LAURIER-CHARM-DAN YANG LAIN, BEREBUT KUE BISNIS PEMBALUT WANITA

Sigap menghadapi isu tak sedap. (Foto: Ist)

(Berita-Bisnis) – Pertengahan tahun 2011, pebisnis pembalut wanita di Indonesia, sempat was-was menghadapi isu negatif yang tiba-tiba bersiliweran di dunia maya dan pesan singkat mobile phone.

Menurut pesan itu, produk pembalut wanita yang selama ini tersedia di berbagai gerai penjualan kabarnya tidak aman untuk dipakai. Pasalnya, pembalut ditengarai mengandung kaporit yang bisa memicu munculnya kanker leher rahim (serviks). Alhasil, tanpa bisa dikendalikan, kalangan wanita yang nota bene merupakan pengguna setianya pun menjadi resah.

Untunglah, produsen pembalut wanita sigap menghadapinya. Salah satunya adalah PT Kao Indonesia yang memproduksi pembalut wanita dengan merek Laurier.

Melalui pernyataan di laman situsnya, Kao bergegas menyatakan bahwa Laurier aman untuk dipakai karena saat diproduksi Laurier tidak menggunakan bahan yang membahayakan kesehatan. Metode pembuatannya pun sama sekali tidak bersinggungan dengan chlorine gas alias kaporit yang disebut-sebut memicu dioxin.

Lebih dari itu, pembelian material Laurier dilakukan secara terpusat oleh Kao Corporation -induk Kao Indonesia- yang berbasis di Jepang dan berlaku untuk semua negara. Tak terkecuali untuk kepentingan pasar di Indonesia.

Pebisnis lain sami mawon. Lewat berbagai sarana dan alat komunikasi, kabar tak sedap itu buru-buru dipatahkan dengan argumentasi yang meyakinkan. Hasilnya, Kao Indonesia bersama pebisnis pembalut wanita lain kembali tenang menjalankan roda produksi pembalut wanitanya seiring menguapnya isu tadi.

Kini, dari pabriknya yang terletak di Kawasan Industri Cikarang, Kao Indonesia menghadirkan kurang lebih 14 rangkaian produk pembalut bermerek Laurier plus 10 Laurier Panty Liner (ditawarkan sebagai produk penjaga daerah kewanitaan agar tetap bersih sepanjang hari).

Dan, dari kantor pusatnya yang berada di kawasan Jl. MT. Haryono, Jakarta, Kao Indonesia mengendalikan kantor cabang-kantor cabangnya yang berlokasi di Bandung, Surabaya, Semarang, Solo, Cirebon, Purwokerto, Denpasar, Lampung, Medan, Padang, Palembang, Pekanbaru, Banjarmasin, Samarinda, hingga Makassar.

Menjadi nama generik  di kategori produk ini. (Foto: Ist)Kao Indonesia maupun pebisnis pembalut wanita lain memang pantas khawatir menghadapi isu negatif itu. Bagaimana tidak. Menurut satu pendapat, seorang wanita diperkirakan menggunakan kurang lebih 15 ribu lembar pembalut seumur hidupnya.

Nah, dari data penduduk Indonesia yang dilansir Kementerian Dalam Negeri pada medio September 2011 silam disebutkan bahwa dari 259 juta penduduk Indonesia (akhir Desember 2010), tak kurang 127 juta adalah penduduk berjenis kelamin perempuan.

Coba ambil gampangnya saja. Dari jumlah 127 juta itu, sekitar separuhnya adalah pengguna aktif pembalut, maka lebih dari 60 juta jiwa adalah pasar yang empuk untuk digarap. Taruh kata, setiap kemasan dibanderol dengan harga minimal Rp 5 ribu. Itu berarti potensi bisnis pembalut wanita di Indonesia bisa mencapai Rp 300 miliar.

Tapi, jangan salah. Itu baru nilai nominal untuk satu lembar pembalut. Padahal, selama hidupnya, seorang wanita diproyeksikan bakal memakai 15 ribu lembar pembalut – kata pendapat di atas.

Jelas sudah, bisnis pembalut wanita memang layak untuk diincar banyak pemain. Dari berbagai sumber yang ada, Berita-Bisnis mencatat kurang lebih 15 merek bertarung saat ini untuk memikat hati konsumen wanitanya. Kendati begitu, hanya beberapa brand tampaknya yang relatif “eksis“, seperti Laurier, Softex, Charm, Hers Protect, Kotex, Honeysoft, dan Whisper. 

Pembalut Charm yang diproduksi oleh PT Uni Charm Indonesia misalnya, bahkan punya andil yang besar terhadap total pendapatan yang berhasil diraup Uni Charm Indonesia tahun lalu. Dan, pada tahun fiskal 2011 sampai 2012, Uni Charm Indonesia berharap penjualan pembalutnya bisa mencapai angka Rp 3 triliun.

