SASAR ANAK MUDA, BIG COLA GANDENG SANDRA DEWI

Diklaim cocok dikonsumsi anak muda. (Foto: Ist)

(Berita-Bisnis) – Data yang diungkapkan oleh ASRIM (Asosiasi Minuman Ringan Indonesia) tentu saja menarik minat para pebisnis minuman berkarbonasi Indonesia. Pasalnya, ASRIM memprediksi penjualan minuman berkarbonasi bakal lebih dari 790,4 juta liter hingga akhir tahun nanti.

Artinya, jika dibandingkan dengan realisasi sampai akhir tahun 2011 (687,3 juta liter), angka tersebut meningkat cukup signifikan. Sebuah potensi bisnis yang sangat pantas untuk digarap.

Itu pula sebabnya, PT AJE Indonesia -lini bisnis AJE Group yang bermarkas di Spanyol- tampak tak ingin kehilangan peluang dengan menghadirkan dua varian rasa baru (melon dan grape) minuman karbonasi merek Big Cola.

Selain itu, dalam rangka memperdalam penetrasinya di segmen usia muda, AJE Indonesia juga tak lupa memperkenalkan Sandra Dewi sebagai brand ambassador Big Cola.

Menurut Edwindra, Marketing Manager AJE Indonesia, kehadiran Sandra Dewi sebagai duta Big Cola diyakini akan mampu memberikan image positif terhadap Big Cola yang cocok dikonsumsi anak muda.

Lebih dari itu, rasa baru anggur dan melon Big Cola pun diduga kuat bakal diminati segmen usia muda lantaran telah disesuaikan dengan cita rasa konsumen lokal.

Berdasarkan catatan Berita-Bisnis, AJE Indonesia mulai beroperasi medio Juli, tiga tahun silam. Pada tahun pertamanya, AJE Indonesia -yang didukung pabrik di Cikarang dengan kapasitas produksi sebanyak 36 ribu botol per jam- mengklaim telah berhasil menjual kurang lebih 4,5 juta botol Big Cola.

Satu tahun kemudian, guna mengantipasi pertumbuhan yang tinggi, AJE Indonesia menghadirkan tiga mesin baru yang masing-masing bernilai Rp 80 miliar per unit.

Di arena bisnis minuman berkarbonasi di Indonesia sendiri, Big Cola tampak berupaya menyaingi dominasi Coca Cola yang dibesut oleh PT Coca Cola Amatil Indonesia.

Selain itu, Big Cola juga bersaing dengan Pepsi Cola (PT Pepsi-Cola Indobeverages), RC Cola (PT Navika Beverages), 100Plus (PT Polari Limunusainti, bagian dari The Tempo Group), dan Tebs, minuman teh berkarbonasi yang dirilis oleh PT Sinar Sosro.

Hingga medio Desember 2012, Coca Cola diketahui menggenggam lebih dari 80 persen pangsa pasar minuman berkarbonasi di Indonesia. (BB/as/Luki)

Bagikan :
Iklan Bawah

Baca Juga

MICHELINDO MITRA ABADI RESMI JUAL BAN MOTOR MICHELIN
BERITA

MICHELINDO MITRA ABADI RESMI JUAL BAN MOTOR MICHELIN

(BeritaBisnis) - Riset internal yang dilakukan memperlihatkan bahwa dari 50 pengguna sepeda motor, bakal ada satu konsumen yang akan memodifikasi...
SUN MOTOR GROUP KINI MENAUNGI 15 HOTEL
BERITA

SUN MOTOR GROUP KINI MENAUNGI 15 HOTEL

(Berita-Bisnis) - Peruntungan Sun Motor Group di ranah bisnis hospitality di pasar domestik, sepertinya mampu memberikan hasil yang memuaskan. (lebih…)
BUMI RAYA GRUP LANSIR GAIA BUMI RAYA CITY
BERITA

BUMI RAYA GRUP LANSIR GAIA BUMI RAYA CITY

(Berita-Bisnis) - Diklaim sebagai family lifestyle mal pertama di Kalimantan Barat, PT Bumiraya Ritel Indonesia pun resmi melansir pusat perbelanjaan...
GANDENG THINK BIG, MANDIRI INCAR Rp 2,3 TRILIUN
BERITA

GANDENG THINK BIG, MANDIRI INCAR Rp 2,3 TRILIUN

(Berita-Bisnis) - Memberikan added value kepada konsumen sekaligus membuka peluang untuk menambah jumlah pemegang kartu kreditnya adalah tujuan yang ingin...
TAHUN INI, ELECTRONIC CITY INCAR Rp 2,1 TRILIUN
BERITA

TAHUN INI, ELECTRONIC CITY INCAR Rp 2,1 TRILIUN

(Berita-Bisnis) - Berbekal dana sekitar 88 persen dari total dana segar sebanyak Rp 1,34 triliun yang diperoleh dari pencatatan saham...
POCARI SWEAT MENDOMINASI PASAR MINUMAN ISOTONIK
DATA BISNIS

POCARI SWEAT MENDOMINASI PASAR MINUMAN ISOTONIK

(BeritaBisnis) - Medio April 2011, PT Amerta Indah Otsuka kembali menggelar kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR) dengan tajuk "Pocari Sweat Satu...

Berita-Bisnis.com hadir untuk menyemarakkan dinamika dunia bisnis Indonesia.

Dinamika Dunia Bisnis Indonesia