• BERANDA
  • BERITA
  • PERKUAT PENETRASI DI BISNIS ES KRIM, UNILEVER RILIS WALL’S DREAMY CREAMY

PERKUAT PENETRASI DI BISNIS ES KRIM, UNILEVER RILIS WALL’S DREAMY CREAMY

Menguasai lebih dari 57 persen volume penjualan es krim secara nasional. (Foto: Ist)

(Berita-Bisnis) – Berdasarkan analisa PT Unilever Indonesia Tbk., pertumbuhan pasar es krim di Indonesia diperkirakan bakal semakin meningkat pesat dari tahun ke tahun. Untuk itu, dalam waktu berdekatan, Unilever Indonesia menggelar peluncuran produk baru Wall’s Dreamy Creamy dan varian rasa baru es krim Paddle Pop (Collor Popper dan Dracola).

Khusus untuk Wall’s Dreamy Creamy, es krim terbaru dari merek Wall’s tersebut disajikan dalam empat pilihan rasa, yaitu vanila, mangga, cokelat, dan strawberry. Adapun kemasan yang dirilis berupa cup besar dengan ukuran 800 ml yang dijual dengan harga Rp 30 ribu.

Menurut Nuning Wahyuningsih, Senior Brand Manager Wall’s in Home, pihaknya memanfaatkan kegiatan mendongeng yang bertajuk “Ibu adalah Pendongeng Terbaik untuk Anaknya” guna mendongkrak penjualan produk baru tersebut.

Selain itu, sepanjang medio Mei hingga Juli 2012, Wall’s Dreamy Creamy bersama Komunitas Kampung Dongeng bakal melaksanakan roadshow mendongeng ke beberapa sekolah yang berada di Jakarta plus menyelenggarakan workshop mendongeng bagi para orang tua murid.

Sementara untuk mendorong penjualan varian rasa baru es krim Paddle Pop, di samping menggandeng boyband cilik Coboy Junior, Unilever juga menghadirkan kampanye penukaran stik Paddle Pop Begin II yang dapat dilakukan di 108 gerai arena permainan Timezone yang tersebar di 53 kota di Indonesia.

Menurut Riri Odang, Brand Manager Wall’s Paddle Pop, pihaknya menyediakan ratusan ribu hadiah langsung serta hadiah utama berupa perjalanan ke Disneyland Amerika Serikta untuk satu keluarga pemenang.

Di Indonesia sendiri, Unilever Indonesia masih diakui sebagai pemimpin pasar es krim. Misalnya, pada tahun 2009, saat nilai penjualan ritel es krim telah mencapai Rp 2,8 triliun, Unilever Indonesia tercatat menguasai lebih dari 57 persen volume penjualan secara nasional. Kondisi tersebut diperkirakan tidak jauh berubah hingga akhir tahun lalu.

Sampai saat ini, Unilever Indonesia setidaknya mengelola 6 merek es krim, yaitu Walls, Cornetto, Conello, Paddle Pop, Magnum, dan Buavita. (BB/Luki)

Bagikan :
Iklan Bawah

Baca Juga

ASTRA KOMPONEN INDONESIA RILIS MASKER TRANSPARAN GRIN SMILE
BERITA

ASTRA KOMPONEN INDONESIA RILIS MASKER TRANSPARAN GRIN SMILE

(Berita-Bisnis) - Diklaim membantu pemenuhan kebutuhan penggunaan masker untuk aktifitas sehari-hari, PT Astra Komponen Indonesia pun resmi meluncurkan masker elektrik...
ARCHIPELAGO KELOLA 15,848 KAMAR PER AKHIR TAHUN LALU
BERITA

ARCHIPELAGO KELOLA 15,848 KAMAR PER AKHIR TAHUN LALU

(Berita-Bisnis) - Sulit dimungkiri, perjalanan usaha manajemen hotel Archipelago International di arena bisnis hospitality, memang terhitung mengagumkan sampai saat ini....
SANTIKA INDONESIA BUKA AMARIS HOTEL GROGOL
BERITA

SANTIKA INDONESIA BUKA AMARIS HOTEL GROGOL

(Berita-Bisnis) - Portofolio brand Amaris Hotel milik manajemen perhotelan PT Grahawita Santika -populer dengan label Santika Indonesia Hotels & Resorts-...
PACU PEMBIAYAAN, FIF GELAR SAMBA 2014
BERITA

PACU PEMBIAYAAN, FIF GELAR SAMBA 2014

(Berita-Bisnis) - Guna menopang pencapaian target pembiayaan sebanyak Rp 20 triliun yang dipatok hingga akhir tahun ini, PT Federal International...
AWAL MARET 2012, PACIFIC ROYALE AKAN TERBANG PERDANA
BERITA

AWAL MARET 2012, PACIFIC ROYALE AKAN TERBANG PERDANA

(Berita-Bisnis) - PT Pacific Royale Airways, maskapai penerbangan full services, dipastikan bakal terbang perdana pada awal Maret 2012. Pacific Royale...
PERKUAT PENETRASI, BOGA GROUP BUKA PEPPER LUNCH DI PAKUWON MALL
BERITA

PERKUAT PENETRASI, BOGA GROUP BUKA PEPPER LUNCH DI PAKUWON MALL

(Berita-Bisnis) - Bagi PT Boga Makmur Prima, wilayah pemasaran Jawa Timur sepertinya mampu memberikan peruntungan tersendiri bagi perjalanan usahanya, hingga...

Berita-Bisnis.com hadir untuk menyemarakkan dinamika dunia bisnis Indonesia.

Dinamika Dunia Bisnis Indonesia