57 persen jika dibandingkan dengan realisasi pendapatan tahun lalu yang sebesar Rp 7 triliun.

Adapun perolehan laba bersih hingga akhir medio Desember mendatang, diproyeksikan mencapai Rp 1,75 triliun alias naik sebesar 9,37 persen dibanding realisasi laba bersih tahun lalu.

Dalam catatan Berita-Bisnis, kontributor utama pendapatan Pegadaian hingga tahun lalu, sejatinya masih bersumber dari lini bisnis gadai dengan andil kurang lebih 80 sampai 90 persen.

Sementara itu, di saat yang sama, Pegadaian juga berhasil menambah nasabah baru sekitar 15 persen.

Alhasil, per akhir tahun lalu, BUMN yang beroperasi di area layanan gadai, layanan pembiayaan mikro, layanan usaha syariah serta layanan operasional/umum ini sukses menghimpun kurang lebih 43 juta nasabah. (BB/as/Christov)

Bagikan :
Iklan Bawah

Baca Juga

KINI, BATIQA HOTEL MANAJEMEN KELOLA 772 KAMAR
BERITA

KINI, BATIQA HOTEL MANAJEMEN KELOLA 772 KAMAR

(Berita-Bisnis) - Dibanding pelaku usaha sejenis, status PT Batiqa Hotel Manajemen -bernaung di bawah PT Surya Internusa Hotels, anak usaha...
MOTIF BATIK ADA DI LOGO BARU AQUA
BERITA

MOTIF BATIK ADA DI LOGO BARU AQUA

(Berita-Bisnis) - Berbekal semangat baru untuk semakin dekat dengan pelanggannya, PT Tirta Investama resmi menghadirkan dua logo baru air minum...
ADHI PERSADA REALTI KENALKAN CIMONE CITY
BERITA

ADHI PERSADA REALTI KENALKAN CIMONE CITY

(Berita-Bisnis) - Aset properti yang dikembangkan PT Adhi Persada Realti -anak usaha PT Adhi Karya (Persero) Tbk- kembali bertambah seiring...
AEROWISATA BAKAL BANGUN HOTEL DI KAWASAN JAGORAWI
BERITA

AEROWISATA BAKAL BANGUN HOTEL DI KAWASAN JAGORAWI

(Berita-Bisnis) - Tingginya potensi pertumbuhan bisnis perhotelan di masa mendatang, menjadi alasan kuat bagi PT Aerowisata untuk membangun hotel yang...
DENGAN RAVE, ORANG TUA GROUP RAMBAH BISNIS ALAT CUKUR
BERITA

DENGAN RAVE, ORANG TUA GROUP RAMBAH BISNIS ALAT CUKUR

(Berita-Bisnis) - Kendati masih terbilang "mini" dari sisi market size-nya, toh produk alat cukur memiliki daya tarik yang kuat bagi...
ARCHIPELAGO OPERASIKAN HARPER PURWAKARTA
BERITA

ARCHIPELAGO OPERASIKAN HARPER PURWAKARTA

(Berita-Bisnis) - Upaya manajemen perhotelan Archipelago International untuk mengembangkan segmen hotel bintang tiganya yang mengusung merek Harper di pasar domestik,...

Berita-Bisnis.com hadir untuk menyemarakkan dinamika dunia bisnis Indonesia.

Dinamika Dunia Bisnis Indonesia