DISTRIBUSI ANGKAT ENESIS GROUP TAMPIL MENAWAN

Beragam produk yang dimiliki unggul di kelasnya. (Foto: Ist)

(Berita-Bisnis) – Kinerja kinclong dan menawan yang tampil di permukaan sejatinya hanyalah sebuah akibat yang ditentukan sepenuhnya oleh kerja keras nan rapi dan sistematis yang kerap luput dari perhatian khalayak.

Terlebih bila produk ataupun korporat yang berhasil mendulang kesuksesan itu berkecimpung di bisnis consumer goods yang memiliki aktifitas yang sangat dinamis. Bisa saja strategi hari ini bukan jaminan mutlak untuk meraih keberhasilan di tahun depan, bahkan di bulan mendatang.

Dibutuhkan keseriusan dan perhitungan yang akurat untuk bisa memenangkan pertempuran di pentas bisnis fast moving consumer goods. Khususnya di jalur distribusi. Dalam hal ini, Enesis Group bisa menjadi contoh yang pantas disimak.

Enesis Group yang berdiri sejak tahun 1988 ini, bukanlah nama populer serta akrab di telinga konsumen. Namun, justru beberapa produk keluarannya sudah menjadi top of mind di ranah bisnis consumer goods di Indonesia.

Sebut misalnya Adem Sari, Soffel, Kisspray, Antis, Force Magic, Coolant, dan beberapa jenis produk lainnya yang diduga kuat sudah dikenal luas oleh masyarakat. Dan, tidak berlebihan kemudian, bila disebut beragam produk itu merupakan produk unggulan di kelasnya. Lebih dari itu, produk-produk tadi acap meraih penghargaan marketing yang rutin digelar oleh berbagai lembaga independen maupun media bisnis.

Kata Bambang W. Soendoro, Chief Excecutive Officer Enesis Group, hampir setiap tahun, pihaknya mampu mencetak omset kurang lebih Rp 1,25 triliun. Semuanya datang dari berbagai produk yang dihasilkan di pabrik PT Herlina Indah dan PT Sari Enesis Indah. Keduanya adalah anak usaha Enesis Group.

Masih menurut Bambang, per tahunnya, Adem Sari mampu menyumbang lebih dari Rp 600 miliar atau lebih 40 persen dari total omset Enesis Group. Sedangkan Kisspray punya andil sebesar 20 persen atau ekuivalen dengan Rp 300 miliar. Besaran nominal yang sama diperoleh dari penjualan Soffel. Sisanya datang dari penjualan produk Enesis Group yang lain.

Bisa menyumbang hingga Rp  300 miliar. (Foto: Ist)Asal tahu saja, harga jual masing-masing produk tersebut tergolong murah. Adem Sari hanya dibanderol Rp 1.200 per sachet. Kisspray dijual dengan harga Rp 800 per sachet dan satu kemasan Soffel ditawarkan dengan harga Rp 500.

Jelas, di kategorinya masing-masing, Adem Sari-Kisspray-Soffel mesti beradu dengan merek lain yang sama-sama mengincar duit konsumen. Terutama di pasar tradisional yang nota bene merupakan lahan menguntungkan bagi Enesis Group. Hampir 60 persen transaksi penjualan produk Enesis Group terjadi di area yang satu ini.

Dan, jangan salah. Ditilik dari sifatnya, pasar tradisional punya “aturan main” yang berbeda ketimbang pasar modern alias hypermarket atau pun supermarket. Di pasar tradisional, diperlukan armada penjualan yang tangguh yang mampu membina jalinan komunikasi apik dengan para pemilik warung yang -tanpa disadari olehnya- sekaligus bisa berfungsi sebagai “juru bicara” keunggulan sebuah produk.

Nah, dalam konteks inilah, PT Marketama Indah punya andil yang sangat penting. Marketama Indah adalah lengan distribusi yang dioperasikan Enesis Group untuk menjelajahi pasar modern dan pasar tradisional. Marketama Indah bertindak sebagai distributor tunggal semua produk kreasi Enesis Group.

Bambang mengakui memang ada kerjasama yang apik diantara ketiga anak usaha yang dimiliki. Namun, toh peran Marketama Indah terhitung sangat vital dalam radar bisnis Enesis Group. Maklumlah, separuh lebih uang yang mengalir ke kantor Enesis Group berawal dari aktifitas sales yang secara intensif dilakukan Marketama Indah.

