GAYA AP BOOTS MANFAATKAN EDUKASI DAN INOVASI

Menggunakan teknologi produksi dari Italia. (Foto: Ist)

(Berita-Bisnis) – Sulitkah bagi Anda untuk menemukan “relasi” sepatu boot dengan pameran yang berkaitan dengan industri pertambangan? Rasanya tidak. Pasti gampang. Wong pekerja lapangan perlu sepatu macam itu.

Nah, bagaimana Anda memahami hubungan sepatu boot dengan event eksibishi yang bertajuk dunia anak-anak, seperti Bobo Fair yang diselenggarakan di Jakarta pada Juli tahun lalu? Bisa jadi butuh waktu cukup lama untuk mengerti alasannya.

Namun, bagi PT Waru Gunung Industry yang berbasis di Surabaya, kehadiran stan AP Boots-nya di Bobo Fair di Jakarta Convention Center itu punya sejuta arti dan tujuan. AP Boots ingin dikenal sejak calon pelanggannya masih dalam usia muda.

Kelak, ketika usianya sudah menginjak dewasa dan perlu sepatu boot, maka brand AP Boots-lah yang diharapkan bakal muncul pertama kali di benak konsumen dan kemudian berujung kepada pembelian sepatu AP Boots. Kira-kira seperti itulah maksud dan tujuannya.

Pameran seperti Bobo Fair hanyalah salah satu format aktifitas below the line yang dijalankan oleh Waru Gunung Industry. Selain itu, perusahaan yang berkantor pusat di kawasan Karang Pilang, Surabaya ini juga terhitung aktif menggelar berbagai macam event di sekolah-sekolah.

Bersamaan dengan itu, jalur above the line pun tidak dilupakan. Ada beragam versi tv commercial besutan Waru Gunung Industry yang sudah ditayangkan di layar televisi. Semuanya punya tujuan yang sama: mengedukasi pasar tentang manfaat sepatu boot. Dan, yang lebih penting lagi adalah menanamkan image sebagai sepatu boot multi fungsi sekaligus mengokohkan citra pemakainya yang bisa tampil penuh gaya.

Memang benar, fungsi utama sepatu tidak bisa dilepaskan dari fungsi perlindungan kaki pemakainya. Karena itulah, sepatu boot yang dibesarkan sejak tahun 1970 ini selalu berupaya mengedepankan kualitas bahan baku plus proses pembuatannya agar tetap menjadi pilihan utama bagi konsumen.

Kata Anton Poedijono, Direktur Waru Gunung Industry, sejak tahun 1982, pihaknya telah mengimplementasikan teknologi dari Italia dalam proses produksi sepatu AP Boots. Ketika itu, produk yang pertama dirilis adalah AP 9506 dwi warna yang sampai saat ini masih banyak diminati para pelanggan.

Tahun 2003, Waru Gunung Industry membuat terobosan dengan menghadirkan AP 2003 tri warna yang bisa digunakan untuk mengukur kedalaman air atau lumpur di berbagai medan pekerjaan. Maklum, AP 2003 punya skala pengukur yang melekat di bagian samping sepatu.

Ditawarkan hingga  ke Australia dan Selandia Baru. (Foto: Ist)Jurus inovasi produk seperti itu terus berlanjut manakala AP Boots kemudian menerbitkan varian produk baru AP MOTO, khusus untuk para pengendara sepeda motor. Agar kreasi baru itu bisa sampai dengan utuh ke konsumen, AP MOTO juga tampil di layar televisi lengkap dengan tampilannya yang ciamik yang diceritakan mampu menarik hati kaum hawa.

Intinya -demikian kisah tv commercial-nya- selain memberikan rasa aman dan nyaman, AP MOTO bukanlah sepatu sembarangan. AP MOTO bahkan bisa memberikan aura berwibawa bagi si pengguna.

Ketika waktu berlalu dan pemain-pemain lain bermunculan plus membanjirnya impor sepatu sejenis, Waru Gunung Industry pun selalu berusaha waspada. Masih menurut Anton Poedijono, melalui paket edukasi dan inovasi, pihaknya akan tetap berupaya memenangkan persaingan di bisnis sepatu boot.

