BATIK KERIS DOMINAN DI GERAI RITEL BATIK

Mengelola 60 gerai yang diarahkan untuk kalangan menengah atas. (Foto: Ist)

(Berita-Bisnis) – Kalau mau jujur, klaim Malaysia terhadap batik tempo hari dulu -langsung maupun tidak langsung- punya kontribusi yang tidak bisa dianggap sepele terhadap eksistensi batik itu di kemudian hari.

Buktinya, sontak rasa nasionalisme menyeruak bangkit sekaligus “mendadak” pula batik menjadi busana yang tampak semakin akrab di sebagian besar masyarakat Indonesia. Terlebih-lebih di kalangan masyarakat perkotaan. Kini, kelihatan “wajar” menggunakan batik di hari kerja.

Yang paling gres adalah keputusan manajemen PT Bank Negara Indonesia Tbk. untuk menerbitkan kartu kredit BNI Visa Platinum dengan nuansa batik yang diluncurkan pada saat penutupan acara Indonesia Fashion Week 2012 di Jakarta Convention Center, beberapa waktu lalu.

Tentu saja, di tengah situasi semacam itu, di saat busana batik memperoleh perhatian yang besar dari konsumen, gerai-gerai ritel modern penjualan batik pun tak pelak semakin ramai dikunjungi para pembeli.

Ambil contoh, gerai Batik Keris yang mudah ditemui di berbagai pusat perbelanjaan. Produsen sekaligus peritel busana batik yang berbasis di Solo itu, saat ini menghadirkan 60 gerai penjualan busana batik. Dari jumlah tersebut, sebagian besar berlokasi di Jabodetabek.

Batik Keris berawal pada tahun 1920 dan didirikan oleh Kasom Tjokrosapoetro, mantan atlet tenis. Dari kantor pusat di Kelurahan Cemani, Kecamatan Grogol, Kabupaten Sukoharjo, Batik Keris menyediakan beragam corak dan tipe busana batik yang diarahkan untuk kalangan menengah atas.

Danar Hadi  mengembangkan 20 gerai yang tersebar di berbagai lokasi. (Foto: Ist)Dari wilayah Solo, Santosa Doellah juga mengembangkan gerai Danar Hadi yang kini menyebar ke berbagai lokasi di seluruh Indonesia. Dengan mengibarkan bendera PT Batik Danar Hadi, Santosa Doellah yang baru saja dianugerahi gelar sebagai Empu Seni Batik oleh Institut Seni Indonesia Surakarta, Jawa Tengah, memproduksi batik dalam skala besar.

Misal, produksi batik tulis tak kurang dari 4 ribu helai setiap bulannya. Sedangkan untuk batik cap, produksinya mencapai 40 ribu helai per bulan. Adapun produksi batik printing tercatat sebanyak lebih dari 1,4 juta yard plus lebih dari 11 ribu busana batik siap untuk dijual setiap bulan. Sama seperti para pebisnis batik yang lain, batik Danar Hadi juga diekspor ke berbagai negara.

Batik Danar Hadi yang sekarang dikendalikan langsung oleh Diana Santosa, putri kedua pasangan Santosa Doellah dan Hj. Danarsih, mengelola kurang lebih 20 gerai ritel modern yang tersebar di Jakarta, Bandung, Solo, Yogyakarta, Semarang, Surabaya, dan Medan.

Sementara itu, Batik Semar yang bermarkas di Jl. LU Adisucipto, Surakarta, juga mengelola 22 gerai yang telah menyebar di berbagai wilayah di seluruh Indonesia.

Di luar gerai-gerai lain yang kerap mencantumkan nama besar desainernya, tersebutlah Alleira Batik yang muncul belakangan. Oleh pemiliknya, Suherman Mihardja, Alleira Batik pertama kali dibuka di pusat perbelanjaan Pasaraya Grande, Jakarta.

Dalam tempo relatif cepat, Alleira Batik kini telah mengoperasikan 13 butik dan 26 outlet yang tersebar di berbagai kota-kota besar, termasuk tiga butik di Malaysia, Singapura, dan Australia. Dan, sampai saat ini, Alleira Batik menciptakan lebih dari seribu motif dari seribu item yang tersedia.

