DARI KARTU ATM PERSIB, BJB INCAR Rp 50 MILIAR

Menargetkan pembukaan satu juta rekening baru dari sekitar 5,5 juta bobotoh yang tersebar di seluruh Indonesia. (Foto: Ist)

(Berita-Bisnis) – Era dimana klub sepakbola domestik memiliki posisi yang penting dari sisi bisnis tampaknya bakal berlanjut. Dalam hal ini, Persatuan Sepak Bola Indonesia Bandung (Persib) bisa menjadi contoh.

Pada pekan lalu misalnya, PT Bank Jabar Banten Tbk (BJB) resmi meluncurkan Kartu ATM BJB-Persib yang didesain untuk melayani tabungan maupun transaksi elektronik, khusus bagi para bobotoh atau pendukung Persib.

Kata Teddy Setiawan, Pemimpin Divisi Kerja Sama dan Jasa Keuangan BJB, selain berlaku sebagai kartu debet, Kartu ATM BJB-Persib itu nantinya bukan tak mungkin untuk dikembangkan sebagai alat untuk membeli tiket pertandingan secara online.

Ditambahkan pula, Kartu ATM BJB-Persib memiliki latar biru yang merupakan warna khas Persib sekaligus warna khas BJB.

BJB juga menginformasikan, peluncuran Kartu ATM BJB-Persib sejatinya tak lepas dari kerjasama yang dijalin bersama PT Persib Bandung Bermartabat yang selama ini dikenal luas sebagai badan hukum yang menaungi Persib.

Dan, yang lebih penting lagi adalah kemitraan tersebut diharapkan bisa menambah pundi-pundi dana pihak ketiga BJB sebesar Rp 50 miliar.

Maklumlah, bank BUMD milik Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Banten itu menargetkan pembukaan satu juta rekening baru dari sekitar 5,5 juta bobotoh yang tersebar di seluruh Indonesia.

Perlu diketahui, untuk memperoleh Kartu ATM BJB-Persib, para nasabah terlebih dahulu dianjurkan untuk melakukan setoran awal sebesar Rp 100 ribu, yang mencakup Rp 50 ribu sebagai saldo awal tabungan plus Rp 50 ribu sebagai member annual fee Persib.

Dalam catatan Berita-Bisnis, kemitraan semacam ini bukanlah hal pertama bagi Persib Bandung Bermartabat. Buktinya, pada awal Mei tahun lalu, Persib Bandung Bermartabat sudah meluncurkan Giant Card Viking Persib, hasil kerjasamanya dengan PT Bank Bukopin Tbk (Bukopin).

Ketika itu, Bank Bukopin Wilayah Bandung diketahui berambisi menerbitkan satu juta unit Giant Card Viking Persib hingga akhir tahun 2013.

Adapun posisi dana pihak ketiga BJB per akhir September lalu tercatat sebesar Rp 61,3 triliun. Dalam kondisi tersebut, deposito menempati peringkat pertama dengan andil sebanyak Rp 28 triliun, giro sebesar Rp 23,8 triliun serta tabungan dengan porsi Rp 9,5 triliun. (BB/as/Luki)

Bagikan :
Iklan Bawah

Baca Juga

MASTER BRAND AWARD KETIGA UNTUK TAKSI BOSOWA
BERITA

MASTER BRAND AWARD KETIGA UNTUK TAKSI BOSOWA

(Berita-Bisnis) - Unggul di lima parameter survei yang digelar lembaga riset independen Makassar Research, menjadi modal utama bagi Taksi Bosowa...
ADVANCE GROUP LUNCURKAN ADVANCE BIG PROMO
BERITA

ADVANCE GROUP LUNCURKAN ADVANCE BIG PROMO

(BeritaBisnis) - Sejak pertengahan Oktober 2011, Advance Group secara resmi meluncurkan program Advance Big Promo. Program penjualan istimewa tersebut berlaku...
MEDAN PROMO AIRASIA CUMA Rp 33 RIBU
BERITA

MEDAN PROMO AIRASIA CUMA Rp 33 RIBU

(Berita-Bisnis) - Kecerdasan pemasaran memang sangat diperlukan agar dapat memenangkan persaingan yang ketat, terlebih di bisnis penerbangan. (lebih…)
GENJOT PENJUALAN, NESTLE GELAR DANCOW EXCELNUTRI+ RANCH ADVENTURE
BERITA

GENJOT PENJUALAN, NESTLE GELAR DANCOW EXCELNUTRI+ RANCH ADVENTURE

(Berita-Bisnis) - Upaya PT Nestle Indonesia untuk menggenjot penjualan Dancow Excelnutri+, memang patut diacungi jempol. (lebih…)
NIRVANA DAN ARCHIPELAGO BAKAL HADIRKAN 14 HOTEL BARU
BERITA

NIRVANA DAN ARCHIPELAGO BAKAL HADIRKAN 14 HOTEL BARU

(Berita-Bisnis) - Medio Juni tahun lalu, PT Nirvana Development Tbk yang bermarkas di kawasan Jalan Jend. Sudirman, Jakarta Selatan, sesungguhnya...
PERBESAR PANGSA PASAR, SHARP LUNCURKAN 2 MESIN CUCI BARU
BERITA

PERBESAR PANGSA PASAR, SHARP LUNCURKAN 2 MESIN CUCI BARU

(Berita-Bisnis) - Guna memenuhi kebutuhan konsumen terhadap mesin cuci dua tabung, PT Sharp Electronics Indonesia melansir mesin cuci Sharp Automagic...

Berita-Bisnis.com hadir untuk menyemarakkan dinamika dunia bisnis Indonesia.

Dinamika Dunia Bisnis Indonesia