Salah satunya dengan mengedepankan keunggulan-keunggulan yang dimiliki AP BOOTS. Di sisi lain, menahan diri untuk tidak terpancing ke price war. Dan, yang terpenting lagi adalah berkreasi untuk men-create demand lewat upaya-upaya penciptaan “pasar” yang baru.

Dengan demikian, segmen market yang bakal dilayani akan bertambah lebar yang pada akhirnya mendorong peningkatan kapasitas produksi sekaligus memperbanyak rentang produk yang dimiliki.

Oh ya. Satu hal faktor pembeda sepatu keluaran AP Boots dengan sepatu lainnya adalah pencantuman kode produksi di masing-masing sepatu AP Boots yang dijajakan kepada khalayak ramai.

Selain mempermudah usaha tracking saat sebuah produk terdeteksi error, kode itu bagi Waru Gunung Industry -yang berhasil meraih TOP Brand 2011 untuk kategori sepatu boot dan market leader di bisnis sepatu boot- juga bermakna sebagai sarana untuk meningkatkan level pelayanannya kepada konsumen yang saat ini sudah tersebar hingga ke Australia dan Selandia Baru. (BB/dbs/Christov)

Bagikan :
Iklan Bawah

Baca Juga

LULU HYPERMARKET & DEPARTMENT STORE QBIG BSD CITY RESMI BEROPERASI
BERITA

LULU HYPERMARKET & DEPARTMENT STORE QBIG BSD CITY RESMI BEROPERASI

(Berita-Bisnis) - Rencana LuLu Group International -pemilik jaringan gerai LuLu Hypermarket & Department Store yang berbasis di Uni Emirat Arab-...
METROPOLITAN KENTJANA BANGUN TOWN HOUSE MEWAH DI BINTARO
BERITA

METROPOLITAN KENTJANA BANGUN TOWN HOUSE MEWAH DI BINTARO

(BeritaBisnis) - Tingginya kebutuhan kalangan menengah atas akan hunian mewah dan eksklusif, menjadi alasan bagi PT Metropolitan Kentjana Tbk. untuk...
GARUDA INDONESIA TUNJUK ADATC SALES SEBAGAI AGEN DI BRUNEI
BERITA

GARUDA INDONESIA TUNJUK ADATC SALES SEBAGAI AGEN DI BRUNEI

(Berita-Bisnis) - Selain agresif mengembangkan corporate sales program dan perluasan jaringan fasilitas online payment dengan para mitra bisnisnya, PT Garuda...
MENARA PERKANTORAN BARU DI DISTRICT 8 SCBD SEGERA MELUNCUR
BERITA

MENARA PERKANTORAN BARU DI DISTRICT 8 SCBD SEGERA MELUNCUR

(Berita-Bisnis) - Dibanding pengembang lain yang sekelas, Agung Sedayu Group sepertinya bukanlah tipe kelompok usaha yang gemar high profile di...
SAMBUT LIBUR AKHIR TAHUN, SHERATON MEDIA HOTEL GELAR PAKET KAMAR DAN KULINER
BERITA

SAMBUT LIBUR AKHIR TAHUN, SHERATON MEDIA HOTEL GELAR PAKET KAMAR DAN KULINER

(BeritaBisnis) - Guna memberikan pengalaman istimewa kepada tamu sekaligus menyambut liburan akhir tahun, Sheraton Media Hotel & Towers Jakarta meluncurkan...
HINGGA AKHIR TAHUN 2011, SUMBER ALFARIA TRIJAYA HADIRKAN 800 GERAI BARU ALFAMART
BERITA

HINGGA AKHIR TAHUN 2011, SUMBER ALFARIA TRIJAYA HADIRKAN 800 GERAI BARU ALFAMART

(BeritaBisnis) - Untuk memenuhi target 800 gerai hingga akhir tahun 2011, PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk., pemilik minimarket Alfamart, berencana...

Berita-Bisnis.com hadir untuk menyemarakkan dinamika dunia bisnis Indonesia.

Dinamika Dunia Bisnis Indonesia