• BERANDA
  • BERITA
  • ASTRA CREDIT COMPANY BUKA KANTOR KE-70 DI BANDAR JAYA

ASTRA CREDIT COMPANY BUKA KANTOR KE-70 DI BANDAR JAYA

Diharapkan bakal mampu melayani pembiayaan otomotif sebesar Rp 8 miliar hingga Rp 8,5 miliar per bulan. (Foto: Ist)

(Berita-Bisnis) – Kendati kondisi ekonomi pada tahun depan diprediksi bakal jauh lebih stabil, toh Astra Credit Company -anak usaha Astra Group yang berkecimpung di bisnis pembiayaan- tampak tak ingin berpangku tangan begitu saja.

Maklumlah, likuiditas ketat, suku bunga serta proyeksi pasar otomotif domestik yang diperkirakan melambat, sepertinya masih akan membayangi para pebisnis multifinance hingga akhir tahun 2015.

Alhasil, sebagai antisipasi terhadap beragam ketidakpastian turbulensi dunia usaha itu, Astra Credit Company pun menggelar berbagai jurus.

Salah satunya adalah berniat merambah segmen pembiayaan apartemen dan perumahan, mesin-mesin produksi maupun pembiayaan untuk kapal.

Bersamaan dengan itu, Astra Credit Company juga berupaya fokus kepada implementasi strategi Customer Intimacy plus tetap aktif membuka kantor cabang baru di berbagai lokasi di seluruh Indonesia.

Dan, jika tak ada halangan, Astra Credit Company sudah menyiapkan rencana pengoperasian enam kantor cabang anyar selama tahun 2015. Adapun yang terbaru, pada awal Desember ini, Astra Credit Company resmi membuka kantor cabang yang ke-70 yang berlokasi di kawasan Jl. Proklamator, Bandar Jaya, Lampung Tengah.

Kata Denny Santoso, Executive Vice President Retail Sales Astra Credit Companies, kantor cabang baru itu diharapkan bakal mampu melayani pembiayaan otomotif sebesar Rp 8 miliar hingga Rp 8,5 miliar per bulan.

Dijelaskan pula, kehadiran kantor cabang Bandar Jaya tersebut, otomatis melengkapi jajaran kantor cabang Astra Credit Companies yang sudah dibuka sebelumnya di area komersil Sumatera bagian Selatan, yakni di Bengkulu, Jambi, Lampung, Muara Bungo, Palembang, dan Pangkal Pinang.

Berita-Bisnis mencatat, Astra Credit Companies sepanjang tahun lalu berhasil membukukan pembiayaan sebesar Rp 26,14 triliun. Adapun sampai tutup tahun ini, angka tersebut diharapkan bergerak naik menjadi Rp 27 triliun.

Sementara hingga akhir November lalu, Astra Credit Companies diketahui sudah mencatat pembiayaan sebanyak Rp 25,4 triliun yang berasal dari pembiayaan 195 ribu unit kendaraan, baik mobil baru maupun mobil bekas.

Dalam kondisi tersebut, pembiayaan mobil baru masih menjadi andalan dengan kontribusi sekitar 70 persen. Setelah itu, menyusul pembiayaan mobil bekas sebanyak 28 persen. Sisanya merupakan pembiayaan alat berat. (BB/as/Christov)

Bagikan :
Iklan Bawah

Baca Juga

THE POWER OF INTELLIGENCE CONFERENCE 2015
EVENT

THE POWER OF INTELLIGENCE CONFERENCE 2015

(IQ, EQ, SQ, AQ, MTQ, CQ, SOQ)By MITRA KELOLA INSANI (lebih…)
XL HADIRKAN PENGINTAI KEAMANAN MOBILE XURVEILLANCE
BERITA

XL HADIRKAN PENGINTAI KEAMANAN MOBILE XURVEILLANCE

(Berita-Bisnis) - Dengan menawarkan manfaat pengawasan berbagai obyek penting tanpa terbatas ruang dan waktu, PT XL Axiata Tbk. meluncurkan layanan...
SWISS-BELHOTEL BUKA ZEST HOTEL BOGOR
BERITA

SWISS-BELHOTEL BUKA ZEST HOTEL BOGOR

(Berita-Bisnis) - Setelah memakan waktu pembangunan hampir dua tahun, jaringan manajemen perhotelan Swiss-Belhotel International akhirnya secara resmi mengumumkan pembukaan Zest...
GENJOT PENJUALAN ES KRIM MAGNUM, UNILEVER GANDENG LIMA DESAINER
BERITA

GENJOT PENJUALAN ES KRIM MAGNUM, UNILEVER GANDENG LIMA DESAINER

(Berita-Bisnis) - Kendati penjualan merupakan kata kunci yang tak terbantahkan lagi bagi kelangsungan usaha apapun, toh bukan berarti, saat mewujudkannya...
PAGODA KARYA ABADI TAWARKAN KLASTER PEMAKAMAN MADINAH
BERITA

PAGODA KARYA ABADI TAWARKAN KLASTER PEMAKAMAN MADINAH

(Berita-Bisnis) - Seiring prospeknya yang semakin menjanjikan, pada tahun 2013, PT Pagoda Karya Abadi akan menghadirkan klaster pemakaman muslim modern...
MANAGEMENT BY FEAR
KOLOM

MANAGEMENT BY FEAR

(Berita-Bisnis) - Bila Anda adalah penggemar Disney's movie dan memiliki anak kecil berumur 10 tahunan pada tahun 2001, kemungkinan besar...

Berita-Bisnis.com hadir untuk menyemarakkan dinamika dunia bisnis Indonesia.

Dinamika Dunia Bisnis Indonesia