TAUZIA GELAR SOFT OPENING POP! HOTEL SOLO

Mengusung konsep hotel bujet yang segar, berjiwa muda, dan ramah lingkungan. (Foto: Ist)

(Berita-Bisnis) – Penetrasi Tauzia Hotel Management di ranah bisnis hospitality di pasar domestik, sejatinya tak bisa dipandang sebelah mata.

Bagaimana tidak. Lewat merek POP! Hotel, misalnya, Tauzia Hotel Management telah mengoperasikan 21 hotel, hingga akhir tahun lalu.

Lantas, di saat yang sama, Tauzia Hotel Management juga mengelola 3,048 kamar via merek hotel bintang dua tersebut.

Dan, asal tahu saja, total kamar tadi bersumber dari enam POP! Hotel yang beroperasi di Bali, empat POP! Hotel di Jakarta, tiga POP! Hotel di Surabaya, serta tiga POP! Hotel di Yogyakarta.

Sementara itu, di Tangerang, Tangerang Selatan, Lampung, Bandung, dan di Banjarmasin, Tauzia Hotel Management mengoperasikan masing-masing satu POP! Hotel.

Khusus di Banjarmasin sendiri, yakni POP! Hotel Banjarmasin (120 kamar) yang berada dalam naungan PT Tiga Putra Rukun Makmur, resmi dilansir pada medio April tahun lalu.

Lebih dari itu, POP! Hotel Banjarmasin juga tergolong sebagai hotel perdana yang mengibarkan label POP! Hotel di Pulau Kalimantan.

Dengan status yang kurang lebih sama, yaitu hotel pertama yang mengerek bendera POP! Hotel di area komersil yang dituju, Tauzia Hotel Management pun baru saja menggelar seremoni soft opening POP! Hotel Solo, yang terletak di kawasan Jalan Slamet Riyadi, Purwosari, Laweyan, Solo, Jawa Tengah.

Kata General Manager Harris POP! Hotel & Conventions Solo, Yudi Alamsyah, hotel baru setinggi 13 lantai tersebut mengusung konsep hotel bujet yang segar, berjiwa muda, dan ramah lingkungan.

Ditambahkan pula, POP! Hotel Solo memiliki 189 kamar serta didukung kehadiran empat ruang pertemuan, pitstop cafe, dan rooftop.

Dalam catatan Berita-Bisnis, POP! Hotel Solo yang tak jauh dari Stasiun Purwosari, Kampung Batik Laweyan, dan Solo Grand Mall, itu dikembangkan oleh PT Cipta Properti Agung.

Dan, masih di lokasi yang sama, Cipta Properti Agung juga menghadirkan Harris Hotel & Conventions Solo yang diproyeksikan bakal beroperasi pada Februari atau Maret 2018.

Patut pula diketahui, dalam lamannya, Tauzia Hotel Management berencana merilis POP! Hotel Pemuda Semarang (132 kamar) yang dibesut oleh PT Jakarta Setiabudi International Tbk, yang juga menaungi POP! Hotel Kemang Jakarta dan POP! Hotel Malioboro Yogyakarta. (BB/as/Christov)

Bagikan :
Iklan Bawah

Baca Juga

GELAR TUR MISTER MAKER, INDOVISION BERIKAN NILAI TAMBAH
BERITA

GELAR TUR MISTER MAKER, INDOVISION BERIKAN NILAI TAMBAH

(Berita-Bisnis) - Guna memberikan nilai tambah kepada pemirsa anak-anak, untuk ketiga kalinya, PT MNC Sky Vision Tbk. -pengelola jaringan televisi...
INTIWHIZ MULAI BANGUN WHIZ HOTEL BOGOR
BERITA

INTIWHIZ MULAI BANGUN WHIZ HOTEL BOGOR

(Berita-Bisnis) - Bila semua proses pembangunan berjalan lancar, PT Intiwhiz International berencana bakal mengoperasikan Whiz Hotel Bogor pada pertengahan tahun...
ANZ KEMBALI MENGHADIRKAN DISNEY DI JAKARTA DAN SURABAYA
BERITA

ANZ KEMBALI MENGHADIRKAN DISNEY DI JAKARTA DAN SURABAYA

(BeritaBisnis) - Mulai dari tanggal 17 November hingga 20 November 2011, Disney Live dan Disney on Ice kembali menggelar atraksinya...
RAISA DIPILIH MENJADI BRAND AMBASSADOR SENNHEISER
BERITA

RAISA DIPILIH MENJADI BRAND AMBASSADOR SENNHEISER

(Berita-Bisnis) - Keberhasilan pemasaran sebuah produk acap ditentukan oleh persepsi, citra maupun asosiasi yang melekat pada produk tersebut. Dan, untuk...
LEWAT JULIE’S, PERFECT FOOD RAMAIKAN BISNIS BISKUIT
BERITA

LEWAT JULIE’S, PERFECT FOOD RAMAIKAN BISNIS BISKUIT

(Berita-Bisnis) - Gurihnya pertumbuhan bisnis makanan ringan, khususnya biskuit, di pasar domestik, tak ayal menjadi magnet yang luar biasa bagi...
ANANTARA SEMINYAK RAIH INTERNATIONAL HOTEL AWARDS 2014
BERITA

ANANTARA SEMINYAK RAIH INTERNATIONAL HOTEL AWARDS 2014

(Berita-Bisnis) - Pada akhir medio Januari lalu, 'suasana hati' PT Seminyak Suites Development dan Minor Hotel Group sedang membuncah. (lebih…)

Berita-Bisnis.com hadir untuk menyemarakkan dinamika dunia bisnis Indonesia.

Dinamika Dunia Bisnis Indonesia