Memang, Uni Charm Indonesia tidak semata-mata hanya memproduksi pembalut wanita saja. Produsen asal Jepang ini juga merilis popok bayi Mamy Poko yang disebut-sebut menguasai hampir 70 persen pasar popok bayi di Indonesia. Walau begitu, toh kontribusi Charm tidak bisa diabaikan begitu saja. Hingga 10 tahun mendatang, Charm yang baru merambah pasar di Indonesia pada tahun 2000 itu, diharapkan bisa terus berkibar.

Bagaimana dengan Softex?

Tanpa bermaksud mengecilkan arti dan peranan pebisnis pembalut wanita lainnya, Softex bisa dibilang sudah menjadi nama generik untuk kategori produk yang satu ini. Hebatnya lagi, kerap pula disebut sebagai maestro produk pembalut wanita.

Penjualan pembalutnya  bisa mencapai Rp 3 triliun. (Foto: Ist)Malah, pada pertengahan tahun 2010 lalu, Softex yang dikendalikan oleh PT Softex Indonesia dari markasnya di wilayah Tanah Abang, Jakarta Pusat itu, telah meluncurkan Confidence, pembalut yang dirancang khusus untuk pasar lanjut usia.

Dan, dibanding yang lain, merek yang satu ini termasuk paling aktif melakukan edukasi pasar ke berbagai penjuru. Contohnya, setahun lalu, dengan menggandeng Ihsan Idol, Softex Indonesia menghampiri 155 sekolah di seluruh Indonesia untuk mengedukasi pasar remaja putri tentang arti penting menjaga kesehatan diri sekaligus mempromosikan produknya.

Sayang, data perihal besaran market pembalut wanita alias sanitary napkins di Indonesia tidak sepenuhnya bisa terjawab. Yang jelas, bisnis ini dikerubuti oleh pemain-pemain besar semacam Softex Indonesia yang masih berada dalam naungan Gajah Tunggal Group, Honeysoft (ABC Group), Hers Protect (Wings Group), atau Kotex dari Unilever Indonesia.

Plus Whisper (P&G) dan Kao Indonesia yang merupakan bagian tak terpisahkan dari raksasa Kao Corporation yang berpusat di Jepang maupun Uni Charm Indonesia yang berinduk ke Unicharm Corporation Jepang. Mereka-mereka inilah yang hingga kini berebut “kue bisnis” pembalut wanita di Indonesia. (BB/dbs/Christov)

Bagikan :
Iklan Bawah

Baca Juga

ASTRA BMW OPERASIKAN SHOWROOM MEWAH DI PLUIT
BERITA

ASTRA BMW OPERASIKAN SHOWROOM MEWAH DI PLUIT

(Berita-Bisnis) - Memenuhi kebutuhan pelanggannya di wilayah Jakarta Utara, PT Astra International Tbk. - BMW Sales Operation secara resmi membuka...
HARI INI, MULTIPLY INDONESIA MULAI GELAR MULTIPLY.COM SHOPFEST 2012
BERITA

HARI INI, MULTIPLY INDONESIA MULAI GELAR MULTIPLY.COM SHOPFEST 2012

(Berita-Bisnis) - Hari ini hingga 8 Juni 2012, PT Multiply Indonesia secara resmi menggelar Multiply.com Shopfest 2012 yang diklaim sebagai...
PTPN VIII BUKA WALINI CAFE DI LOTTE MART GANDARIA CITY
BERITA

PTPN VIII BUKA WALINI CAFE DI LOTTE MART GANDARIA CITY

(Berita-Bisnis) - Apresiasi tinggi tampaknya pantas untuk diberikan kepada PT Perkebunan Nusantara (PTPN) VIII, BUMN sektor perkebunan yang berbasis di...
ARCHIPELAGO GELAR GROUNDBREAKING FAVEHOTEL SORONG
BERITA

ARCHIPELAGO GELAR GROUNDBREAKING FAVEHOTEL SORONG

(Berita-Bisnis) - Bagi manajemen perhotelan Achipelago International, Papua sejatinya membawa keberuntungan tersendiri bagi perkembangan usahanya, sebagaimana halnya provinsi lain di...
TAKSI EXPRESS BERBAGI BEASISWA
BERITA

TAKSI EXPRESS BERBAGI BEASISWA

(Berita-Bisnis) - PT Express Transindo Utama Tbk tampaknya sadar kalau supir taksi memiliki peranan yang sangat penting dalam pertumbuhan bisnis...
ERASA LANSIR TIGA TABULET DENGAN HARGA TERJANGKAU
BERITA

ERASA LANSIR TIGA TABULET DENGAN HARGA TERJANGKAU

(Berita-Bisnis) - Tingginya minat konsumen terhadap produk gadget menjadi alasan kuat bagi PT Erasa Mandiri Teknosis untuk melansir sekaligus tiga...

Berita-Bisnis.com hadir untuk menyemarakkan dinamika dunia bisnis Indonesia.

Dinamika Dunia Bisnis Indonesia