Tahun lalu, Alleira Batik dipilih menjadi busana yang dikenakan 18 kepala negara yang hadir dalam KTT ASEAN ke-19 dan KTT Asia Timur yang dilaksanakan di Bali.

Pertanyaannya, berapa besar nilai bisnis ini? Sayang, belum ada data yang pasti.

Gerai Alleira  Batik dibuka di Malaysia, Singapura, dan Australia. (Foto: Ist)Yang jelas, tahun ini, Kementerian Perdagangan menargetkan nilai ekspor batik mencapai US$ 76,16 juta dengan tujuan ekspor utama adalah Amerika Serikat, Belgia, Jepang, Jerman, Swedia, Norwegia, Singapura, Polandia, Inggris, dan Perancis. Target itu naik sebesar 10 persen dibandingkan tahun 2010 yang tercatat sebanyak US$ 69,24 juta.

Kemudian, Kawan Lama Group pun tertarik menekuni bisnis ini dengan membuka Pendopo Rumah Batik dan Kerajinan Indonesia di Mal Living World, Alam Sutera, Serpong. Gerai yang juga menyediakan konter penjualan batik itu, dikelola oleh PT Home Center Indonesia, anak usaha Kawan Lama Group.

Dan, meski tidak berupa gerai seperti yang lain, PT Jakarta Realty yang merupakan bagian dari Agung Podomoro Group juga menghadirkan Pusat Batik Nusantara di pusat perbelanjaan Thamrin City yang diklaim sebagai pusat batik terlengkap dan murah.

Singkat cerita, bila ditilik dari jumlah gerai yang dikelola, Batik Keris dengan 60 gerainya tampak masih mendominasi. (BB/dbs/Christov)

Bagikan :
Iklan Bawah

Baca Juga

DAFAM GELAR SOFT OPENING DAFAM LOTUS JEMBER
BERITA

DAFAM GELAR SOFT OPENING DAFAM LOTUS JEMBER

(Berita-Bisnis) - Dibanding daerah lain, sebaran hotel kelolaan Dafam Hotel Management memang masih bertumpu di wilayah pemasaran Jawa Tengah, sampai...
GANDENG ALFAMART, KERETA API INDONESIA PERLUAS LAYANAN PEMBELIAN TIKET
BERITA

GANDENG ALFAMART, KERETA API INDONESIA PERLUAS LAYANAN PEMBELIAN TIKET

(Berita-Bisnis) - Dalam rangka memperluas jangkauan pelayanan kepada konsumennya, PT Kereta Api Indonesia (Persero) kini menyediakan jasa layanan pembelian tiket...
TOPANG PENJUALAN, HERBALIFE OPERASIKAN DISTRIBUTION CENTER
BERITA

TOPANG PENJUALAN, HERBALIFE OPERASIKAN DISTRIBUTION CENTER

(Berita-Bisnis) - Disebabkan tren penjualannya yang terus meningkat belakangan ini, PT Herbalife Indonesia secara resmi mengoperasikan Distribution Center pertama di...
OMEGA GELAR GRAND OPENING CORDELA KARTIKA DEWI HOTEL YOGYAKARTA
BERITA

OMEGA GELAR GRAND OPENING CORDELA KARTIKA DEWI HOTEL YOGYAKARTA

(Berita-Bisnis) - Setelah menggelar seremoni soft opening-nya pada awal September tahun lalu, Omega Hotel Management pun resmi melaksanakan grand opening...
YOGYAKARTA MARRIOTT HOTEL LANSIR MEETING SERVICES APP
BERITA

YOGYAKARTA MARRIOTT HOTEL LANSIR MEETING SERVICES APP

(Berita-Bisnis) - Saat ini, lumrah bila pelancong maupun calon pelancong mudah 'terpapar' beragam program promosi kreasi para operator hotel. (lebih…)
RAMBAH BISNIS RADIO, MILESTONE MENGUDARA VIA SMOOTH FM
BERITA

RAMBAH BISNIS RADIO, MILESTONE MENGUDARA VIA SMOOTH FM

(Berita-Bisnis) - Dalam perhitungan Milestone Pacific Group, market size bisnis radio di area komersil Jabodetabek, diperkirakan telah mencapai Rp 150...

Berita-Bisnis.com hadir untuk menyemarakkan dinamika dunia bisnis Indonesia.

Dinamika Dunia Bisnis Indonesia