INDOWIJAYA JAJAKAN CAT PUFFIN INSECT GUARD

Mengandung ekstrak biologis dan tumbuhan yang berfungsi untuk mengusir serangga. (Foto: Ist)

(Berita-Bisnis) – Disebut menggunakan bahan baku yang sudah lulus tes dan terdaftar di Health & Safety Executive (HSE), United Kingdom, PT Indowijaya Sakti Teguh resmi meluncurkan cat tembok Puffin Insect Guard.

Dan, lebih dari itu, produk anyar ini bahkan diklaim bisa mengurangi serta mengusir serangga pengganggu, seperti nyamuk, semut, kecoa, lalat, dan jenis serangga lainnya yang dapat membawa kuman maupun bakteri penyakit.

Kata Erwin Wijaya, Direktur Indowijaya Sakti Teguh, Puffin Paint Guard diformulasikan dari bahan pengikat acrylic khusus plus mengandung ekstrak biologis dan tumbuhan yang berfungsi untuk mengusir serangga.

Dijelaskan pula, cat interior ini tidak beracun, tidak berbau sekaligus aman untuk manusia maupun hewan peliharaan.

Indowijaya Sakti Teguh juga menginformasikan, efektifitas pemakaian Puffin Paint Guard yang diposisikan sebagai cat anti serangga ini, berlangsung minimal selama tiga tahun.

Patut diketahui, kemunculan Puffin Paint Guard erat kaitannya dengan upaya Bill and Melinda Gates Foundation dengan salah satu produsen cat terbesar di dunia, untuk mengatasi masalah malaria di kawasan Afrika.

Lantas, dari kerjasama tersebut, lahirlah produk cat yang bisa mengusir nyamuk yang kemudian dipasarkan secara komersial.

Belakangan, beranjak dari kerjasama dengan para ahli di Eropa, Indowijaya Sakti Teguh pun memasarkannya di pasar domestik, dengan banderol harga mulai dari Rp 200 ribu untuk cat ukuran 5 kilogram hingga Rp 1 jutaan untuk cat seberat 25 kilogram. Sedangkan pilihan warnanya, terdiri dari 10 warna pastel favorit.

Berita-Bisnis mencatat, Indowijaya Sakti Teguh adalah anak usaha PT Indopenta Sakti Teguh yang berkecimpung di pentas bisnis keramik.

Indopenta Sakti Teguh sendiri, yang berbasis di kawasan Jl. Pangeran Jayakarta, Jakarta Pusat, beroperasi sejak 1995 dan menjajakan produk keramik dengan label Grand Royal.

Pada awalnya, kapasitas produksi keramik Indopenta Sakti Teguh berada di kisaran 2,2 juta meter persegi per tahun. Kini, dengan dukungan pabriknya yang terletak di Bogor, Jawa Barat, Indopenta Sakti Teguh mampu memproduksi keramik sebanyak 14,5 juta meter persegi setiap tahun.

Jika tak ada aral melintang, Indowijaya Sakti Teguh berambisi mengembangkan koleksi warna catnya hingga mencapai 1,100 pilihan warna pada tahun depan. (BB/as/Christov)

Bagikan :
Iklan Bawah

Baca Juga

KAGUM HOTELS GELAR SOFT OPENING HOTEL BARU DI BOGOR
BERITA

KAGUM HOTELS GELAR SOFT OPENING HOTEL BARU DI BOGOR

(Berita-Bisnis) - Rencana Kagum Hotels untuk mengoperasikan Savero Golden Flower Hotel Bogor pada tahun ini, akhirnya terwujud juga. (lebih…)
SUNRISE INTERNATIONAL RILIS HOLLAND PARK MALANG
BERITA

SUNRISE INTERNATIONAL RILIS HOLLAND PARK MALANG

(Berita-Bisnis) - Medio November mendatang, PT Sunrise International Persada dipastikan bakal memulai pembangunan proyek kondominium hotel (kondotel) Holland Park yang...
KELOLA JARINGAN SENDIRI SEBAGAI ALTERNATIF PEMASARAN
MARKETING

KELOLA JARINGAN SENDIRI SEBAGAI ALTERNATIF PEMASARAN

(BeritaBisnis) – Apa yang diinginkan oleh konsumen sudah sangat jelas: pangan yang akan dikonsumsi harus aman. Tak terkecuali ayam. Alhasil,...
INTERCONTINENTAL DIPERCAYA KELOLA HOLIDAY INN EXPRESS CIKINI
BERITA

INTERCONTINENTAL DIPERCAYA KELOLA HOLIDAY INN EXPRESS CIKINI

(Berita-Bisnis) - Portofolio bisnis jaringan manajemen perhotelan InterContinental Hotels Group tampaknya bakal bertambah seiring kepercayaan yang diberikan oleh PT Imesco...
MEMBANGUN CITRA MELALUI MEDIA INGGRIYA
EVENT

MEMBANGUN CITRA MELALUI MEDIA INGGRIYA

By MIX Interactive (lebih…)
LANGIT CERAH SUKSES HADIRKAN RENDANG KARISSA DI GERAI RITEL
BERITA

LANGIT CERAH SUKSES HADIRKAN RENDANG KARISSA DI GERAI RITEL

(Berita-Bisnis) - Dalam rangka memperlebar sayap bisnisnya sekaligus untuk memudahkan para penggemar rendang, maka mulai tahun ini, PT Langit Cerah...

Berita-Bisnis.com hadir untuk menyemarakkan dinamika dunia bisnis Indonesia.

Dinamika Dunia Bisnis Indonesia