• BERANDA
  • BERITA
  • RANGKUL BLACKMORES, KALBE GENJOT PENJUALAN VITAMIN DAN SUPLEMEN BERBASIS HERBAL

RANGKUL BLACKMORES, KALBE GENJOT PENJUALAN VITAMIN DAN SUPLEMEN BERBASIS HERBAL

Berniat menggenggam minimal 25 persen pangsa pasar bisnis nutrisi premium di Indonesia. (Foto: Ist)

(Berita-Bisnis) – Ambisi PT Kalbe Farma Tbk untuk memperkokoh penetrasinya di pentas bisnis farmasi, khususnya di lini bisnis vitamin dan suplemen berbasis herbal, tampak semakin mewujud.

Terlebih, setelah berhasil menggandeng Blackmores Ltd. yang berbasis di New South Wales,  Australia, dan dikenal luas sebagai produsen lebih dari 250 vitamin, multivitamin, mineral, suplemen herbal, dan gizi terkemuka di Australia.

Kata Irawati Setiady, Presiden Direktur Kalbe Farma, kerjasama yang digelar oleh pihaknya dengan Blackmores Ltd. Australia itu, semata-mata ingin menghadirkan produk kesehatan inovatif yang berbasis natural dan herbal dengan sasaran segmen premium di pasar domestik.

Untuk itu, tambahnya, Kalbe Farma dan Blackmores Ltd. Australia pun telah membentuk satu perusahaan baru dengan label PT Kalbe Blackmores Nutrition.

Dijelaskan pula, kerjasama yang terjalin tadi, dilakukan via masing-masing anak usaha, yaitu melalui PT Sanghiang Perkasa yang merupakan anak usaha Kalbe Farma dan Blackmores International Pte. Ltd. yang dikendalikan oleh Blackmores Ltd. Australia.

Adapun pembagian modal di antara kedua belak pihak di Kalbe Blackmores Nutrition, disebut dibagi rata, yakni masing-masing sebesar 50 persen.

Kalbe Farma menginformasikan, pada tahap pertama, Kalbe Blackmores Nutrition terlebih dahulu memasarkan berbagai produk dengan merek dagang Blackmores.

Lalu, bila tak ada aral melintang, Kalbe Blackmores Nutrition berencana membangun pabrik di wilayah Jabodetabek, dalam tempo dua tahun ke depan, dengan perkiraan investasi mencapai Rp 110 miliar sampai Rp 137 miliar.

Asal tahu saja, selain memenuhi kebutuhan domestik, produk keluaran pabrik tadi juga akan dijajakan ke berbagai negara tujuan ekspor, seperti Thailand, Malaysia, Singapura, dan China.

Blackmores Ltd. Australia optimistis, vitamin dan suplemen berbasis herbal kreasi Kalbe Blackmores Nutrition, bakal mampu menggenggam minimal 25 persen pangsa pasar bisnis nutrisi premium di Indonesia, dalam beberapa tahun ke depan.

Sementara itu, Kalbe Farma sendiri yakin, produk vitamin dan suplemennya akan dapat mencetak angka penjualan sebanyak Rp 100 miliar, sepanjang 2016. (BB/as/Christov)

Bagikan :
Iklan Bawah

Baca Juga

LORENA TAMBAH ARMADA BARU
BERITA

LORENA TAMBAH ARMADA BARU

(Berita-Bisnis) - Guna memperkuat jasa layanannya di segmen angkutan Antar Kota Antar Provinsi (AKAP), PT Eka Sari Lorena Transport -pemilik...
L’OREAL RILIS GARNIER DUO CLEAN
BERITA

L’OREAL RILIS GARNIER DUO CLEAN

(Berita-Bisnis) - Dengan menggandeng Pevita Pearce sebagai brand ambassador-nya, PT L’Oreal Indonesia baru saja merilis produk pembersih wajah anyar bernama...
INCAR Rp 100 MILIAR DARI KARTU KREDIT, MANDIRI GANDENG CITILINK
BERITA

INCAR Rp 100 MILIAR DARI KARTU KREDIT, MANDIRI GANDENG CITILINK

(Berita-Bisnis) - Mulai tanggal 17 Juli 2012, pemegang kartu kredit Bank Mandiri yang menggunakan jasa layanan maskapai penerbangan Citilink bakal...
PFIZER KENALKAN SUPLEMEN KALSIUM
BERITA

PFIZER KENALKAN SUPLEMEN KALSIUM

(Berita-Bisnis) - Guna menggarap potensi bisnis suplemen kalsium yang saat ini diperkirakan bernilai sekitar Rp 500 miliar serta memiliki tingkat...
HADIRKAN EMPAT VARIAN RASA, NUTRISARI W’DANK MELUNCUR
BERITA

HADIRKAN EMPAT VARIAN RASA, NUTRISARI W’DANK MELUNCUR

(Berita-Bisnis) - Diklaim mengadopsi minuman tradisional khas Indonesia, PT Nutrifood Indonesia resmi memperkenalkan produk baru bernama Nutrisari W'dank. (lebih…)
FEBRUARI 2013, ERASA LUNCURKAN TABLET BERBASIS JELLY BEAN
BERITA

FEBRUARI 2013, ERASA LUNCURKAN TABLET BERBASIS JELLY BEAN

(Berita-Bisnis) - Jika tak ada aral melintang, PT Erasa Mandiri Teknosis bakal meluncurkan Tabulet Beat DS dan Tabulet Troy Duos...

Berita-Bisnis.com hadir untuk menyemarakkan dinamika dunia bisnis Indonesia.

Dinamika Dunia Bisnis Indonesia