• BERANDA
  • BERITA
  • KEJAR MIMPI IKON TEH, RAJAWALI TINGKATKAN KAPASITAS PENGOLAHAN MITRA KERINCI

KEJAR MIMPI IKON TEH, RAJAWALI TINGKATKAN KAPASITAS PENGOLAHAN MITRA KERINCI

Mengantisipasi tingginya permintaan terhadap produk teh hijau merek Liki Tea. (Foto: Ist)

(Berita-Bisnis) – Mimpi PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero) agar anak usahanya yang bernama PT Mitra Kerinci, bisa menjadi ikon teh Indonesia, tentulah tidak mudah untuk diwujudkan.

Maklum, kendala dan tantangan tak sedikit yang menghadang di depan mata. Apalagi, guna menyandang status tersebut, beragam tahapan sulit harus bisa dilalui terlebih dahulu.

Meski demikian, Rajawali Nusantara Indonesia sepertinya tidak ingin berpangku tangan saja. Buktinya, perusahaan yang berkecimpung di lini bisnis agro industri, farmasi & alat kesehatan, serta perdagangan, itu baru saja meresmikan proyek pengembangan pabrik pengolahan teh hijau yang berada dalam naungan Mitra Kerinci.

Kata B. Didik Prasetyo, Direktur Utama Rajawali Nusantara Indonesia, lewat pengembangan tersebut, kapasitas pengolahan pabrik yang saat ini berada di kisaran 60 ton pucuk basah per hari, diproyeksikan mampu meningkat menjadi 80 ton pucuk basah per harinya.

Dijelaskan pula, rencana pengembangan tadi, erat kaitannya dengan upaya antisipasi tingginya permintaan terhadap produk teh hijau merek LikiTea yang dihasilkan oleh Mitra Kerinci, baik yang berasal dari pasar domestik maupun pasar ekspor.

Rajawali Nusantara Indonesia menginformasikan, sepanjang tahun lalu, Mitra Kerinci berhasil memperoleh 18,874 ton pucuk basah dengan tingkat produktivitas sebesar 3,69 ton per hektar.

Alhasil, dengan kondisi tersebut, Mitra Kerinci pun saat ini menjadi perkebunan dengan tingkat produktivitas tertinggi sekaligus menorehkan pretasi berupa pengolahan teh tertinggi selama perusahaan beroperasi.

Dalam catatan Berita-Bisnis, Mitra Kerinci yang bermarkas di Padang, Sumatera Barat, berdiri pada medio Juli 1990.

Dan, ketika itu, masih menggunakan nama PT Perkebunan Mitra Kerinci, lantaran terbentuk dari hasil kemitraan yang dijalin oleh PTP VIII (sekarang PT Perkebunan Nusantara IV) serta Rajawali Nusantara Indonesia.

Belakangan, persisnya pada 1992, bersalin rupa menjadi Mitra Kerinci. Lantas, sejak 1 Desember 1998, seluruh saham Mitra Kerinci berada dalam genggaman Rajawali Nusantara Indonesia.

Per Januari 2014, Mitra Kerinci mengelola perkebunan teh seluas 2,025 hektar yang terletak di kawasan Sangir, Solok Selatan, Sumatera Barat. Namun, dari total lahan tersebut, Mitra Kerinci hanya memanfaatkan sekitar 1,481 hektar untuk penanaman teh, dengan fokus utama teh hijau.

Di saat yang sama, pabrik pengolahan teh Mitra Kerinci juga sudah didukung dengan kehadiran 32 mesin pengering teh hijau atau bertambah sebanyak 14 unit dibanding tahun sebelumnya.

Dengan kata lain, pada saat itu, pabrik Mitra Kerinci -yang menelurkan produk teh seduh dan teh celup merek Kerinci Tea, Teh Minang, dan LikiTea- sudah dikenal luas sebagai pabrik pengolahan teh hijau terbesar di Asia Tenggara.

Perlu diketahui juga, pada Maret tahun lalu, Mitra Kerinci menjalin kesepakatan dengan PT Angkasa Pura Retail untuk mengembangkan produk teh premium asli Indonesia, dengan memanfaatkan teh dari perkebunan Mitra Kerinci. (BB/as/Christov)

Bagikan :
Iklan Bawah

Baca Juga

PERFORMANCE MANAGEMENT
EVENT

PERFORMANCE MANAGEMENT

STRATEGY, DESIGN AND IMPLEMENTATIONBy MITRA KELOLA INSANI (lebih…)
HOTEL MILIK PAKUWON GROUP BERTAMBAH
BERITA

HOTEL MILIK PAKUWON GROUP BERTAMBAH

(Berita-Bisnis) - Memelihara sebuah kolaborasi yang saling menguntungkan tentulah bukan pekerjaan yang mudah. Terlebih, bila ikatan kerjasama itu menjuntai di...
ASTRA GRAPHIA INFORMATION TECHNOLOGY RILIS MYTRA DRIVER
BERITA

ASTRA GRAPHIA INFORMATION TECHNOLOGY RILIS MYTRA DRIVER

(Berita-Bisnis) - Diklaim sebagai solusi terhadap kemacetan di Jakarta, PT Astra Graphia Information Technology pun resmi merilis layanan jasa sopir...
DARI UPIN-IPIN, MEGA PHARMANIAGA BERHARAP Rp 35 MILIAR
BERITA

DARI UPIN-IPIN, MEGA PHARMANIAGA BERHARAP Rp 35 MILIAR

(Berita-Bisnis) - Disebut mengandung Xylitol yang bisa melindungi gigi dari bakteri serta tidak menggunakan fluoride, PT Mega Pharmaniaga resmi meluncurkan...
GANDENG JAKARTA PROPERTINDO, ASTON OPERASIKAN FAVEHOTEL PLUIT JUNCTION
BERITA

GANDENG JAKARTA PROPERTINDO, ASTON OPERASIKAN FAVEHOTEL PLUIT JUNCTION

(Berita-Bisnis) - Menempati salah satu lokasi terbaik di dalam pusat perbelanjaan Pluit Junction di Jakarta Utara dan dengan menggandeng PT...
PASARKAN PRODUK ANTI PENUAAN DINI, JEUNESSE HADIR DI INDONESIA
BERITA

PASARKAN PRODUK ANTI PENUAAN DINI, JEUNESSE HADIR DI INDONESIA

(Berita-Bisnis) - Dengan mengusung Youth Enhancement System (YES) yang disebut sebagai rangkaian produk teknologi anti penuaan dini yang berfokus pada...

Berita-Bisnis.com hadir untuk menyemarakkan dinamika dunia bisnis Indonesia.

Dinamika Dunia Bisnis Indonesia