Kepada Marketama Indah, Enesis Group memberikan tanggungjawab distribusi Jabodetabek. Hal itu didasari fakta yang memperlihatkan bahwa Jabodetabek sampai saat ini masih merupakan wilayah sebaran produk yang dominan di bisnis fast moving consumer goods secara nasional. Jabodetabek menguasai kurang lebih 40 persen.

Di luar itu (Pulau Jawa, Sumatera, Kalimantan, dan pulau besar lainnya di Indonesia), Enesis Group -via Marketama Indah- menjalin kerjasama distribusi dengan business partner yang kemudian dinamakan regional distribution.

Pemimpin pasar lotion anti nyamuk di Thailand dan Vietnam. (Foto: Ist)Di wilayah Jabodetabek sendiri, Marketama Indah kemudian mengoperasikan 10 kantor cabang distributor dengan dukungan 700 karyawan. Mereka inilah yang kemudian turun ke lapangan untuk memastikan ketersediaan produk di berbagai saluran distribusi yang disasar. Bersamaan dengan itu, armada penjualan Marketama Indah pun tak lupa rajin memonitor aktifitas marketing yang dilakukan para pesaing.

Pasar yang telah disapa lewat pendekatan persuasif dan program-program yang memberikan keuntungan langsung maupun tidak langsung bagi para penjual produk Enesis Group itu, kemudian “disentuh” lagi dengan aktifitas above the line yang lumayan intensif. Buktinya, produk-produk Enesis Group tampak rajin tampil di layar televisi. Alhasil, strategi push dan pull marketing pun bisa membuahkan hasil yang diharapkan.

Kini, Enesis Group yang mengelola delapan merek bertekad untuk tetap menciptakan produk-produk baru plus memperluas pasar, baik lokal maupun global. Enesis Group saat ini sedang berusaha keras melakukan penetrasi pasar di Vietnam, Thailand, China, dan Amerika Serikat.

Asal tahu saja, di Vietnam dan Thailand, Soffel adalah market leader di pasar lotion anti nyamuk di kedua negara tersebut. (BB/dbs/Christov)

Bagikan :
Iklan Bawah

Baca Juga

NUTRICIA KEMBANGKAN BEBECLUB SEBAGAI SOCIAL SHARING PLATFORM
BERITA

NUTRICIA KEMBANGKAN BEBECLUB SEBAGAI SOCIAL SHARING PLATFORM

(Berita-Bisnis) - Sulit dimungkiri, upaya untuk meningkatkan pelayanan yang mampu memberikan nilai tambah, sesungguhnya merupakan akses utama bagi pertumbuhan bisnis,...
TOPOTELS KELOLA ADIMULIA HOTEL MEDAN
BERITA

TOPOTELS KELOLA ADIMULIA HOTEL MEDAN

(Berita-Bisnis) - Tak jauh beda dengan pebisnis manajemen perhotelan lainnya, PT Topotels -populer dengan label Topotels Hotels & Resorts- pun...
L’OREAL LUNCURKAN RENOVASI BARU KERASTASE SPECIFIQUE
BERITA

L’OREAL LUNCURKAN RENOVASI BARU KERASTASE SPECIFIQUE

(Berita-Bisnis) - Pemetaan terhadap kebutuhan konsumen yang dilakukan secara tepat sesungguhnya merupakan salah satu elemen penting bagi pengembangan usaha di...
BROTHER HADIRKAN TIGA PRINTER INKJET MULTI FUNGSI
BERITA

BROTHER HADIRKAN TIGA PRINTER INKJET MULTI FUNGSI

(BeritaBisnis) - Beranjak dari analisa bahwa pasar printer bergeser dari jenis single ke multifungsi, maka PT Brother International Sales Indonesia,...
COASTA VILLA TAMAN IMPIAN JAYA ANCOL DIHARAPKAN SELESAI JUNI 2013
BERITA

COASTA VILLA TAMAN IMPIAN JAYA ANCOL DIHARAPKAN SELESAI JUNI 2013

(Berita-Bisnis) - Produk properti Coasta Villa yang dibangun oleh PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk. tampaknya bakal mendulang sukses. Sebab, dalam...
PERDALAM PENETRASI, UNILEVER GELAR SCHOOL PROGRAM PEPSODENT
BERITA

PERDALAM PENETRASI, UNILEVER GELAR SCHOOL PROGRAM PEPSODENT

(Berita-Bisnis) - Bagi PT Unilever Indonesia Tbk, edukasi tampaknya menjadi kata kunci penting saat melakukan penetrasi di arena bisnis pasta...

Berita-Bisnis.com hadir untuk menyemarakkan dinamika dunia bisnis Indonesia.

Dinamika Dunia Bisnis Indonesia