• BERANDA
  • BERITA
  • GENJOT PEMBIAYAAN, ASTRA SEDAYA RAIH PINJAMAN 670 JUTA DOLAR

GENJOT PEMBIAYAAN, ASTRA SEDAYA RAIH PINJAMAN 670 JUTA DOLAR

Selama kuartal pertama 2014, membiayai lebih dari 51 ribu unit kendaraan. (Foto: Ist)

(Berita-Bisnis) – Kendati selama tahun lalu sukses menorehkan laba bersih hingga Rp 1,01 triliun, PT Astra Sedaya Finance -populer dengan label Astra Credit Companies- tampaknya tak ingin mengendurkan ambisinya untuk mencetak prestasi yang lebih gemilang lagi di pentas bisnis pembiayaan sepanjang tahun ini.

Buktinya, guna mempertebal amunisi pembiayaan kendaraan bermotornya, Astra Sedaya Finance baru saja meraih pinjaman sindikasi senilai US$ 670 juta dari beberapa bank asing yang dikoordinir oleh The Bank of Tokyo-Mitsubishi UFJ, Ltd.

Sebelumnya, ‘kantong’ Astra Sedaya Finance diketahui telah dipenuhi dana sebesar Rp 1,95 triliun yang bersumber dari penerbitan tiga seri obligasi berkelanjutan.

Kata Jodjana Jody, Presiden Direktur Astra Sedaya Finance, pihaknya memang berupaya keras untuk memobilisir pendanaan, baik dari obligasi, pinjaman maupun alternatif pendanaan lainnya untuk mencapai target pembiayaan tahun ini yang dipatok pada angka Rp 24 triliun.

Ditambahkan, agar target itu bisa tercapai maka Astra Sedaya Finance pun bakal menggelar ekspansi perluasan jaringan pemasaran.

Untuk itu, selain membuka gerai anyar, Astra Sedaya Finance berencana menjalin kerjasama dengan berbagai gerai yang saat ini sudah beroperasi dalam kendali PT Federal International Finance (FIF Group).

Astra Sedaya Finance juga mengabarkan bahwa dalam tempo empat bulan sejak Januari lalu, sudah berhasil membiayai lebih dari 51 ribu unit kendaraan dengan nilai mencapai Rp 6,7 triliun.

Perlu diketahui, per 31 Desember 2013, tiga anak usaha PT Astra International Tbk yang berkecimpung di bisnis pembiayaan (Federal International Finance, Astra Sedaya Finance, PT Toyota Astra Financial Services) sukses mengumpulkan laba bersih sampai Rp 2,48 triliun atau naik sebesar 14,1 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Dalam kondisi tersebut, Astra Sedaya Finance tercatat sebagai anak usaha yang membukukan pertumbuhan laba bersih tertinggi, yakni dari Rp 827 miliar (2012) menjadi Rp 1,01 triliun.

Di saat yang sama, pendapatan Astra Sedaya Finance sendiri mencapai Rp 4,3 triliun yang mengalir dari kegiatan pembiayaan konsumen (Rp 3,4 triliun) dan sewa pembiayaan, marjin murabahah, bunga bank serta pendapatan lain-lain sebanyak Rp 959 miliar. (BB/as/Luki)

Bagikan :
Iklan Bawah

Baca Juga

IIMS 2014 DIGELAR DI IIECC BSD CITY
BERITA

IIMS 2014 DIGELAR DI IIECC BSD CITY

(Berita-Bisnis) - Tahun depan, mohon Anda tidak tersesat, jika ingin berkunjung ke ajang Indonesia International Motor Show. (lebih…)
GENJOT PROMOSI, UNILEVER HADIRKAN MOLTO GOLD SPA BUS
BERITA

GENJOT PROMOSI, UNILEVER HADIRKAN MOLTO GOLD SPA BUS

(Berita-Bisnis) - Guna memberikan kemudahan bagi segmen working woman, PT Unilever Indonesia Tbk menghadirkan Molto Gold Spa Bus. (lebih…)
INHEALTH INCAR Rp 20 MILIAR DARI ASURANSI JIWA KREDIT
BERITA

INHEALTH INCAR Rp 20 MILIAR DARI ASURANSI JIWA KREDIT

(Berita-Bisnis) - Bila semuanya berjalan mulus sesuai dengan rencana, maka sepanjang tahun ini, PT Asuransi Jiwa InHealth Indonesia -lebih dikenal...
LIPPO HADIRKAN SUPERBLOK DI BINTARO
BERITA

LIPPO HADIRKAN SUPERBLOK DI BINTARO

(Berita-Bisnis) - Jumlah superblok yang dikembangkan oleh PT Lippo Karawaci Tbk tampaknya bakal bertambah dengan kehadiran superblok baru yang direncanakan...
MAZDA MOTOR INDONESIA OPERASIKAN DILER BARU DI BINTARO
BERITA

MAZDA MOTOR INDONESIA OPERASIKAN DILER BARU DI BINTARO

(Berita-Bisnis) - Sebagai bagian dari rencana penambahan diler baru, PT Mazda Motor Indonesia secara resmi mengoperasikan diler purna jual terbaru...
COMFORTA GENGGAM ICSA 2015
BERITA

COMFORTA GENGGAM ICSA 2015

(Berita-Bisnis) - Bagaimanapun peningkatan kualitas produk adalah keniscayaan bagi setiap pelaku bisnis. Sebab, dengan bertambahnya keunggulan yang terkandung di dalam...

Berita-Bisnis.com hadir untuk menyemarakkan dinamika dunia bisnis Indonesia.

Dinamika Dunia Bisnis Indonesia